Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Final Indonesia Predator League 2019: 23 Tim DOTA 2 & PUBG Berlaga Menuju Kejuaraan Asia Pasifik

Ajang kompetisi esports Indonesia Predator League 2019 yang dimulai sejak November 2018 kini telah memasuki babak final.  Bertempat di Atrium  Mall Taman Anggrek, Jakarta,  sebanyak 23 tim DOTA 2 dan PUBG berlaga pada 25-27 Januari 2019 demi memperebutkan gelar tim terbaik Indonesia.

Secara rinci, sebanyak 16 tim PUBG dan 8 tim DOTA 2 telah lolos babak kualifikasi setelah melalui pertandingan di 16 iCafe di 14 kota di Indonesia. Masing-masing pemenang dari kedua game tersebut di tahap nasional ini akan mewakili Indonesia pada babak final se-Asia Pasifik yang akan dilaksanakan di di Bangkok pada bulan Februari 2019 mendatang. Hadiah totalnya menggiurkan, yakni sebesar USD 400 ribu atau sekitar Rp6 miliar.

Finalis dari tim DOTA 2 yang bertanding adalah Alter Ego, BOOM.ID, Rex Regum Qeon, PG.Barracx, EVOS, Aura, The Prime, dan Hans Pro Gaming. Sedangkan finalis dari tim PUBG adalah sebagai berikut: BOOM.ID, Kocak Koplak, Astaga Gaming, Xgate, Royal Esport, Aerowolf.T7, Aerowolf.T8, Louvre Emporium, Alter Ego, Victim Reality, U2G, Ghost Alliance PJFF, Ghost Alliance Ayres, Rival, Pixel Geim.Mi, dan Existency.

Penyelenggaraan turnamen Indonesia Predator League 2019 yang merupakan bagian dari Asia Pacific Predator League 2019 ini berlangsung lebih meriah dan spektakuler. Event turnamen gaming terbesar di awal tahun ini semakin memperkuat kiprah Acer untuk turut membangun ekosistem esports di Indonesia.
Baca juga: Asia Pacific Predator League 2019 Libatkan 14 Negara & Berhadiah Rp6 Miliar

BOOM.ID – Juara Indonesia pada Asia Pacific Predator League 2018
Related Posts
1 daripada 4

“Tahun ini seperti yang kita lihat, hadir lebih megah dan spektakuler dengan jumlah team yang berpartisipasi lebih dari 460 team sejak babak kualifikasi sampai final. Selama tiga hari ini, kita akan menyaksikan adu kekuatan dan strategi para talenta para talenta eSports terbaik tanah air untuk DOTA 2 dan PUBG,” kata Herbet Ang, Presiden Direktur Acer Indonesia, saat jumpa pers di Mall Taman Anggrek, Jakarta (25/1/2019).

Ia menambahkan, di tahun kedua ini Asia Pacific Predator League semakin agresif menjangkau talenta-talenta esports dari seluruh penjuru dengan mengadakan babak kualifikasi di 14 kota di Indonesia. “Setelah kurang lebih selama 2 bulan mencari bakat gamers terbaik yang ada di Indonesia, saat ini sudah terpilih 16 tim PUBG dan 8 tim DOTA 2 terbaik yang siap berkompetisi untuk mewakili Indonesia di Final Round Asia Pacific Predator League 2019 yang akan diadakan di Bangkok, Thailand,” ujarnya.

Pada babak National Final Indonesia Predator League 2019 yang berlangsung selama tiga hari ini juga menghadirkan Predator Thronos, singgasana gaming paling mutakhir untuk gamers kelas sultan yang sudah hadir ke Indonesia sejak awal bulan Januari 2019 lalu. Pengunjung dapat merasakan langsung serunya pengalaman bermain games yang sangat imersif dan seperti nyata di atas Predator Thronos.

Selain itu, Acer juga mengundang gamers Indonesia untuk menjadi saksi terpilihnya dua tim terbaik Indonesia dalam pertandingan final yang didukung oleh CBN Fiber sebagai penyedia koneksi internet cepat hingga 1Gbps selama pertandingan dan streaming di Dens.TV. Pengunjung juga dapat berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan seru yang disajikan selama tiga hari seperti Cosplay Competition, Lelang Produk Acer, Fighting Mini Games, dan Photo Contest berhadiah menarik.

Tahun ini, Asia Pacific Predator League 2019 diikuti oleh 16 negara, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Taiwan, Filipina, Singapore, Hong Kong, Macau, India, Australia, Korea, Sri Lanka, Jepang, Myanmar, dan Mongolia.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More