Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

120 Gamers PUBG & Mobile Legends Akan Habis-Habisan di Grand Final Garuda Cup 2018

Minggu pertama bulan Ramadan ini akan ada yang seru bagi kalian penggila games.  Sebanyak 120 gamers akan bertarung di grand final Garuda Cup 2018 Sabtu dan Minggu ini untuk kategori PlayerUnknown’s Battlegrounds/PUBG dan Mobile Legends. Tak tanggung-tanggung,akan ada total hadiah Rp200 juta siap menanti para pemenang.

Grand final Garuda Cup 2018 bakal digelar pada Sabtu dan Minggu, 19&20 Mei 2018, di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat.  Menariknya, kompetisi ini jadi ajang kolaborasi game PC yang diwakili oleh PUBG dan mobile game melalui Mobile Legends. Dalam grand final Garuda Cup 2018 nanti, 80 pemain PUBG dan 40 pemain Mobile Legends Bang Bang akan adu strategi secara real-time di hadapan ribuan pengunjung dan pencinta e-sport.

Sebelum mencapai grand final Garuda Cup 2018, terlebih dahulu empat ribu gamers unjuk gigi lewat kualifikasi secara online dan offline antara 28 April dan 13 Mei 2018. Hingga akhirnya, terpilih 20 tim PUBG dan delapan skuat Mobile Legends Bang Bang yang lolos dan akan saling sikut akhir pekan nanti.

Selain memenangkan hadiah ratusan juta dalam grand final Garuda Cup 2018 nanti,  empat tim PUBG terbaik bakal mengantongi tiket mewakili Indonesia ke level Asia Tenggara melalui PUBG SEA Championship persembahan ASUS ROG di Bangkok, Thailand.  Jika menang lagi maka mereka bisa melaju hingga PUBG Global Invitational 2018 di Berlin, Jerman.

Andi Monang, Head of MET Indonesia, dalam jumpa pers di Jakarta pada Senin, 14 Mei 2018, mengatakan pihaknya melakukan seleksi secara online dan offline agar tidak melewatkan talenta gamers terbaik di tanah air yang tinggal di daerah.

“Kami ingin pastikan gamers yang ada di Lombok, Bali bisa ikutan.  Jika mereka menang kita berangkatkan ke Mall Taman Anggrek,” kata Andi.

Ia mengatakan laga nanti akan menghadirkan 80 gamers untuk PUBG yang menghadap layar secara berbarengan. Mereka akan bermain selama 20 menit dalam dua hari dengan jumlah laga antara tujuh dan 10. Sedangkan untuk Mobile Legends, kemungkinan pemilihan yang lolos akan berdasarkan best of 3 elimination. “Masih akan ada technical meeting untuk menentukan sistemnya,” kata Andi.

Baca juga: Telkomsel Gelar IGC: Ajang Kompetisi Games dan Gamers Gathering Terbesar di Indonesia

Agustian Hwang, Chief Officer Mineski Indonesia, mengatakan turnamen ini mengusung misi besar yakni membuka peluang atlet e-sport Indonesia bertanding di kancah dunia dan mengharumkan nama negeri ini.

“Mineski berkomitmen untuk mendukung kemajuan e-sport Indonesia dengan menyediakan panggung agar atlet Indonesia bisa mengharumkan nama Indonesia,” katanya jelang grand final Garuda Cup 2018 by Tokopedia Voucher Game.

Related Posts
1 daripada 5

Stefanus Abdipranoto, Lead Business Development Tokopedia Voucher Game, mengatakan sudah dua tahun Tokopedia ikut mendukung ajang e-sport yang menurutnya merupakan salah satu industri kreatif.

“Kami tidak mau melewatkan kesempatan mengantarkan (pemain) PUBG lokal ke internasional,” kata Stefanus.

Ia menambahkan sambil menantikan pemenang dua kategori games ini, pengunjung nantinya berbelanja menggunakan Tokopedia Voucher Game dan berkesempatan memperoleh cashback Rp20 ribu.

Dalam kesempatan jelang grand final Garuda Cup 2018 tersebut, ada pula perwakilan dari tim PUBG dan Mobile Legends Bang Bang yang berbagi kesiapan mereka.

Kiri ke kanan di tengah-tengah: Alex dan Afrindo, yang akan bertanding akhir pekan ini

“Kita nggak ada strategi. Kami main santai. Latihan ya sambil analisa bareng. Kita nggak ada saling menyalahkan,” kata Afrindo Valentino dari tim Aerowolf, salah satu yang lolos untuk kategori Mobile Legends Bang Bang.

Meski mengakui semua tim layak ditakuti, Afrindo secara spesifik menyebut Evos Esports sebagai yang paling pantas mereka perhitungkan.

Sedangkan bagi Alex Prawira mewakili temannya di tim Aerowolf Summit, salah satu dari 20 tim PUBG, mengatakan ia berlatih solo setiap hari plus latihan bersama satu timnya jelang grand final Garuda Cup 2018 nanti.

“Buat kami, yang kami takutkan nanti kalau dari kaminya tidak bisa bermain secara maksimal,” katanya saat ditanya tim lawan yang paling ditakuti.

 

 

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Balasan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: