Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Saatnya Mobile Gaming Naik ke Level Lebih Tinggi

“Saya mendapat kabar bahwa saat ini Asian Games ada cabang eSports. Dan Insya Allah, Arena Of Valor (AOV) terpilih menjadi salah satu cabang yang akan dipertandingkan,” kata Tommy Kurniawan.

Kabar ini sungguh mengejutkan. Pernyataan selebriti sekaligus staf khusus bidang keolahragaan Kemenpora, saat menghadiri event Grand Final AoV Star League 2018 di Mall Taman Anggrek, Jakarta (5/5), itupun langsung disambut gempita oleh para pecinta mobile gaming MOBA (Multiplayer Online Battle Arena).

Belum ada informasi lebih rinci mengenai alasan AoV terpilih sebagai salah satu game eSports yang dipertandingkan di Asian Games 2018. Padahal ada juga beberapa game MOBA berbasis smartphone lainnya seperti Mobile Legends, Vainglory, dan Heroes Evolved. Kabar yang beredar, karena game ini lebih populer di kawasan Asia dibanding game serupa lainnya.

AOV juga dianggap lebih memenuhi kriteria pemilihan dari eSport pada Asian Games 2018. Karena mempunyai struktur kompetisi yang lengkap mulai dari tingkat amatir hingga tingkat internasional. Namun, pertandingan eSports di Asian Games 2018 termasuk AoV masih sebatas eksibisi. Artinya, pemain yang berpartisipasi tidak akan memperebutkan medali seperti cabang olahraga lainnya.

Terlepas dari itu, masuknya eSports ke Asian Games ini membawa nafas baru bagi pecinta MOBA. Karena keberadaan para gamers kian diperhatikan hingga membawanya ke level yang lebih tinggi. Lembaga riset pasar untuk gaming, e-sport dan mobile market, Newzoo, merilis sebuah laporan yang menyatakan bahwa, trend mobile gaming di Asia Tenggera terus meningkat. Salah satu pemicunya adalah konten mobile gaming yang semakin memikat. Mereka mencatat game mobile menyumbang 55 persen pendapatan game di Asia pada 2017.

Khusus untuk pasar Indonesia, total pendapatan dari bisnis game diproyeksikan senilai USD 1,2 miliar pada tahun 2018 ini dengan jumlah eSports enthusiast sendiri mencapai 2,7 juta gamers.

Smartphone untuk Mobile Gaming

Selain game yang semakin bagus dan bervariasi dengan tampilan grafis menawan, meningkatnya popularitas mobile gaming tak lepas dari peran smartphone itu sendiri. Para produsen semakin giat meningkatkan kualitas kinerja dengan dapur pacu yang mumpuni baik dari segi prosesor, RAM, maupun layar.

Bahkan, ada produsen yang sampai khusus mengembangkan fitur untuk meningkatkan experience pada gaming salah satunya adalah OPPO. Sejak generasi sebelumnya F5, produsen smartphone yang identik dengan selfie expert ini telah memiliki perhatian khusus terhadap game. Sekarang, di smartphone terbaru OPPO F7, fitur tersebut kian matang untuk memanjakan para gamers.

Produsen smartphone terbesar nomor dua di Indonesia ini menghadirkan layar Full Screen berukuran 6,23″ dan resolusi Full HD + (2280 x 1080 pixel). Kualitas layarnya tidak hanya detail dan tajam, tetapi juga sangat lapang dengan luas penampang 88% dan rasio 19:9. Sehingga memberikan kenyamanan lebih saat bermain game favorit lewat tampilan yang lebih luas.

Lebih dari itu, OPPO juga mengembangkan fitur Game Acceleration yang dirancang khusus untuk pengalaman gaming lebih maksimal.

Related Posts
1 daripada 37

Game Accelaration

Fitur Game Acceleration di smartphone OPPO F7 mengoptimalkan konfigurasi tampilan game yang sepenuhnya memanfaatkan sumber daya perangkat keras. Fitur ini dirancang untuk memaksimalkan pengalaman bermain mobile gaming dengan frame rate mencapai level maksimum di atas 20fps hingga 60fps. Dengan frame rate tinggi, membuat tampilan game terlihat lebih tajam, detail, dan smooth sehingga lebih enak dinikmati. Meningkatkan kualitas grafis dibarengi juga dengan kinerja prosesor yang lebih dioptimalkan untuk menjalankan game tersebut, sehingga bisa dimainkan dengan lebih lancar tanpa ada lagi lag.

Tidak semua game membutuhkan grafis tinggi dengan spesifikasi mumpuni. Begitupun  sebaliknya tidak semua ponsel mampu menjalankan game “berat” secara mulus. Fungsi Game Accelaration ini adalah untuk memaksimalkan pengalaman mobile gaming terutama bagi kalangan enthusiast. Ada beberapa game populer yang mendukung game accelaration. Di antaranya adalah Arena Of Valor yang telah menjadi partner OPPO, PUBG Mobile (PlayerUnknown’s Battlegrounds), Mobile Legends: Bang Bang, dan sebagainya.

Untuk mengakses fitur OPPO Game Accelaration ini juga sangat mudah. Kita tinggal masuk ke menu Settings dan scroll ke bawah hingga menemukan menu Game Accelaration. Jika ingin lebih menghemat baterai atau bukan gamers addict, kita bisa saja menonaktifkan fitur ini dengan menggeser toggle bar sehingga menjadi abu-abu yang menjadi tanda tidak aktif. Jika aktif, maka status toggle bar berwarna hijau.

Thermal Solution

Selain kinerja, isu lain yang sering mengemuka saat bermain game adalah  ponsel cepat panas. Sebagian besar ponsel saat aktif digunakan mobile gaming maka body menjadi panas.  Ini karena prosesor bekerja lebih keras dari biasanya. Permasalah ini rupanya menjadi concern bagi OPPO.

Misalnya saja saat dipakai untuk bermain game Arena of Valor atau PUBG Mobile, pada perangkat lain terasa lebih cepat panas, namun tidak untuk OPPO F7. Usut punya usut, ternyata faktornya adalah penggunakan prosesor Helio P60 dari Mediatek. Manufaktur chipset ini sering dipandang sebelah mata karena merek sebelah dianggap lebih powerful. Padahal kemampuan Mediatek berani diadu. Contohnya di Helio P60 yang ditancapkan di OPPO F7 ini.

Helio P60 termasuk dalam seri chipset high-end Mediatek di mana untuk OPPO F7 memakai konfigurasi prosesor 8 inti dengan kecepatan 2.0GHz dan RAM sebesar 4GB atau 6GB, membuat aktivitas mobile gaming bisa dilakukan secara mulus. Prosesor berfabrikasi 12 nm ini menawarkan thermal solution yang baik, diperkuat dengan MediaTek CorePilot 4.0  yang memiliki kemampuan Energy Aware Scheduling, thermal management dan UX monitoring.

Secara umum, OPPO F7 secara stabil berada pada suhu 36° sampai 37° celcius ketika digunakan secara konstan saat bermain Arena of Valor. Berlama-lama bermain game, tidak lagi jadi masalah. Karena ponsel tidak bakal berubah menjadi “seterika”.

Nah, dengan pilihan game berkualitas tinggi yang semakin banyak dan kualitas smartphone yang kian tangguh, wajar jika popularitas mobile gaming semakin meroket. Beriringan dengan PC Gaming yang tetap memiliki penggemar fanatik.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Balasan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: