Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Riset Teknologi, Strategi Huawei Agar Bisa Terus Eksis di Industri Smartphone

"Produsen smartphone yang akan dapat bertahan adalah yang kuat di sisi teknologi, mampu beradaptasi terhadap perubahan dan responsif terhadap tuntutan pengguna." - Johnson Ma, Huawei.

Pada 12 April yang lalu, Huawei menggelas ajang tahunan Global Analyst Summit yang ke-14 di Shenzhen, China. Salah satu yang menarik perhatian pada ajang tersebut adalah strategi Huawei yang akan terus membelanjakan dana untuk riset dan pengembangan teknologi.

Secara konsisten, Huawei telah menginvestasikan lebih dari 10% pendapatannya dalam R&D setiap tahun. Strategi Huawei ini membantu tidak hanya melihat tren teknologi tapi juga tetap berada di kurva terdepan. Salah satu contohnya adalah platform Kirin kompetitif yang berbeda dengan manufaktur maju yang mendukung komputasi heterogen.

Menurut Johnson Ma, Country Director Huawei Consumer Business Group, produsen smartphone yang akan dapat bertahan di masa depan adalah yang dinyatakan kuat dalam sisi teknologi, mampu beradaptasi terhadap perubahan dan responsif terhadap tuntutan pengguna. Itulah alasan mengapa Huawei memiliki strategi yang visioner dengan tujuan agar smartphone kami sesuai dan cocok untuk para pengguna.

“Sebagai perusahaan teknologi, kami memiliki keunggulan teknologi yang kuat dan terbukti dari jumlah paten yang kami miliki, kapasitas penelitian dan inovasi, serta revolusi produktifitas yang nyata dalam jajaran smartphone Huawei,” ujar Johnson Ma.

Selama bertahun-tahun, Huawei telah berhasil menghasilkan sejumlah paten untuk industri telekomunikasi. Bukti dari investasi di riset tersebut, saat ini Huawei telah memperoleh lebih dari 62.519 hak paten, membangun lebih dari 15 lembaga penelitian 13 laboratorium terbuka.

Menurut Laporan Tahunan European Patent Office (EPO) di tahun 2016, Huawei menempati urutan kedua di Eropa dengan 2.390 paten yang diajukan, mengungguli Microsoft dan Samsung. Dalam bidang komunikasi digital, Huawei berada di peringkat lebih tinggi dari Ericsson dan Qualcomm. Saat ini, Huawei telah memiliki lebih dari 62.519 hak paten, mengajukan 57.632 paten di China, dan 39.613 paten di luar negeri dimana lebih dari 90% merupakan penemuan terbaru dari Huawei.

Area penelitian and inovasi juga merupakan aspek lain yang menjadi fokus dari Huawei. Huawei memiliki 15 lembaga penelitian dan 13 laboratorium terbuka di seluruh dunia, sekitar 80 ribu peneliti dan ilmuwan, dan telah berinvestasi sebanyak lebih dari 313 miliar RMB (setara dengan 45.5 miliar USD) untuk riset dan pengembangan selama dekade terakhir. Semua ini telah membuat Huawei identik dengan inovasi, kualitas tinggi, dan pelayanan.

Inovasi Huawei dalam kualitas, desain dan performa kamera smartphone selama beberapa tahun terakhir ini tidak kalah menakjubkan. Khususnya, kolaborasi antara Huawei dan Leica yang menghasilkan sistem Dual Camera yang fenomenal yang telah merevolusikan aspek fotografi pada smartphone. Inovasi ini membuat kamera smartphone Huawei menonjol dan menjadi salah satu yang terbaik di antara para pesaingnya dan telah memberikan dampak positif pada sejarah fotografi.

Mulai saat ini dan kedepannya, Huawei tengah menanamkan inovasi teknologi terdepan di industri smarphone, seperti Leica Dual-Camera 2.0 dan EMUI 5.0. EMUI 5.0 itu sendiri adalah sebuah solusi antarmuka yang berhasil menghilangkan potensi isu-isu penurunan kinerja pada perangkat Android. Hal ini membuat smartphone Huawei tetap tangguh dalam keseluruhan siklus produk mereka.  Saat ini, Huawei tengah mengembangkan inovasi teknologi untuk Artificial Intelligence dan Virtual Reality. 

Related Posts
1 daripada 242

Melalui terobosan-terobosan teknologinya, Huawei telah berhasil mendapatkan kepercayaan konsumen, membuat produk mereka menjadi populer di seluruh dunia, dan menjadikan Huawei sebagai produsen smartphone ketiga terbesar di dunia. Huawei berinovasi dan menghasilkan teknologi masa depan yang akan membantu mereka untuk mendominasi industri telekomunikasi.

Strategi Huawei Berikutnya: Fokus di AI & VR/AR

Ke depan, sesuai dengan yang diungkapkan di  Huawei Analyst Summit, perusahaan ini akan fokus pada dua revolusi teknologi: kecerdasan dan interaksi. Dengan memanfaatkan area ini, Huawei akan mendorong pengembangan perangkat cerdas untuk menghadirkan kembali pengalaman konsumen.

Menurut Sao Yang, Vice President of Strategic Marketing at HUAWEI Consumer Business Group, dua revolusi teknologi, intelijen dan interaksi, akan mendorong pengalaman pengguna ke depan. Inovasi artificial intelligence (AI) akan menghasilkan revolusi intelijen, yang akan membantu menyatukan dunia digital dan fisik dengan cara baru dan tidak dapat diprediksi.

Interaksi perangkat manusia terus berkembang dan interaksi yang lebih alami didorong oleh teknologi seperti Virtual Reality (VR) / augmented reality (AR) akan menunjukkan kepada kita cara dan pengalaman baru di perangkat kita. “Seiring teknologi AI dan VR / AR yang matang dan berkembang, teknologi tersebut akan secara radikal menumbangkan pengalaman pengguna perangkat cerdas yang ada. Saat ini, Huawei secara aktif mengembangkan 5G, AI, VR / AR dan teknologi mutakhir lainnya dan berkomitmen untuk mewujudkan peningkatan grosir dari pengalaman perangkat cerdas,” ujar Sao Yang.

Pencapaian yang Gemilang

Strategi Huawei untuk fokus di pengembangan teknologi tersebut membuahkan hasil. Setidaknya kita bisa melihatnya di tahun 2016 di mana merupakan tahun yang menurun bagi pasar smartphone global, namun Huawei melawan tren tersebut dan melihat pertumbuhan yang signifikan dalam bisnis smartphone-nya.

Menurut IDC, pengiriman smartphone global meningkat hanya 2,3% tahun lalu. Sementara Huawei terus berenang dengan kuat melawan arus, dengan pengiriman smartphone naik 29% dari tahun ke tahun. Berhasil mencapai 139 juta – jauh lebih tinggi daripada rata-rata industri – sementara pendapatan penjualan mengalami kenaikan yang kuat sebesar 44%, hingga 179,8 miliar RMB. Secara khusus, Huawei CBG telah membuat terobosan penting. Dibandingkan dengan 2015, perusahaan meraih pertumbuhan penjualan 100% di 40 negara di seluruh dunia pada 2016.

This post is also available in: enEnglish (English)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More