5G XLSmart Sudah Jangkau 23 Wilayah di Jateng dan DIY

By
Yus Lianson - Editor | Content Creator
5 Min Read
vDirektur & Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam, menjelaskan perluasan jaringan XL 5G. (Gizmologi/ Yuslianson)

XLSmart mengungkap telah memperluas jangkauan jaringan 5G mereka di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), di mana operator telekomunikasi itu menggunakan pendekatan 5G Blanket Coverage.

Dalam sesi Media Experience Update 5G Yogya-Solo, Kamis (15/10/2026), perusahaan mengumumkan jaringan 5G XLSmart telah menjangkau 23 kota dan kabupaten di kedua provinsi, termasuk kawasan Yogyakarta dan Solo.

Baca Juga: Data 8,8 Juta Penduduk Denmark Bocor, Hacker Sebut Password-nya ‘123456’

Perluasan jaringan tersebut didukung lebih dari 9.600 BTS 5G yang tersebar di Jawa Tengah dan DIY, dengan catatan pertumbuhan trafik data internet sebesar 17 persen di wilayah Jogja–Solo dalam satu tahun terakhir, seiring meningkatnya penggunaan layanan digital oleh masyarakat.

Pengembangan jaringan ini mencakup sejumlah wilayah seperti Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kabupaten Klaten, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Sukoharjo, hingga Kota Surakarta.

XLSmart Perluas Cakupan 5G dengan Blanket Coverage

Dalam paparannya pendekatan 5G Blanket Coverage ini ditujukan untuk menghadirkan cakupan jaringan lebih menyeluruh di suatu wilayah. Melalui pendekatan ini, perusahaan ingin memperluas akses 5G agar tidak hanya tersedia di lokasi tertentu.

Uji jaringan XL Ultra 5G+ sepanjang jalur kereta Yogyakarta-Solo. (Gizmologi/ Yuslianson)

Direktur & Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam, menjelaskan perluasan jaringan tersebut juga mempertimbangkan peningkatan kapasitas dan kualitas konektivitas di kawasan memiliki aktivitas masyarakat tinggi.

“Pengembangan jaringan diarahkan ke berbagai lokasi, mulai dari kawasan pendidikan, permukiman, pusat perdagangan, transportasi, hingga destinasi wisata,” katanya.

Di Yogyakarta, beberapa kawasan menjadi perhatian XLSMART mencakup Malioboro, Tugu Yogyakarta, Stasiun Tugu, Candi Prambanan, Jogja Expo Center (JEC), dan Stadion Kridosono. Sementara di Solo, pengembangan jaringan mencakup kawasan Stasiun Solo Balapan, Stadion Manahan, dan Pura Mangkunegaran.

Untuk mendukung cakupan tersebut, perusahaan mengoperasikan sekitar 35.100 BTS di Jawa Tengah, termasuk lebih dari 8.000 BTS 5G XLSmart. Adapun di DIY, perusahaan memiliki lebih dari 5.100 BTS, termasuk lebih dari 1.300 BTS 5G.

Secara keseluruhan, XLSMART mengklaim infrastrukturnya di kedua provinsi telah mencapai lebih dari 40.000 BTS, termasuk lebih dari 9.600 BTS 5G.

Meski begitu, jumlah BTS dan luasnya wilayah yang masuk cakupan tidak secara langsung menunjukkan kualitas koneksi sama di setiap lokasi.

“Pengalaman pelanggan tetap dapat dipengaruhi oleh kondisi jaringan setempat, perangkat yang digunakan, hingga kepadatan pengguna,” papar Shurish.

Trafik Internet 5G XLSmart di Jogja–Solo Tumbuh 17 Persen

Perluasan jaringan 5G XLSmart juga berlangsung di tengah meningkatnya penggunaan internet di wilayah Jogja–Solo.

Berdasarkan data internal perusahaan, trafik internet di kawasan tersebut tumbuh sebesar 17 persen dalam satu tahun terakhir. Pertumbuhan tertinggi tercatat di Kabupaten Sleman dengan angka 32 persen, disusul Kabupaten Bantul sebesar 28 persen dan Kota Yogyakarta sebesar 27 persen.

Sementara itu, Kota Surakarta mencatat pertumbuhan trafik sebesar 17 persen, sedangkan Kabupaten Boyolali tumbuh 10 persen.

Peningkatan penggunaan internet tersebut berlangsung seiring beragamnya aktivitas digital masyarakat. Di Yogyakarta, kebutuhan konektivitas berkaitan dengan aktivitas pendidikan, pariwisata, pekerjaan, hingga pembuatan konten. Sementara di Solo, penggunaan internet juga mendukung kegiatan perdagangan, UMKM, dan layanan digital.

Senior VP Mobile Sales XLSMART area DIY-Jateng, Joseph Marthinus Gultom, menyampaikan kebutuhan konektivitas di kedua wilayah memiliki karakteristik berbeda. 

“Yogyakarta banyak didorong kegiatan pendidikan, kreativitas, dan pariwisata, sedangkan Solo memiliki aktivitas perdagangan dan UMKM yang berkembang,” papar Joseph.

Kendati demikian, angka pertumbuhan trafik tersebut merupakan data penggunaan internet secara keseluruhan yang dilaporkan XLSMART. Perusahaan belum merinci kontribusi jaringan 5G terhadap peningkatan trafik maupun proporsi penggunaan antara jaringan 4G dan 5G XLSmart dalam data tersebut.

Ekspansi 5G XLSMART Berlanjut ke Magelang dan Tegal

Selain memperluas jaringan di Jogja–Solo, XLSMART berencana melanjutkan pengembangan 5G Blanket Coverage ke sejumlah wilayah lain di Jawa Tengah.

Kota Magelang, Kabupaten Magelang, dan Kota Tegal masuk dalam rencana perluasan berikutnya yang dijadwalkan pada November 2026.

Pengembangan di Jawa Tengah dan DIY menjadi bagian dari ekspansi 5G XLSMART secara nasional. Perusahaan menyebut jaringan 5G miliknya telah menjangkau 70 kota dan kabupaten di Indonesia.

Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, mengatakan perluasan konektivitas menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung kebutuhan digital masyarakat, termasuk di sektor pendidikan, pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif.

“Bagi pelanggan, ekspansi ini membuka peluang untuk mengakses jaringan 5G di lebih banyak wilayah Jawa Tengah dan DIY,” ujarnya.

Author

Yus Lianson

Editor and content creator at Gizmologi. Tech and gaming enthusiast with over 10 years of experience as a journalist.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Turn on JavaScript to leave a comment.

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version