Acer Project DualPlay Mini,Konsep Handheld Unik di IFA 2026?

By
Yus Lianson - Editor | Content Creator
6 Min Read
Acer Project DualPlay Mini menggunakan mekanisme flip-and-swivel yang memungkinkan layar dibuka dan diputar untuk mengekspos keyboard fisik. (Foto: Acer)

Acer Project DualPlay Mini baru saja dipamerkan di ajang tahunan IFA 2026 di Berlin. Tampil sebagai konsep handheld gaming 8 inci, perangkat ini dapat berubah bentuk menjadi mini-laptop dengan keyboard fisik bawaan.

Perusahaan asal Taiwan ini memamerkan handheld gaming berdampingan dengan Predator Atlas 7. Walau tampil di secara langsung di Berlin, Acer menegaskan Project DualPlay Mini ini masih berstatus konsep, alias belum ada harga atau jadwal rilis.

Acer menyebutkan, mekanisme transformasi perangkat ini sebagai flip-and-swivel design. Saat ditutup, perangkat ini tampil seperti handheld gaming pada umumnya, lengkap dengan analog stick, D-pad, tombol ABXY, dan tombol bahu.

Namun saat layar dibuka dan diputar, terlihat keyboard backlit tersembunyi di bagian dalam. Lalu apa fungsi mode keyboard di Project DualPlay Mini ini?

Apa Fungsi Mode Keyboard di Acer Project DualPlay Mini?

Acer Project DualPlay Mini di IFA 2026. (Doc: Acer)

Acer Project DualPlay Mini memiliki dua mode penggunaan berbeda dalam satu perangkat, dengan mode handheld layaknya perangkat gaming portablet pada umumnya.

Ketika dibuka, layar bisa diputar dan memperlihatkan keyboard backlit. Acer menjelaskan, mode ini ditujukan untuk gamer yang ingin melakukan pekerjaan ringan atau game PC lebih nyaman saat bermain dengan keyboard dan mouse, seperti game first-person shooter.

Seperti handheld gaming PC lainnya, perusahaan menyediakan mode eksternal di mana Acer Project DualMini ini dapat dihubungkan ke monitor eksternal agar bisa main dengan tampilan lebih besar.

Spesifikasi Project DualPlay Mini

Sayang, raksasa teknologi asal Taiwan ini belum memberikan informasi lebih detail tentang spesifikasi Acer Project DualPlay Mini. Hanya saja, perangkat ini berjalan menggunakan chipset Intel.

Perusahaan juga menyebutkan, Acer Project DualPlay Mini ini sudah mengadopsi arsitektur dual-fan yang serupa dengan Predator Atlas 8 — satu kipas Predator AeroBlade berbahan metal dengan bilah lebih tipis, satu kipas plastik.

Dengan status tersebut, Acer Project DualPlay Mini belum memiliki jadwal penjualan global maupun informasi mengenai kemungkinan ketersediaannya di Indonesia.

Apakah Konsep Handheld dengan Keyboard Ini Hal Baru?

Acer DualPlay Mini di IFA 2026. (Doc: Acer)

Tidak. Ayaneo sempat merilis FLIP KB pada 2024 dengan desain clamshell dan keyboard fisik terintegrasi, sementara GPD memiliki seri WIN Mini menggabungkan layar 7 inci, kontrol gaming, keyboard, dan Windows dalam satu desain clamshell. 

Perbedaan utama Acer Project DualPlay Mini terletak pada mekanismenya: perangkat tetap berbentuk handheld konvensional saat tertutup, lalu layar dibuka dan diputar untuk mengekspos keyboard di dalamnya, bukan desain clamshell dari awal seperti kompetitornya.

Acer Perkenalkan Lini Laptop 3D dan PC AIO di IFA 2026

Acer memperluas lini perangkat Aspire dengan memperkenalkan sejumlah produk baru untuk kebutuhan komputasi yang berbeda. Dalam ajang Next@Acer di Berlin, perusahaan memperkenalkan Aspire G 3D 16 sebagai laptop yang mengandalkan teknologi layar 3D tanpa kacamata, serta Aspire S 27 dan Aspire S 24 sebagai PC all-in-one (AIO) untuk kebutuhan rumahan.

Aspire G 3D 16 menjadi produk yang paling berbeda di antara perangkat baru tersebut. Laptop ini membawa layar IPS 16 inci dengan resolusi WQXGA+ 3840 x 2400 piksel dan refresh rate 120Hz. Ketika digunakan dalam mode 3D, resolusinya menjadi 1920 x 2400 piksel. Acer juga menyematkan teknologi SpatialLabs yang memungkinkan konten 2D dikonversi menjadi tampilan 3D.

Di sisi performa, Acer Aspire G 3D 16 menggunakan AMD Ryzen AI Max+ 395 dengan grafis Radeon 8060S, RAM LPDDR5x-8000 hingga 128GB, serta SSD hingga 2TB. Laptop ini juga membawa baterai 99,9 Wh, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dua port USB 4 Type-C, serta keyboard RGB dengan tombol WASD berwarna merah.

Aspire G 3D 16 Andalkan Teknologi SpatialLabs

Teknologi 3D pada Acer Aspire G 3D 16 menggunakan dua kamera pelacak untuk menyesuaikan tampilan dengan posisi pengguna. Sistem tersebut memungkinkan konten 2D seperti foto dan video dikonversi menjadi visual 3D melalui SpatialLabs 3D Hub.

Namun, pengalaman 3D tetap bergantung pada konten, aplikasi, dan konfigurasi perangkat. Acer sendiri mencatat bahwa kualitas konversi 2D ke 3D dapat berbeda tergantung sumbernya. Artinya, fitur tersebut memang menarik untuk kreator dan pengguna yang sering bekerja dengan konten visual, tetapi belum tentu menjadi kebutuhan utama bagi semua pengguna laptop.

Aspire S 27 dan S 24 Fokus untuk Keluarga

Untuk segmen penggunaan rumahan, Acer memperbarui Aspire S 27 dan Aspire S 24. Keduanya menggunakan prosesor Intel Core 7 350 dan menjalankan Windows 11. Acer Aspire S 27 memiliki layar 27 inci dengan pilihan panel QHD 120Hz atau FHD 144Hz, sedangkan Aspire S 24 menggunakan panel FHD 144Hz.

Kedua AIO tersebut mempertahankan desain minimalis dengan bezel tipis dan rasio layar terhadap bodi 90 persen. Acer juga menyediakan opsi layar sentuh yang mendukung stylus, RAM hingga 16GB, SSD hingga 1TB, webcam FHD dengan privacy shutter, serta konektivitas Wi-Fi 6E.

Acer belum mengungkapkan harga dan ketersediaan masing-masing produk untuk pasar Indonesia. Perusahaan menyebut spesifikasi, harga, serta ketersediaan dapat berbeda di setiap wilayah, sehingga informasi lokal masih perlu menunggu pengumuman resmi Acer Indonesia.

Author

Yus Lianson

Editor and content creator at Gizmologi. Tech and gaming enthusiast with over 10 years of experience as a journalist.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version