Super You Siap Terbitkan 15 Ribu Polis Asuransi Online di Tahun 2023

Melalui aplikasi Super You, masyarakat bisa membeli polis asuransi online kapan saja dan di mana saja.

4 Min Read
Ilustrasi smartphone (foto: Pixabay/Pexels)

Jakarta, Gizmologi – Dengan semakin meleknya masyarakat terhadap platform digital dan asuransi, membuat Sequis ambisius memasang target penerbitan polis pada platform Super You.

Transformasi digital tidak hanya merambah pada urusan transaksi jual dan beli di platform e-commerce dan e-wallet saja, tetapi juga dunia asuransi. Beberapa perusahaan asuransi saat ini sudah menerbitkan platform asuransi digital tersendiri, di mana salah satunya adalah Sequis dengan platform Super You.

Memasuki tahun ketiganya, Super You diklaim sudah menerbitkan sebanyak 20 ribu polis asuransi online kepada masyarakat di Indonesia. Setidaknya saat ini sudah ada 3 produk asuransi di platform tersebut, yakni Super Well (asuransi kesehatan penyakit kritis), Super Care (asuransi penyakit menular), dan Super Easy Health Protection (asuransi kesehatan menyeluruh).

Dengan pencapaian tersebut, tak heran jika Sequis percaya diri untuk meningkatkan penerbitan polis asuransi online melalui platform Super You. Kepada Gizmologi, Antonius Tan, Head of Sequis Digital Channel, menyebutkan bahwa target untuk tahun depan pihaknya menerbitkan lebih 15 ribu polis baru.

“Pengalaman dari tiga tahun ini, kami akhirnya mendapatkan strategi yang tepat untuk memasarkan produk melalui Super You. Kami sudah menemukan pattern yang bisa jadi acuan di tahun depan,” ungkapnya di sela talkshow #SuperSp3ktraDay yang digelar di Jakarta, Kamis (24/11/2022).

Melalui Super You, masyarakat bisa membeli polis asuransi online kapan saja dan di mana saja. Untuk polisnya sendiri diklaim terbit dalam tempo 5 menit setelah proses pengajuan disetujui.

Dengan proses yang singkat tersebut, tentunya ada mekanisme yang dipangkas, yakni medical check-up yang biasanya diberlakukan pada asuransi kesehatan pada umumnya. Di platform Super You, mekanisme ini diganti dengan tiga pertanyaan yang harus dijawab calon nasabah.

“Kita modelnya simplified underwriting, tiga pertanyaan ini menjadi kuncinya. Kalau jawabannya di non-preferable maka tidak bisa dilanjutkan pembeliannya,” jelasnya.

Platform Super You Bukan Kanibal

Mengenai dihadirkannya Super You, menurut Antonius didasari keinginan Squis yang tetap melindungi masyarakat ketika pandemi COVID-19 terjadi. Apalagi pihaknya juga melihat bahwa kebutuhan asuransi kesehatan menjadi lebih tinggi dari sebelumnya.

“Antusiame masyarakat untuk melindungi diri dan keluarga tercinta menjadi sangat tinggi. Bahkan di awal kuartal tahun ini, sudah mulai settle dan masif, menjadi yang tertinggi di tahun 2022,” klaimnya.

Antonius Tan, Head of Sequis Digital Channel (kiri) bersama narasumber #SuperSp3ktraDay, Kelly Patricia, Founder of @ladybossproject.id dan Ken Handersen Founder of @gatherich.

Dengan tarif premi mulai dari Rp20 ribu, memang produk asuransi yang ditawarkan Super You terbilang cukup terjangkau. Meskipun begitu, bukan berarti manfaatnya tertinggal jauh dari asuransi konvensional yang dijual melalui agen.

“Murah bukan berarti dikurangi manfaatnya, tapi harga ini lebih murah karena tidak ada komisi untuk agen. Manfaatnya kami sesuaikan dengan harga preminya,” ungkap Antonius.

Baca juga: Adira Insurance Kini Jadi Zurich Asuransi, Gabungkan Keahlian 2 Entitas Unggul

Nah, meskipun targetnya digenjot lebih tinggi, bukan berarti Sequis meninggalkan asuransi dengan distribusi konvensional. Menurut Antonius, pihaknya ingin keduanya tetap tumbuh dan tidak menjadi kanibal untuk salah satunya.

“Kami ingin fair dengan agen-agen yang ada di Indonesia, karena ingin menjadi berkat bagi seluruh masyarakat termasuk para agen. Tapi kalau digital memang ditargetkan lebih tinggi,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version