Apple Resmi Gandeng Google, Sematkan Gemini Untuk Perkuat Siri & Apple Intelligence

4 Min Read

Jakarta, Gizmologi –  Setelah perkembangannya terbilang lebih lamban dibandingkan model AI milik smartphone dengan sistem operasi Google, akhirnya Apple memutuskan untuk menggandeng Google, dalam sebuah kolaborasi jangka pandang khusus untuk sematkan Google Gemini ke dalam model AI rancangan Apple. Tentunya ini menjadi kabar baik, terutama bagi pengguna produk Apple yang telah menantikan versi Siri lebih canggih.

Seperti yang kita tahu, Apple memang telah menjanjikan versi Siri yang lebih personal siap diluncurkan tahun ini. Dan sejak pengenalan Apple Intelligence pertama kali pada 2024 lalu, perusahaan raksasa asal Cupertino tersebut bahkan telah menampilkan sejumlah fungsi pintar Siri, yang kemudian diwujudkan dalam bentuk iklan TV—tidak membutuhkan waktu lama untuk akhirnya ditarik kembali karena mereka tak kunjung menghadirkan semua kemampuan konsep tersebut.

Apple memang telah menggandeng OpenAI, untuk integrasikan fungsi dari ChatGPT ke dalam Siri. Namun tak dapat dipungkiri, integrasinya terasa kurang seamless—berbeda dengan kebanyakan smartphone Android yang bisa mengakses model Google Gemini secara instan, baik untuk menjawab pertanyaan harian, hingga sejumlah input kompleks termasuk menggunakan kamera smartphone sebagai kacamata visual.

Baca juga: Google Luncurkan Gemini 3 Flash, Tidak Secepat 3 Pro tapi Lebih Cepat dari Biasanya

Siap Hadirkan Siri yang Lebih Personal Tahun Ini

Dalam sebuah rilis resmi dari laman blog Google, disebutkan bila kedua pihak (Apple dan Google) telah menjalin kolaborasi agar Apple Foundation Models generasi berikutnya dirancang dengan basis model milik Gemini, serta teknologi cloud milik Google. Dengan begitu, fitur-fitur Apple Intelligence nantinya akan dapat diperkuat. Begitu pula Siri yang lebih personal dan siap hadir tahun ini.

Dengan kata lain, Siri nantinya bisa langsung menggunakan model dari Gemini, alih-alih seperti sekarang di mana pertanyaan yang belum mampu dijawab harus diteruskan ke ChatGPT dengan menanyakan perizinan pada pengguna setiap kali perintah disampaikan. Integrasi yang dibuat tentu akan lebih dalam, demi pengalaman lebih mulus dan instan.

“Setelah evaluasi yang cermat, Apple menetapkan bahwa teknologi AI Google memberikan fondasi yang paling mumpuni untuk Apple Foundation Models, dan merasa antusias dengan berbagai pengalaman inovatif baru yang akan dihadirkan bagi para pengguna Apple. Apple Intelligence akan tetap berjalan di perangkat Apple serta Private Cloud Compute, tetap mempertahankan standar privasi Apple yang memimpin di industri,” jelas pernyataan resmi Google (13/1).

Mengonfirmasi Rumor yang Semakin Menguat

Sebelumnya, rumor terkait rencana kerjasama Apple dan Google memang telah menguat. Seperti biasa, salah satu jurnalis Bloomberg yang cukup rutin membocorkan informasi terbaru, sudah pernah sebutkan bila kedua pihak telah melalui proses penjajakan awal kolaborasi sejak beberapa waktu lalu.

Diindikasikan oleh Bloomberg bila nilai kerjasama ini mencapai USD1 Milyar, menjadi nilai yang dibayarkan pihak Apple untuk dapat mengakses teknologi AI seperti Gemini milik Google. Tentu kerjasama ini dapat memberi keuntungan kedua pihak, selain dari pengguna Apple, Google bakal punya lebih banyak data untuk terus melatih dan mengembangkan model AI miliknya.

Mengingat disebutkan bila Gemini bakal memperkuat fitur Apple Intelligence, tidak menutup kemungkinan bila fitur-fitur yang sudah ada saat ini, bisa ditingkatkan. Termasuk fitur hapus obyek pada foto yang terbilang inferior bila dibandingkan Galaxy AI pada smartphone Samsung, yang juga menggunakan basis AI milik Google.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version