Apple Dikabarkan Kekurangan DRAM Jelang iPhone 18, CXMT Disebut Tolak Permintaan Harga Murah

3 Min Read

Jakarta, Gizmologi – Apple dikabarkan tengah menghadapi tantangan pasokan DRAM menjelang peluncuran seri iPhone 18 yang diperkirakan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan. Kondisi ini membuat perusahaan asal Cupertino tersebut disebut mulai mencari pemasok alternatif untuk memenuhi kebutuhan komponen memorinya.

Salah satu nama yang muncul adalah ChangXin Memory Technologies (CXMT), produsen DRAM asal China. Namun, langkah Apple untuk bekerja sama dengan perusahaan tersebut tidak sesederhana mencari pemasok baru. CXMT masuk dalam daftar hitam Amerika Serikat, sehingga Apple memerlukan izin khusus dari pemerintah AS sebelum dapat melakukan transaksi.

Di sisi lain, negosiasi antara kedua perusahaan juga disebut belum berjalan mulus. Laporan terbaru menyebut Apple berharap memperoleh harga DRAM yang lebih rendah dari CXMT, tetapi produsen asal China tersebut dikabarkan tidak bersedia memberikan perlakuan khusus.

Baca Juga: iPhone Air 2 Dirumorkan Meluncur Awal 2027, Bawa Chip A20 Pro & Kamera Ultrawide 48MP

CXMT Punya Posisi Tawar yang Lebih Kuat

Menurut laporan yang beredar, CXMT menawarkan harga yang setara dengan harga yang selama ini dibayarkan oleh perusahaan asal cupertino tersebut kepada pemasok utamanya, yakni Samsung, SK hynix, dan Micron. Dengan kata lain, perusahaan tersebut tidak memberikan diskon meski Apple tengah membutuhkan tambahan pasokan dalam waktu singkat.

Keputusan tersebut dinilai cukup masuk akal mengingat CXMT telah memiliki kontrak jangka panjang dengan sejumlah produsen smartphone asal China, seperti Xiaomi dan Huawei. Situasi ini membuat CXMT tidak berada dalam posisi yang harus mengejar pelanggan baru sehingga memiliki daya tawar yang relatif kuat dalam proses negosiasi.

Pasokan DRAM Jadi Tantangan Baru Apple

Apabila laporan tersebut akurat, Apple kini menghadapi dua tantangan sekaligus. Selain harus memperoleh persetujuan dari pemerintah Amerika Serikat untuk membeli DRAM dari perusahaan yang masuk daftar hitam, perusahaan california tersebut juga harus menerima harga yang tidak jauh berbeda dari pemasok yang selama ini menjadi mitranya.

Meski begitu, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari mereka maupun CXMT terkait kabar tersebut. Selain itu, belum diketahui seberapa besar dampak potensi kekurangan pasokan DRAM terhadap jadwal produksi seri iPhone 18, termasuk perangkat baru yang dirumorkan sebagai iPhone lipat pertama Apple. Untuk saat ini, informasi tersebut masih sebatas laporan yang beredar dan belum dapat dipastikan kebenarannya hingga ada pernyataan resmi dari pihak terkait.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version