Bocoran Lenovo Legion Go S, Desain dan Harga Bisa Kompetitif

5 Min Read

Jakarta, Gizmologi – Beredar informasi terkait bocoran terbaru dari produk Lenovo lewat Legion go S. Informasi bocoran terbaru yang didapatkan dari sumber terpercaya, seperti Windows Central dan WinFuture, memberikan gambaran lebih detail mengenai perangkat ini, termasuk spesifikasi, desain, hingga perkiraan harga.

Legion Go S disebut akan membawa perubahan signifikan dalam hal desain dan spesifikasi jika dibandingkan dengan pendahulunya. Salah satu perubahan yang paling mencolok adalah layar yang lebih kecil dengan resolusi lebih rendah, serta desain unibody berwarna putih tanpa kontroler yang dapat dilepas. Meski begitu, perangkat ini tetap mempertahankan esensi utamanya sebagai konsol gaming portabel yang ditujukan untuk para gamer yang menginginkan pengalaman bermain berkualitas tinggi dengan harga yang lebih bersahabat.

Selain itu, Legion Go S juga digadang-gadang akan menjadi pesaing tangguh untuk Steam Deck OLED dan ASUS ROG Ally. Dengan harga yang lebih kompetitif dan spesifikasi yang mumpuni, Lenovo tampaknya ingin mengukuhkan posisinya di pasar gaming portabel yang semakin ramai. Berikut adalah detail lebih lanjut tentang perangkat ini dan potensi keunggulannya di pasar.

Baca Juga: 8BitDo Hadirkan Produk Gaming Terbaru dengan Nuansa Retro Xbox

Spesifikasi Unggulan dan Desain Baru yang Simpel

Kabarnya, Lenovo Legion Go S adalah penggunaan prosesor terbaru AMD Ryzen Z2G yang belum diumumkan secara resmi. Prosesor ini dilengkapi dengan iGPU AMD Radeon 680M dan inti Zen 3+, yang membuatnya berada di antara performa Legion Go generasi sebelumnya dan perangkat dengan Ryzen Z1 (non-extreme). Dengan konfigurasi ini, Lenovo tampaknya ingin menawarkan perangkat dengan keseimbangan antara performa dan efisiensi daya.

Dari segi layar, Legion Go S mengusung panel berukuran delapan inci dengan resolusi 1920 × 1200 piksel. Resolusi ini lebih rendah dibandingkan model sebelumnya, namun tetap cukup tajam untuk pengalaman gaming portabel. Refresh rate-nya juga diturunkan menjadi 120 Hz, sedikit lebih rendah dari Legion Go, namun masih ideal untuk gameplay yang mulus.

Perubahan besar lainnya adalah desain unibody yang menggantikan kontroler detachable ala Nintendo Switch pada Legion Go sebelumnya. Dengan desain ini, perangkat terlihat lebih sederhana dan solid, namun tetap fungsional sebagai konsol portabel. Lenovo tampaknya ingin menyasar pasar yang mencari perangkat gaming portabel yang lebih praktis dan tahan lama.

Harga Kompetitif dan Baterai Lebih Tahan Lama

Salah satu aspek yang menjadi sorotan adalah harga Lenovo Legion Go S. Berdasarkan bocoran, perangkat ini akan dijual dengan harga sekitar €600 atau sekitar Rp10 juta jika dikonversi langsung. Harga ini lebih murah sekitar €200 dibandingkan harga rilis Legion Go, menjadikannya opsi yang lebih terjangkau untuk gamer dengan anggaran terbatas. Bahkan, harga ini juga lebih rendah dibandingkan kompetitornya, seperti Steam Deck OLED, yang berada di kisaran €680 atau sekitar Rp11.000.000, hanya saja harga tersebut masih harga yang diprediksi oleh para pengamat, dan juga belum termasuk dengan berbagai regulasi pajak yang ada di Indonesia.

Selain harga yang kompetitif, Legion Go S juga dibekali dengan baterai berkapasitas 55 Wh, sedikit lebih besar dari model sebelumnya. Dengan layar dan prosesor yang lebih hemat daya, baterai ini diperkirakan mampu memberikan waktu bermain yang lebih lama. Ini menjadi nilai tambah yang signifikan, terutama bagi gamer yang sering bermain dalam perjalanan.

Lenovo juga tampaknya mempertimbangkan aspek kenyamanan pengguna di berbagai pasar. Meski harga di Eropa diperkirakan berada di angka €600 atau Rp10.000.000, ada kemungkinan harga di wilayah lain, seperti Asia, akan lebih murah karena perbedaan tarif impor dan pajak. Strategi ini bisa membuat Legion Go S semakin menarik di mata konsumen global.

Lenovo Legion Go S Bisa Menjadi Pilihan Baru di Pasar PC Gaming Handheld

Dengan berbagai peningkatan dan penyesuaian, Lenovo Legion Go S berpotensi menjadi pilihan menarik bagi para penggemar gaming portabel di tahun 2024. Kombinasi spesifikasi yang mumpuni, desain baru yang praktis, serta harga yang lebih terjangkau membuat perangkat ini mampu bersaing dengan kompetitor besar seperti Steam Deck OLED dan ASUS ROG Ally.

Lenovo juga menunjukkan upayanya untuk mendiversifikasi pilihan bagi konsumen. Kehadiran Legion Go S sebagai versi “ekonomis” dari Legion Go menunjukkan bahwa perusahaan ini mendengarkan kebutuhan pasar, khususnya gamer yang ingin menikmati pengalaman gaming berkualitas tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Jika rumor ini benar adanya, Legion Go S akan diluncurkan pada awal tahun 2024. Para gamer di seluruh dunia pasti akan menantikan peluncurannya untuk melihat apakah perangkat ini benar-benar mampu memenuhi ekspektasi. Dengan persaingan yang semakin ketat di pasar gaming portabel, Lenovo tampaknya siap untuk mengambil langkah besar dalam menghadirkan inovasi baru yang relevan dan kompetitif.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version