Huawei dan Telkomsigma Kolaborasi Pasarkan Layanan Cloud

3 Min Read

Jakarta, Gizmologi – Sebagai pemain baru di ranah cloud, Huawei langsung tancap gas di Indonesia. Salah satu strateginya adalah menjalin kerja sama dengan Telkomsigma. Mereka akan mengeksplorasi pengembangan bisnis cloud dan meningkatkan ekosistemnya di Indonesia. Kerja sama ini dianggap menandai langkah penting kerja sama solusi cloud yang dilakukan kedua perusahaan.

Baca juga: Ambisi Huawei Kuasai Pasar Cloud Indonesia Berbekal ‘Palugada’

Jason Zhang, CEO Huawei Cloud Indonesia mengatakan, sebagai penyedia infrastruktur ICT terkemuka, Huawei telah mengakar di Indonesia selama lebih dari 22 tahun, dengan fokus untuk membangun Indonesia yang terhubung lebih baik serta memungkinkan pengembangan ekonomi digital.

“Kami senang dapat berkolaborasi dengan Telkomsigma dalam menyediakan solusi Cloud untuk lebih banyak industri vertikal, seperti IaaS, PaaS, SaaS, dan sejenisnya,” ujar Jason dalam siaran pers yang diterima Gizmologi di Jakarta (14/10).

Jason menambahkan bahwa Huawei Cloud memiliki praktik dan pengalaman proyek yang kaya di banyak industri. “Kami berkomitmen untuk memberikan kinerja terdepan, keandalan, solusi cloud hemat biaya untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, untuk membangun kehidupan digital yang lebih nyaman,” imbuhnya.

Kolaborasi Huawei Cloud dan TelkomSigma

Dalam MoU tersebut, kedua perusahaan akan fokus menjajaki kerjasama dalam bisnis cloud dan pengembangan teknologi, khususnya dalam pengembangan kapasitas dan kapabilitas cloud computing di Indonesia. Hal tersebut akan diwujudkan melalui pengembangan cloud dan Artificial Intelligence Innovation (AI) terkait teknologi cloud.

Sementara itu, Tanto Suratno, Director of Business & Sales Telkomsigma mengatakan, kolaborasi strategis ini semakin memperkuat kerjasama jangka panjang antara Huawei Indonesia dan Telkomsigma. “Kami bermaksud untuk memperluas pangsa pasar kami sebagai penyedia solusi cloud yang paling disukai di negara ini,” imbuhnya.

Tanto menambahkan, kerjasama ini juga merupakan bagian dari komitmen Telkomsigma untuk mengembangkan fokus bisnis baru di cloud. “Kolaborasi ini juga merupakan proyek strategis untuk memperbesar kapabilitas dan kapasitas Telkomsigma di cloud untuk memenuhi permintaan yang semakin tinggi,” ujarnya.

Telkomsigma yang telah diambil alih dengan suntikan modal sebesar Rp 2,59 triliun oleh Telkom pada April 2022 lalu, kini diposisikan sebagai digital growth engine karena TelkomGroup fokus menghadirkan solusi B2B Digital IT Services di Indonesia. Telkomsigma telah bertransformasi baik secara bisnis maupun organisasi sebagai perusahaan B2B Digital IT Services, termasuk dengan portofolio bisnis baru di Cloud Services, IT Services, dan Digital Solution.

Sementara Huawei Cloud yang baru saja diresmikan di Indonesia akan memiliki Region arsitektur 3AZ baru di tahun ini. Region di Indonesia ini telah memperoleh sertifikasi Disaster Recovery Institute International (DRI) level-6. Lebih dari 60 layanan cloud baru juga akan diluncurkan untuk menawarkan pengalaman pengguna premium untuk e-commerce, platform video pendek, game online, dan asuransi & keuangan.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version