COMPUTEX 2026 Ditutup Sukses, AI dan Robotika Jadi Sorotan Utama Industri Teknologi 

3 Min Read

Jakarta, Gizmologi COMPUTEX 2026 resmi berakhir setelah empat hari penyelenggaraan di Taipei, Taiwan. Mengusung tema “AI Together”, ajang teknologi tahunan ini kembali menjadi panggung bagi berbagai perusahaan global untuk memamerkan inovasi terbaru di bidang kecerdasan buatan, komputasi, robotika, hingga mobilitas cerdas.

Penyelenggara mencatat sebanyak 111.312 pembeli dan pengunjung dari 152 negara dan wilayah hadir di COMPUTEX 2026. Angka tersebut menunjukkan bahwa minat terhadap teknologi berbasis AI masih terus meningkat, sekaligus memperkuat posisi COMPUTEX sebagai salah satu pameran teknologi terbesar di dunia.

Tidak hanya diisi oleh perusahaan teknologi besar, COMPUTEX tahun ini juga menjadi wadah bagi startup, pengembang, hingga pelaku industri untuk menjalin kolaborasi bisnis. Di tengah pesatnya perkembangan AI generatif dalam beberapa tahun terakhir, fokus industri kini mulai bergeser ke penerapan AI yang lebih nyata di berbagai sektor.

Baca Juga: GIGABYTE Hadirkan Jajaran Motherboard dengan Performa CQDIMM

AI Fisik dan Robotika Jadi Fokus Baru Industri

Salah satu sorotan utama COMPUTEX 2026 adalah meningkatnya perhatian terhadap Physical AI atau AI fisik. Berbeda dengan AI generatif yang lebih banyak beroperasi di lingkungan digital, Physical AI berfokus pada penerapan teknologi kecerdasan buatan di dunia nyata, seperti manufaktur, logistik, kesehatan, hingga sektor dirgantara.

Untuk mendukung tren tersebut, COMPUTEX menghadirkan AI Robotics Zone untuk pertama kalinya. Area ini menampilkan berbagai solusi robotika, sistem AI terintegrasi, hingga teknologi yang dirancang untuk mempercepat transisi dari tahap riset menuju implementasi komersial. Selain itu, penyelenggara juga memperkenalkan E-paper Pavilion dan TechXperience yang diikuti lebih dari 180 peserta pameran.

Startup dan Kolaborasi Global Terus Bertumbuh

Selain perusahaan teknologi besar, InnoVEX sebagai bagian dari COMPUTEX juga mencatat pertumbuhan yang cukup signifikan. Tahun ini, lebih dari 500 startup ikut berpartisipasi, meningkat lebih dari 11% dibandingkan tahun sebelumnya. Taiwan, Jepang, dan Korea Selatan menjadi negara dengan jumlah peserta terbanyak, sementara total terdapat startup dari 23 negara yang ambil bagian.

Meski antusiasme terhadap AI masih sangat tinggi, tantangan terkait monetisasi, tata kelola data, hingga kesiapan infrastruktur tetap menjadi topik yang banyak dibahas selama acara berlangsung. Hal ini terlihat dari berbagai sesi forum dan keynote yang menghadirkan sejumlah tokoh industri seperti CEO Qualcomm Cristiano Amon, CEO Intel Lip-Bu Tan, hingga CEO Marvell Matt Murphy.

Dengan berakhirnya COMPUTEX 2026, industri kini akan melihat seberapa cepat berbagai inovasi yang dipamerkan dapat diimplementasikan secara luas. Sementara itu, penyelenggara telah mengonfirmasi bahwa COMPUTEX 2027 akan kembali digelar pada 1 hingga 4 Juni tahun depan di Taipei.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

TAGGED:
Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version