Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Huawei: 5G dan TIK Penting untuk Pulihkan Ekonomi di Masa Pandemi

1 130

Tidak dapat dipungkiri, kondisi perekonomian secara global telah menurun berkat adanya pandemi Covid-19 yang terus berlangsung hingga saat ini. Masyarakat ditantang untuk beradaptasi dengan situasi, mengubah kebiasaan yang ada sebelumnya agar tetap dapat bertahan sehari-hari.

Kerja sama serta kesadaran dari masing-masing masyarakat untuk memikul tanggung jawab bersama sangat penting untuk atasi situasi.Hal tersebut menjadi seruan utama yang dikemukakakn dalam penyelenggaraan konferensi tingkat tinggi (KTT) Better World Summit 2020, yang diadakan oleh Huawei.

Konferensi ini diadakan secara daring di Shenzhen, Tiongkok Senin (3/8) lalu. Dihadiri oleh ribuan peserta yang berasal dari lebih dari 80 negara, dua petinggi Huawei menyampaikan seruan penting tentang bagaimana masyarakat harus bersinergi selama pandemi.

Baca juga: Counterpoint: Huawei Geser Samsung, Kuasai Pangsa Pasar Smartphone Global Q2 2020

Pentingnya Investasi 5G untuk Pulihkan Ekonomi

Catherine Chen Huawei
Corporate Senior Vice President sekaligus Director of Board Huawei, Catherine Chen menyampaikan paparan tentang pentingnya berbagi tanggung jawab bersama untuk gerakkan kembali perekonomian global selama COVID-19.

Bersama dengan pembicara lainnya dari GSMA, ECTA serta CAICT, Huawei mengeksplorasi bagaimana kebijakan industri mampu mendorong pengembangan ekonomi digital, berikan fasilitas pemulihan ekonomi serta membangun masa depan lebih baik.

Dalam pemaparannya, Catherine Chen, Corporate Senior Vice President yang juga menjabat sebagai Director of Board di Huawei, menyatakan pentingnya berbagi tanggung jawab bersama untuk gerakkan kembali perekonomian global yang melesu akibat pandemi Covid-19. Menurutnya, pemerintah harus semakin fokus dengan strategi pemulihan ekonomi. “kami membayangkan masa depan yang kian terhubung, cerdas dan inovatif,” tambahnya.

Di Tiongkok sendiri, rencana pengembangan Infrastruktur Baru telah menyisihkan lebih dari satu triliun yuan untuk investasi jaringan 5G selama lima tahun ke depan. Ini diperkirakan bakal tumbuhkan ekonomi digital Tiongkok sebesar 15,2 triliun yuan, serta mendorong pemulihan ekonomi domestik. Selain itu, Uni Eropa juga telah umumkan paket 1,1 triliun euro untuk tingkatkan pemulihan ekonomi.

Menurut Catherine, penting bagi kita untuk wujudkan masa depan yang inklusif, berkelanjutan serta lebih baik oleh dan untuk semua. “Untuk menggerakkan kembali roda ekonomi, kita membutuhkan rancangan yang disusun melalui kebijakan top-down, serta di sisi lain mampu membangun kreativitas dan vitalitas secara bottom-up,” imbuhnya.

Peran Penting TIK untuk Atasi Masa Pandemi

Guo Ping Huawei Better World Summit 2020
Rotating Chairman Huawei, Guo Ping tengah menyampaikan paparan mengenai kesuksesan penerapan 5G secara komersial pada perhelatan KTT Better World Summit 2020.

Sementara itu, Guo Ping, Rotating Chairman Huawei mengatakan bahwa pandemi turut merombak bagaimana manusia beraktivitas dan bekerja dalam kesehariannya. Dalam banyak hal, TIK miliki peran penting yang menjadi andalan dalam memerangi virus saat ini. Ia memberikan contoh pengalaman dari Huawei di wilayah yang menjadi pusat pandemi global di awal.

“Kami telah kembangkan sembilan solusi berbasis skenario yang gunakan teknologi TIK. Baik dalam hal penyebaran jaringan rumah sakit, konsultasi jarak jauh, pendidikan daring atau memulai kembali pemerintahan dan bisnis. Kami telah berbagi pengalaman dan kemampuan untuk membantu mengendalikan penyebaran virus dan menggerakkan kembali perekonomian,” jelas Guo Ping.

Saat ini, telah ada 90 juta pengguna 5G di seluruh dunia. Menurut Guo, persoalan bisnis untuk 5G tak hanya konektivitas yang lebih baik. Ketika teknologi seperti 5G, komputasi, cloud dan AI bersinergi, mereka saling memperkuat satu sama lain dan menciptakan banyak peluang baru. Terutama di lima bidang teknologi utama seperti konektivitas, AI, cloud, komputasi dan aplikasi industri.

Agar 5G berhasil secara komersial, dibutuhkan kerja sama dari seluruh industri. “Kedepan, Huawei akan melipat gandakan upaya untuk melengkapi mitra kami dengan kemampuan yang mereka butuhkan. Kami akan mempromosikan inovasi bersama, dan mendorong pertumbuhan bagi semua orang di rantai nilai,” tutup Guo.