Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Indosat Hadirkan Layanan NaaS “CloudConnect” untuk Pelanggan Bisnis

0 183

Pandemi COVID-19 memberikan dampak besar terhadap performa bisnis di berbagai sektor perusahaan. Pola bekerja di rumah diterapkan untuk mengikuti kebijakan pembatasan sosial. Sehingga infrastruktur IT yang andal kian diperlukan. Inilah peluang yang dibidik Indosat Ooredoo melalui layanan terbarunya CloudConnect.

Menurut Indosat, pada situasi sulit ini, salah satu upaya yang dilakukan perusahaan untuk menekan biaya operasional dan produksi adalah dengan berlangganan public cloud sebagai pendukung infrastruktur IT.  Namun, dibutuhkan konektivitas yang reliable, aman, cepat, dan agile.

CloudConnect adalah sebuah layanan baru yang memberikan konektivitas ke Public Cloud dengan menggunakan konsep Network-as-a-Service (NaaS). Kolaborasi bersama NetFoundry ini menjadikan Indosat Ooredoo sebagai penyedia layanan NaaS pertama berbasis full-software di Indonesia melalui CloudConnect.

Kolaborasi dengan NetFoundry Hadirkan CloudConnect

Bayu Hanantasena, Chief Business Officer Indosat Ooredoo, mengatakan perusahaan memahami dampak dan tantangan pada masa sulit ini. Karena itu sejak awal pandemi, telah mengambil peran sebagai enabler khususnya di bidang informasi dan komunikasi.

“Bersama NetFoundry, Indosat Ooredoo menghadirkan CloudConnect sebagai solusi bagi pelanggan korporat untuk menjalankan bisnis secara cepat dan efisien dengan mengedepankan tiga keunggulan utama, yaitu peningkatan performansi, fleksibilitas, serta standar keamanan tinggi (Zero Trust Network Security),” kata Bayu saat webinar “Powering Your Business for the New Way of Working Era” yang diselenggarakan secara virtual di Jakarta (17/9).

Baca juga: Indosat Rilis API Gift Data, Permudah Bagi Kuota untuk Siswa & Guru Selama PJJ

Cara kerja CloudConnect Indosat
Cara kerja CloudConnect Indosat

CloudConnect Diklaim Tingkatkan Kinerja Hingga 5x

CloudConnect mampu meningkatkan performansi network sampai dengan 5 kali lebih cepat dibandingkan dengan alternatif network biasa seperti traditional VPN. Pelanggan dapat dengan mudah terhubung ke public cloud seperti Google, AWS, Azure, dan Alibaba.

Lebih dari itu, CloudConnect dapat di-install di berbagai device seperti laptop, dan ponsel berbasis Android atau IoS, dan perangkat IoT, yang memungkinkan pelanggan dapat membuat virtual network dalam waktu singkat, tanpa memerlukan perangkat keras. CloudConnect juga mengadopsi Zero Trust Network Security, yaitu lima lapisan model keamanan yang disempurnakan untuk membuat network invisible yang dapat mengamankan akses jarak jauh ke cloud.

CloudConnect memungkinkan pelanggan untuk bekerja dimana saja, kapan saja, melalui perangkat apa pun yang dimiliki. Inovasi baru CloudConnect ini diharapkan dapat mendorong sektor bisnis di Indonesia untuk selalu menjadi terdepan.