Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

XL Axiata Kembangkan Infrastruktur Cloud Bersama AWS

0 101

Kebutuhan masyarakat akan konektivitas untuk terhubung satu sama lain semakin hari semakin meningkat. Terutama di era yang serba cepat, dan ditambah situasi pandemi yang sudah berjalan lebih dari 7 bulan lamanya. Masyarakat lebih bergantung pada perusahaan telekomunikasi sebagai penyedia atau pendukung utama produktivitas sehari-hari.

Untuk berikan solusi yang bantu pelanggannya beradaptasi, tentunya penyedia telekomunikasi juga harus bisa beradaptasi pada era yang serba tidak menentu seperti sekarang ini. Tak hanya kita, mereka pun juga harus antisipasi dengan teknologi baru. XL Axiata, sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, juga menganggap bahwa penggunaan teknologi baru adalah kunci yang penting.

Layanan Cloud AWS Beri Banyak Benefit Bagi XL Axiata

Yessie D. Yosetya, Chief Information & Digital Officer, XL Axiata
Yessie D. Yosetya, Chief Information & Digital Officer, XL Axiata jelaskan manfaat gunakan infrastruktur cloud dari AWS Senin (9/11).

Untuk kembangkan teknologinya secara internal, XL Axiata percayakan teknologi infrastruktur cloud milik AWS. Dalam sebuah diskusi daring yang diadakan Senin (9/11), Yessie D. Yosetya, Chief Information & Digital Officer di XL Axiata membagikan perubahan-perubahan yang telah diterapkan dalam hal infrastruktur cloud, memaparkan manfaat apa saja yang didapat sejak gunakan cloud.

Faktor seperti skalabilitas, kecepatan dan efisiensi biasanya menjadi perhatian bagi perusahaan, sebelum memutuskan untuk menggunakan platform infrastruktur cloud. Untuk XL Axiata sendiri, cloud sudah masuk dalam rencana jangka panjang, demi membantu program digitalisasi mereka. Dan dengan perubahan customer behavior, plus adanya pandemi, proses digitalisasi dipercepat.

Tiga keuntungan yang dirasakan oleh pihak XL Axiata saat gunakan infrastruktur cloud adalah dari sisi cost, security dan scalability. Aplikasi dan coding telah diubah agar bisa cloud native, supaya bisa berjalan di cloud. “Kenapa cost effective? Karena dari sisi data center, sudah jelas akan sangat banyak perbedaannya. Kita tidak perlu mempunyai data center sendiri.”

Sementara di sektor keamanan, pihak AWS akan selalu manage dan persiapkan hal-hal yang diperlukan, apabila ada suatu hal yang diperlukan terkait keamanan. Selain itu, dengan auto-scaling, infrastruktur cloud akan mengikuti traffic yang datang. Sisi cloud akan berkembang dengan sendirinya, menyesuaikan traffic saat ada promosi yang sedang dilakukan, misalnya.

Proses Bekerja Lebih Efisien dengan Infrastruktur Cloud

Yessie juga sampaikan bila proses bekerja telah jauh berbeda pada saat sudah menggunakan infrastruktur cloud dari AWS. “Kalau kami menggunakan server atau storage tradisional, proses yang biasa terjadi adalah biasanya sesudah perencanaan, ada pengadaan, development, baru production.”

Namun ketika sudah gunakan cloud, sudah berbeda. Lebih banyak proses yang tidak diperlukan, seperti proses pengadaan data server. Masing-masing developer punya tanggung jawab khusus untuk konsumsi cloud sesuai kebutuhan. Juga untuk fitur analytics yang disediakan oleh AWS, yang ternyata sudah sesuai dan bisa digunakan oleh XL ke depannya.

Yang tidak kalah penting adalah memastikan seluruh organisasi bisa mengikuti perubahan, pastikan memiliki sumber daya yang siap pindah ke cloud. “Bersama dengan AWS, selain kami bisa menyelesaikan percepatan digitalisasi, kami juga bisa menyiapkan fondasi untuk kemajuan industri telekomunikasi di Indonesia ke depannya,” tutup Yessie.