Kenaikan harga HP global yang semakin meningkat beberapa bulan belakangan ini memang tidak dapat dihindari, dan diprediksi banyak pihak hal tersebut tidak akan berhenti dalam waktu dekat ini.
Kondisi tersebut diakui langsung oleh Erajaya, yang mengatakan tekanan biaya komponen seperti RAM, storage, dan chipset menjadi salah satu penyebab utama tidak hanya smartphone, tetapi harga perangkat elektronik bergerak naik.
Baca Juga: Spesifikasi vivo X500 Pro Max, Bawa Sensor Kamera Baru dan Fitur Movie Workshop
Dalam sesi tanya jawab bersama media di acara Parade Festival Belanja Erafone di Jakarta, Selasa (22/9/2026), Deputy CEO Erajaya Digital, Kim Jong Won, mengatakan kenaikan harga bukan berasal dari retailer, melainkan dari rantai pasok industri teknologi secara global.
“Masalahnya itu di material, di memory-nya udah naik. That’s why kita harus terima,” ujar Kim Jong Won. Karenanya, sebagian konsumen menjadi lebih berhati-hati sebelum membeli smartphone baru.
Menghadapi tantangan tersebut, Erajaya menyiapkan berbagai program promosi untuk membantu menjaga daya beli pasar. “Customer sekarang lagi yang belinya agak susah atau agak hesitate. That’s why kita bikin program begituan,” katanya.
Cara Erajaya Jaga Daya Beli Saat Kenaikan Harga HP
Salah satu upaya yang dilakukan untuk menjaga daya beli konsumen saat kenaikan harga HP adalah menghadirkan festival belanja dengan berbagai skema diskon, cicilan, dan kerja sama pembiayaan. Program tersebut berlangsung sejak Agustus hingga Oktober 2026.
Erajaya juga mengaku aktif bernegosiasi dengan prinsipal untuk mencari model bisnis maupun produk yang dapat membantu konsumen memperoleh harga lebih kompetitif.
“Jadi kita juga banyak negosiasi dengan prinsipal juga. Sama kita juga selalu cari model yang mana bisa bantu ke customer dalam kondisi kenaikan harga HP ini,” ujarnya.
Menurut perusahaan, tujuan program tersebut bukan hanya mendorong penjualan di saat kenaikan harga HP, tetapi juga memberi kesempatan kepada konsumen untuk mendapatkan perangkat dengan harga lebih baik sebelum terjadi kenaikan lebih lanjut.
“Salah satu yang gimana bisa kasih kesempatan cari harga bagus atau kesempatan sebelum lebih naik,” kata perwakilan Erajaya.
Meski evaluasi program belum selesai, Erajaya mengklaim performa penjualan produk OPPO selama periode promosi tahun ini menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
Akan tetapi, perusahaan belum bersedia mengungkap angka pertumbuhan karena proses evaluasi masih berlangsung. “Berhubung festival ini belum berakhir, jadinya kita harus tunggu laporan lengkapnya nanti ya,” pungkasnya.
Erajaya optimistis kombinasi promosi, kerja sama dengan prinsipal, serta pengelolaan stok yang telah dipersiapkan jauh hari dapat membantu meredam dampak kenaikan harga HP terhadap konsumen.
Erajaya Bicara Soal Jadwal Rilis iPhone 18 Pro di Indonesia
Kehadiran iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max di Indonesia semakin dekat, apalagi kedua ponsel baru Apple tersebut sudah tercatat dan lolos Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kemenperin, juga sertifikasi Postel Komdigi.
Walau begitu, Erajaya, selaku distributor resmi sekaligus reseller untuk produk Apple di Indonesia mengaku masih menunggu arahan lebih lanjut dari pihak Apple sehubungan rencana peluncuran resmi iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max di Tanah Air.
Dalam sesi tanya jawab dengan media di acara Parade Festival Belanja Erafone di Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa (22/9/2026). Deputy CEO Erajaya Digital, Kim Jong Won, menyatakan, akan mengikuti seluruh perencanaan yang ditetapkan Apple.
“Kalau dari Apple suruh kita siap, ya siap. Tapi kita juga belum terima complete planning penjualan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max di Indonesia,” ujar Kim kepada media.
Pernyataan itu menjadi sinyal, distributor dan reseller resmi tersebut masih menunggu detail terkait peluncuran dua iPhone 18 Pro series. Saat ditanya tentang jadwal penjualan dan aktivitas Apple di Tanah Air.
Selain itu, Erajaya juga masih tutup mulut saat ditanyakan tentang apakah perusahaan bakal mengadakan acara midnight launch. Menurut Erajaya, seluruh rencana kegiatan masih dalam tahap pembahasan.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

