Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Jenius: Pandemi, Pengguna Beradaptasi Kelola Keuangan dengan Transaksi Nontunai

Berlangsungnya pandemi COVID-19 yang masih melanda hingga saat ini membuat masyarakat melakukan penyesuaian secara menyeluruh sejak satu tahun belakangan. Mulai dari gaya hidup hingga cara berbelanja kini telah banyak diubah, lebih memilih untuk melakukannya secara daring lewat platform digital. Termasuk metode pembayaran sekalipun.

Pengelolaan keuangan pun menjadi krusial di masa pandemi. Karena bila tidak dikendalikan, pengeluaran yang berlebih tentu tidak baik bagi kita. Untuk itu, salah satu platform bank digital terkemuka di Indonesia, Jenius baru saja meluncurkan sebuah program baru bertajuk “#LakukanDenganCaramu”. Di mana Jenius mengapresiasi cara unik masyarakat beradaptasi dalam mengelola keuangan selama pandemi.

Sebagai pemberi solusi life finance untuk masyarakat yang melek digital atau digital savvy, platform milik Bank BTPN tersebut menemukan peningkatan pengendalian keuangan yang positif pada pengguna Jenius. Lewat program tersebut, Jenius berikan tiga pilar utama yang secara keseluruhan dapat membantu mereka untuk lebih baik dalam kelola uang.

Baca juga: Jenius Gelar Co.Creation Week 2020, Ajang Kokreasi dan Kolaborasi Virtual

Studi Jenius: Pengguna Lebih Banyak Beralih ke Transaksi Nontunai

topup BNI TapCash Jenius

Waasi B. Sumintardja, Digital Banking Business Product Head Bank BTPN mengatakan bila masyarakat telah beradaptasi dengan mengubah cara dalam lakukan banyak hal setahun belakangan. “Jenius hadir mendukung masyarakat digital savvy untuk terus maju, berkembang dan beradaptasi, lewat beragam inovasi untuk bantu para pengguna mencapai tujuan finansialnya masing-masing,” jelas Waasi lewat sesi konferensi pers digital Kamis (15/4).

Jenius pun telah melakukan sebuah studi bertajuk “Adaptasi Masyarakat Digital Savvy Selama Pandemi”, yang melibatkan 527 responden berusia 26 – 40 tahun. Dari studi tersebut, diketahui lima cara yang utamanya mereka lakukan untuk beradaptasi dengan pandemi agar tetap Bahagia.

Kelimanya adalah berpikir positif (17%), bersyukur (14%), menonton (13%), bermain gim (10%) dan menekuni hobi (105). Resolusi yang ingin dicapai sepanjang 2021 juga lebih banyak yang inginkan kesehatan mental terjaga (58%) dari pada belajar skill baru (56%) atau mengembangkan usaha (51%).

Waasi menambahkan, Jenius juga mencoba terus hadir untuk penggunanya di tengah pandemi. “Melalui sederet fitur inovatif dan kelas-kelas regular yang kami lakukan melalui platform Jenius Co.Create, Jenius percaya kolaborasi bersama masyarakat digital savvy menjadi cara yang paling sesuai agar dapat terus beradaptasi dan berkembang di tengah kondisi menantang ini.”

Sementara untuk hasil studi lain yang diadakan oleh Jenius menunjukkan bila sebelum pandemi, masyarakat menggunakan mobile/digital banking sebesar 71% dan ATM sebesar 45%. Kini masing-masing berubah menjadi 83% dan 34%. Banyak pula yang menunda atau membatalkan rencana (82%) seperti liburan (85%), investasi (26%) atau membeli property (21%).

Fokus Utama Program Jenius #LakukanDenganCaramu

Jenius #LakukanDenganCaramu

Tiga pilar yang diutamakan dalam program #LakukanDenganCaramu adalah #adajenius, #carajenius dan #barengjenius. Lewat #adajenius, Jenius berikan banyak fitur untuk mendukung kehidupan yang terus berubah, seperti penggunaan transaksi non-tunai. Di mana mereka bisa manfaatkan Jenius QR dan Jenius Pay sebagai bagian dari #adajenius.

Sementara lewat #carajenius, Jenius mengapresiasi perbedaan cara penggunanya dalam menggunakan fitur Jenius untuk kelola keuangan. Untuk kebutuhan personal, mereka punya cara sendiri untuk mengulik fitur sesuai dengan kondisi finansial. Termasuk yang memanfaatkan akun bisnis demi mendukung usahanya selama pandemi.

Program ini hadir sesuai dengan semangat kokreasi dan kolaborasi yang diusung oleh Jenius sejak awal. “Melalui program #LakukanDenganCaramu, kami ingin menjangkau lebih banyak dgigital savvy untuk bersama-sama bertumbuh dan saling menginspirasi dalam kondisi saat ini,” tutup Waasi.

Tinggalkan komen