Inisiatif LG “Better life for all”, Bangun Masa Depan Melalui Budaya Pangan Berkelanjutan

6 Min Read

Jakarta, Gizmologi – LG Electronics membawa kampanye global “Better life for all” ke Indonesia. Rangkaian kampanye ini memperluas janji yang tercantum dalam merek LG, Life’s Good, kepada masyarakat dengan meningkatkan kualitas hidup melalui inisiatif tanggung jawab sosial.

Berjalan melalui rangkaian kegiatan diantaranya lokakarya pendidikan, kampanye “Better life for all” ini menegaskan praktik-praktik berkelanjutan. Salah satu yang menjadi fokus adalah terkait budaya pangan berkelanjutan, food waste atau makanan yang terbuang dan menjadi sampah dan kerawanan pangan (food insecurity).

Baca juga: Atasi Persoalan Food Waste di Indonesia, LG Punya Kulkas InstaView Door-in-Door

Produsen elektronik asal Korea Selatan tersebut ingin mengubah cara kita memandang dan menghargai makanan. Mereka menggelar Better Life Festival dan pembagian makanan ke masyarakat yang kurang mampu. Hal ini ditegaskan oleh Jay Jang, Marketing and Relations Director of LG Electronics Indonesiayang menjelaskan bahwa “Better life for all” telah menjadi kampanye global perusahaan yang mewujudkan janji untuk masa depan dan inovasi bagi bumi dan manusia didalamnya.

Dijelaskan lebih lanjut, kampanye “Better life for all” mencerminkan dedikasi perusahaan untuk memberikan dampak berarti akan penanganan food waste atau makanan yang terbuang dan menjadi sampah, baik di Indonesia maupun di dunia. Dengan melibatkan generasi muda, pihaknya ingin menginspirasi perubahan positif dan berkontribusi untuk masa depan yang lebih berkelanjutan. “Kami pun menyadari bahwa dengan memberdayakan generasi muda, akan terbentuk juga tanggung jawab dan kesadaran lingkungan untuk generasi mendatang,” ujar Jay Jang saat ditemui di kantor LG Indonesia (6/3).

Kampanye Better Life for All Fokus Penangangan Food Waste


Terkait dengan food waste, hal yang menjadi bahasan utama dalam kampanye ini, menjadi isu yang terbilang mengkhawatirkan di Indonesia. Hal ini salahsatunya dapat dengan mudah dilihat dari jumlah food waste di Indonesia yang menempati peringkat kedua di dunia dengan 20,93 juta ton per tahun. Tanpa disadari, hal ini menyebabkan kerugian ekonomi sekitar 213-551 triliun rupiah per tahun. Mirisnya, dengan berada pada peringkat ke-77 dari 125 negara dalam Global Hunger Index 2023, Indonesia masih dikatakan memiliki permasalahan serius dalam bidang kerawanan pangan.

Besarnya tantangan yang menjadi bahasan utama dalam kampanye “Better life for all” inilah yang kemudian mendorong LG untuk berkolaborasi dengan lembaga nirlaba hingga Universitas Prasetiya Mulya yang menjadi perwakilan dari institusi pendidikan dalam menghelat kampanye ini. Sinergi diantara para pihak dengan visi yang sama ini dikatakannya menjadi pendorong lebih dalam penyampaian pesan, baik dari sisi kekuatan maupun keluasan sasaran.

Lewat kampanye “Better life for all”, LG mempromosikan budaya pangan berkelanjutan dan mendorong konsumsi lebih bertanggung jawab, pengurangan food waste dan peningkatan kesadaran lingkungan. Berjalan dengan rangkaian acara menarik didalamnya, kampanye ini akan berlangsung selama tiga bulan, dari Maret sampai Mei 2024.

Untuk meningkatkan kesadaran akan food waste, kampanye ini akan dimulai dengan kolaborasi LG bersama Devina Hermawan. Ia adalah salah satu chef ternama Indonesia yang menekankan proses meminimalisir terjadinya makanan terbuang.  LG pun menghelat tantangan melalui layanan social media bertajuk #MasakPintarLG. Tantangan ini menuntut pesertanya untuk membagikan hidangan Ramadan favoritnya pada sesama, sehingga tak menyisakan sisa makanan.

Berlanjut kemudian, untuk mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan makanan dengan bijak, LG menghelat Better Life Festival. Sesi lokakarya sepanjang dua hari ini akan hadir di Chillax Sudirman pada 19-20 April 2024. Melalui workshop ini, generasi muda akan mendapatkan pemahaman dan kesempatan merasakan pengalaman yang lebih peduli tentang food waste dan gaya hidup berkelanjutan dari LG. Selain LG dan para mitra, festival ini juga mengundang para ahli dan aktivis bidang pangan untuk berbagi wawasan dalam rangkaian sesi talkshow.

Seiring dengan keyakinan LG akan pentingnya menumbuhkan kebiasaan baik untuk diri sendiri dan masyarakat dalam upaya menciptakan dunia yang lebih baik, LG akan menutup kampanye ini dengan kegiatan distribusi makanan pada kelompok masyarakat yang membutuhkan. Hal ini dilakukan bersama FoodCycle Indonesia sebagai organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk memerangi food waste dan kelaparan, serta bantuan dari sukarelawan Gen Z. Mendukung pada sisi operasionalnya, LG akan memaksimalkan kekuatan logistik dan sumber daya perusahaan, dengan dukungan jaringan FoodCycle, untuk memastikan distribusi makanan berlansung dengan baik dan tepat sasaran.

“Sepertiga dari makanan yang diproduksi untuk konsumsi manusia tak termakan. Sebuah fakta mengejutkan yang tidak berubah selama karier saya di food banking,” ujar Herman Andryanto, Co-Founder of FoodCycle Indonesia. “Sebagai Food Bank, FoodCycle berkomitmen melibatkan para pemangku kepentingan dalam mengentaskan kerawanan pangan dan membangun masyarakat tangguh. Kolaborasi kreatif pun sangat penting, seperti dicontohkan dari kemitraan kami dengan LG.

Melalui kampanye ini, serta kolaborasi dengan LSM dan Universitas Prasetiya Mulya, LG bertujuan menanamkan pentingnya gaya hidup yang berkelanjutan serta menciptakan dampak positif dan jangka panjang bagi individu dan keluarga yang menghadapi tantangan gizi. Informasi lebih lanjut mengenai agenda kampanye ini dapat diakses di sini.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version