Netflix Mengakuisisi Penerbit Buku ‘Charlie and the Chocolate Factory’

California, Gizmologi – Netflix tampaknya terus berupaya membuat pelanggannya tetap betah berlangganan dengan menghadirkan materi film dan seri yang disadur dari berbagai buku. Kini, platform video streaming ini baru sama mengumumkan akuisisi terbesarnya terhadap Roald Dahl Story Company (RDSC).

Akuisi yang dilakukan Rabu (23/9/2021) waktu setempat ini merupakan kelanjutan dari kerja sama yang dilakukan pada tahun 2018, di mana Netflix boleh memproduksi animasi berdasarkan propertinya. Keduanya telah mencapai kesepakatan untuk “tunduk pada persetujuan peraturan”.

RDSC sendiri merupakan penerbit yang terkenal dengan rilisan buku anak-anak yang terkenal, seperti Charlie and the Chocolate Factory yang legendaris itu. Buku-buku rilisan penerbit ini telah berhasil terjual lebih dari 300 juta copy di dunia dan diterjemahkan ke sebanyak 63 bahasa.

Setelah diakuisisi, maka Netflix secara otomatis memiliki hak untuk menjalankan berbagai proyek ambisius dengan menciptakan universe yang unik di seluruh film animasi dan live action maupun serial TV, penerbitan, game, produk konsumen, dan masih banyak lagi.

Adapun beberapa judul buku rilisan RDSC yang menjadi hak Netflix adalah:

  • Billy and the Minpins
  • Boy: Tales of Childhood
  • Charlie and the Chocolate Factory
  • Charlie and the Great Glass Elevator
  • Dirty Beasts
  • Esio Trot
  • George’s Marvellous Medicine
  • Going Solo
  • Matilda
  • Rhyme Stew
  • The BFG
  • The Enormous Crocodile
  • The Giraffe and the Pelly and Me
  • The Magic Finger
  • The Twits
  • The Wonderful Story of Henry Sugar and Six More

Sebelumnya, di tahun 2020 Netflix telah mengungkapkan bahwa pihaknya telah menunjuk Taika Waititi untuk membuat dua serial animasi berdasarkan Charlie and the Chocolate Factory dan cerita tentang Oompa-Loompa. Saat ini kedua proyek tersebut masih dalam tahap produksi.

Selain itu, Netflix juga telah bekerja sama dengan Sony dan Working Tittle untuk membuat Matilda The Musical yang berdasarkan novel Matilda. Tentunya kelak akan banyak lagi film atau serial yang diadaptasi dari rilisan RDSC.

Mengenai akuisisi ini, Netflix berkomitmen mempertahankan semangat unik dari masing-masing buku yang memiliki tema universal dan penuh dengan kebaikan. Pihaknya akan memberikan beberapa keajaiban untuk membuatnya lebih menarik.

“Kami ingin mengucapkan terima kasih sebesar-sebesarnya kepada semua orang yang telah berkontribusi pada kisah hebat ini. Ke depan kami bersemangat untuk melanjutkan, melindungi, dan menumbuhkan warisan besar dari kisah-kisah tercinta ini,” demikian pernyataan pihak Netflix.

Tinggalkan komen