Di Tengah Isu PHK, Noice jadi Aplikasi Lokal Terbaik di Google Play Indonesia

5 Min Read

Jakarta, Gizmologi – Platform audio streaming, Noice dinobatkan sebagai salah satu aplikasi lokal kebanggaan Indonesia oleh Google Play. Penghargaan ini diberikan dalam rangka Hari Kebangkitan Teknologi Nasional yang jatuh pada 10 Agustus 2023.

CEO Noice, Rado Ardian menyampaikan penghargaan dari Google Play sebagai Aplikasi Lokal Kebanggaan #MadeinIndonesia ini merupakan suatu apresiasi besar bagi Noice. Hal ini sejalan dengan komitmen Noice sebagai platform lokal yang berfokus untuk mengembangkan ekosistem konten audio di Indonesia.

“Kami menjadi semakin terdorong untuk selalu berinovasi menghadirkan konten berkualitas dan menghubungkan para pendengar dengan konten-konten tersebut untuk menemani dalam screenless moments mereka setiap harinya,” kata Rado dalam keterangan resminya, Selasa (22/8/2023).

Pengakuan dari Google Play menjadi wujud dari dedikasi Noice kepada para pengguna, masyarakat dan komunitas sekitar untuk terus menghadirkan berbagai konten lokal yang menarik dan beragam melalui keunikan cerita-cerita dari berbagai daerah, serta mengangkat narasi, diskusi dan opini yang thought-provoking.

Di mana, Noice berfokus untuk menghadirkan beragam konten bercita rasa lokal lewat berbagai multi-vertikal seperti podcast, live audio, audioseries, radio, hingga audiobook. Hingga saat ini Noice telah memiliki lebih dari 600 konten original dan eksklusif dalam berbagai genre mulai dari komedi, horror, hobi, religi, entertainment, bisnis, parenting, dan banyak lainnya.

“Tentunya ini kami berikan untuk memotivasi para kreator tersebut agar terus tumbuh dan mengembangkan karya mereka seperti dukungan produksi, promosi, hingga monetisasi. Hingga saat ini, sudah ada hampir 5,000 user generated contents (UGC) yang bisa didengarkan di Noice,” tambah Arado.

Baca Juga: Gandeng Noice, Indosat Hadirkan Konten Kolaboratif

Aplikasi Lokal Kebanggaan Indonesia

Konten-konten tersebut telah didengarkan oleh lebih dari 5 juta pengguna yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia serta meraih lebih dari 2,5 miliar menit streaming times hingga saat ini. Selain mencatat pertumbuhan positif dari sisi pengguna, Noice juga aktif merangkul para konten kreator berbakat dari berbagai daerah di Indonesia untuk menghadirkan karya mereka di aplikasi Noice.

Selain itu, Noice juga mengimplementasikan teknologi dan desain aplikasi yang ramah pengguna (user-centric) untuk memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mengeksplorasi dan menikmati konten yang mereka sukai.

Di sisi lain, sebagai bagian dari ekosistem Mahaka Radio Integra (MARI), Direktur Utama MARI Adrian Syarkawi mengatakan pengakuan ini akan memperkuat posisi Noice untuk memimpin industri konten audio di Tanah Air.

“Noice akan terus berinovasi dan berkreasi untuk menarik lebih banyak pendengar dan menunjukan dedikasi untuk mengangkat lanskap konten audio dan podcast di tanah air,” tutur Adrian.

Noice PHK Karyawan

Saat Noice meraih momentum prestisius yang diganjar sebagai salah satu aplikasi terbaik di Google Play Indonesia, di sisi lain ada kabar tak sedap yang muncul. Noice dikabarkan baru saja melakukan PHK (pemutusan hubungan kerja) karyawan, atau dengan kata lain restrukturisasi dan penyesuaian fokus bisnis. Langkah ini diambil untuk bisa tumbuh lebih relevan dan berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi global.

Setelah melakukan evaluasi dan peninjauan komprehensif terhadap operasional, perusahaan mengaku dengan berat hati harus mengambil langkah untuk perampingan pada jumlah tim. Keputusan ini dikabarkan berdampak pada sekitar 25 orang karyawan di perusahaan.

“Dengan berat hati, langkah sulit ini harus kami ambil sebagai upaya agar Noice tetap bisa beradaptasi dengan situasi pasar dan tantangan yang ada sehingga masa depan perusahaan dapat terus terjaga,” demikian bunyi keterangan tertulis seperti dilansir dari DailySocial.

Dijelaskan lebih lanjut, Noice berkomitmen untuk mendukung para karyawan yang terdampak dari langkah perampingan ini melalui kompensasi yang sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku dari pemerintah Indonesia terkait ketenagakerjaan serta dukungan untuk karir mereka.

Menurut Rado, restrukturisasi ini tidak akan mengubah komitmen kepada jutaan pendengar dan ribuan kreator Noice di berbagai daerah untuk terus fokus menghadirkan konten serta produk yang berkualitas di dalam aplikasi Noice. “Ke depannya, kami berharap bisa semakin mewujudkan komitmen untuk mengembangkan ekosistem konten audio di Indonesia,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version