Jakarta, Gizmologi – Lain realme, lain pula OnePlus. Ya, keduanya memang sama-sama berada di bawah naungan perusahaan induk yang sama, dengan OPPO yang berada di atas sebagai merek yang punya skala lebih besar. Ketika realme mundur dari pasar China dan ingin fokus ke pasar global, OnePlus justru sebaliknya—mengumumkan bila siap hentikan pemasaran produk di Amerika Utara dan Eropa, sembari tetap melanjutkan penjualan di India.
Pengumuman baik dari realme dan OnePlus, seolah menjadi cara bagi kedua perusahaan (dan OPPO) untuk mengubah strategi secara besar-besaran ke depannya. Seperti yang kita tahu, ketiga brand tidak jarang merilis smartphone dengan segmen harga, bahkan spesifikasi yang mirip. Tampilan antarmuka ketiganya pun bisa dibilang sama persis, hanya hadir dalam penamaan berbeda—yang nantinya dikonfirmasi bakal jalankan ColorOS milik OPPO pada semua merek.
Kalau realme umumkan perubahan fokus pasar lewat akun media sosial Weibo, OnePlus sendiri mengumumkan kemundurannya dari pasar global lewat situs resmi OnePlus Community di masing-masing wilayah. Alasannya? Tidak lain adalah perubahan strategi global perusahaan.
Baca juga: Ubah Strategi, realme Hentikan Operasional di China dan Fokus ke Pasar Global
Menjadi Bagian dari Keputusan Strategi Global
Dalam sebuah pernyataan resmi, OnePlus sebutkan bila, “sebagai bagian dari penyesuaian strategi global yang proaktif, OnePlus telah memutuskan untuk menghentikan peluncuran produk baru di Amerika Utara (dan Eropa). Kami tahu, banyak dari Anda di Community yang telah mendukung OnePlus selama bertahun-tahun, dan kabar ini pasti akan mengecewakan. Ini sama sekali bukan keputusan yang mudah untuk diambil, dan kami ingin berterus terang serta sepenuhnya jujur kepada para fans yang telah mendampingi kami sekian lama.”
Dari pernyataan yang sama OnePlus juga mengumumkan penutupan akses baik situs web maupun situs komunitas OnePlus Community di negara yang terdampak, pada 16 Agustus 2026 mendatang. Ya, waktu yang terbilang cukup singkat untuk semua anggota melakukan backup konten yang sudah diunggah.
Sama seperti ketika realme umumkan mundur dari pasar China, pihak OnePlus juga tetap memberikan jaminan yang cukup bagi para pengguna smartphone terbaru mereka. Disebutkan bila mereka akan tetap memberikan layanan purnajual komprehensif, serta memberikan dukungan pembaruan perangkat lunak dan keamanan sebagaimana yang sudah mereka janjikan untuk sejumlah produk terbarunya.
Dan sama seperti realme, sebagai bagian dari strategi perangkat lunak global mereka, semua smartphone OnePlus yang masih menjalankan OxygenOS, bakal mendapat pembaruan ke ColorOS 17, bila memang masih memiliki jatah pembaruan OS ke depannya. Hal tersebut perlu dilakukan demi kualitas dan pengembangan software yang lebih optimal, alih-alih gunakan penamaan lain.
Janjikan Bakal Tetap Eksis di India
Sebelum pernyataan resmi dari OnePlus muncul pada pekan ini, beberapa pekan lalu rumor terkait bakal hengkangnya OnePlus dari pasar global memang sudah mulai menguat. Dan tentunya semakin kuat ketika Mark Gurman dari Bloomberg, yang sudah dikenal memiliki histori sangat akurat dalam membocorkan informasi, sempat sebutkan bila eksistensi OnePlus di pasar global termasuk India bakal disetop selambatnya hingga tahun depan, dan akan berfokus pada pasar China saja—dengan kata lain, kebalikan dari nasib realme.
Untuk meredam reaksi warganet terkhusus pengguna OnePlus di India, sebuah pernyataan resmi juga turut dibuat langsung dari sang VP. “India terus menjadi salah satu pasar terpenting bagi OnePlus, dan komitmen kami kepada para pengguna, mitra, serta komunitas tetap tidak tergoyahkan. Kami terus berinvestasi pada produk, layanan, dan pengalaman yang kami hadirkan, dengan tujuan untuk membawa inovasi yang bermakna bagi para pengguna di seluruh penjuru negeri.”
Pernyataan tersebut memang penting untuk diterbitkan, mengingat pengguna OnePlus di India cukup masif. Dan OnePlus India juga tengah menyiapkan sebuah peluncuran produk terbarunya, OnePlus N6 Series. Lantas apakah yang disebutkan Bloomberg bakal terbukti tahun depan? Kita nantikan saja perkembangannya bersama.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

