Pekan Ini, Preorder iPhone 7 di Indonesia Resmi Dibuka

3 Min Read

Setelah penantian panjang, bahkan sepanjang tahun kemarin sempat absen, konsumen Indonesia bakal bisa mendapatkan iPhone 7 dan iPhone 7 Plus secara resmi. Pengguna bisa memperoleh smartphone terbaru besutan Apple tersebut melalui operator Smartfren serta jaringan ritel Erajaya. Preorder iPhone 7 mulai dibuka pekan ini pada tanggal 24 Maret 2017.

Konsumen bisa melakukan preorder iPhone 7 dan iPhone 7 plus melalui melalui laman http://www.smartfren.com/id/iphone dan di 47 toko iBox serta 223 toko Erafone retail di seluruh Indonesia. Selanjutnya, konsumen mulai bisa mendapatkan perangkat premium ini mulai akhir bulan, 31 Maret 2017.

Sebagai smartphone premium, tentu saja harganya pun di atas rata-rata smartphone. Di Indonesia, iPhone 7 bakal dibanderol dengan harga mulai IDR 10,5 hingga IDR 13,5 juta, tergantung kapasitas media penyimpanan yang dipilih yaitu 32 GB, 128 GB, dan 256 GB. Sedangkan iPhone 7 Plus bakal dipasarkan dengan harga IDR 12,3 juta hingga IDR 15,5 juta dengan pilihan kapasitas 32 GB, 128 GB, dan 256 GB.

Merza Fachys, Presiden Direktur PT. Smartfren Telecom mengatakan pihaknya bangga menjadi perusahaan penyedia jasa layanan telekomunikasi pertama yang menggelar preorder iPhone 7 dan iPhone 7 Plus serta menghadirkannya di Indonesia. “Kami mengundang semua masyarakat serta pelanggan kami untuk merasakan pengalaman berbeda menggunakan iPhone 7 dengan jaringan 4G LTE kami yang terluas dan terbaik di Indonesia,” ujar Merza.

Hal senada dikatakan oleh Ika Paramita, VP Marketing and Communications Erajaya. Ia mengatakan konsumen bisa melakukan preorder iPhone 7 dan iPhone 7 Plus mulai 24 Maret 2017 di 47 toko IBox dan 223 toko Erafone retail diseluruh Indonesia.

Terlepas dari apakah produk tersebut akan laku keras atau tidak, hadirnya iPhone 7 disambut antusias oleh konsumen. Karena sudah sangat lama Apple tidak bisa memasarkan iPhone baru di negara ini akibat terhalang peraturan TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri). Aturan tersebut mengharuskan produsen menyematkan setidaknya 30 persen komponen lokal di smartphone 4G LTE yang dipasarkan ke Tanah Air. Akhir 2016 yang lalu, Apple berhasil memperoleh sertifikasi TKDN untuk perangkat iPhone setelah mengikuti aturan pemerintah melalui jalur komitmen investasi dengan membangun tiga pusat riset dan data Apple di Indonesia. Walaupun sebenarnya pusat riset dan data tersebut masih belum  terealisasi juga di sini.

Spesifikasi iPhone 7


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version