Jakarta, Gizmologi – Setelah teknologi kameranya diperkenalkan secara publik beberapa pekan lalu, akhirnya realme memutuskan untuk meluncurkan jagoan dari seri Number mereka, lebih dulu di India. Sesuai teaser sebelumnya, realme 13 Pro Series debut dengan kemampuan kamera AI terbaru, serta mengunggulkan sensor kamera Sony LYTIA. Menariknya, punya cukup banyak kesamaan dengan generasi sebelumnya.
Di Indonesia sendiri, realme memiliki strategi yang berbeda, di mana bakal hadir realme 13 versi standar terlebih dahulu yang masih mengusung chipset 4G. Debut realme 12 Pro+ 5G di Indonesia pun belum genap enam bulan, sehingga mungkin memilih untuk hadirkan seri baru lainnya bagi konsumen di Indonesia.
Sudah resmi debut, cukup banyak kesamaan yang dibawa oleh realme 13 Pro Series dengan generasi sebelumnya, salah satunya pada aspek performa dan desain. Meski begitu, tampilan eksteriornya tidak dirancang sepenuhnya sama. Kini realme memiliki inspirasi berbeda untuk permukaan bodi belakangnya, sekaligus menaruh sebuah logo khusus pada modul kamera sebagai teknologi algoritma kamera terbarunya.
Baca juga: realme 13 Siap Meluncur dengan TWS Baru 7 Agustus!
Yang Baru di realme 13 Pro Series 5G
Selain realme 13 Pro, realme 13 Pro+ 5G menjadi varian di realme 13 Pro Series tertinggi. Ada banyak kesamaan mulai dari dimensi perangkat, sertifikasi IP65, dimensi layar 6,7 inci AMOLED 120Hz 3D curved, sampai penggunaan chipset Snapdragon 7s Gen 2 pada realme 13 Pro Series dibandingkan generasi sebelumnya. Ya, tidak ada perbedaan, nampaknya lebih ingin fokus pada kamera.
Dari aspek desain, realme 13 Pro Series 5G meninggalkan opsi utama vegan leather dengan tekstur jahitan di sisi tengah, menjadi permukaan halus yang terinspirasi dari karya pelukis asal Perancis, Claude Monet. Sementara layarnya sendiri kini bisa menyala lebih cerah, hingga 2000 nits, dengan proteksi Gorilla Glass 7i yang juga diklaim lebih kuat.
Perbedaan lain, ada pada kapasitas baterainya. Di mana realme 13 Pro Series 5G membawa baterai sedikit lebih besar di 5,200 mAh, dipasangkan bersama pengisian daya 80W SuperVOOC (45W di versi Pro) yang bisa terisi hingga 50% dalam waktu 19 menit. Ya, waktu yang kurang lebih sama, namun perlu diingat, baterainya memang sedikit lebih besar.
Lalu pada sektor kamera, realme 13 Pro Series 5G menjadi yang pertama dengan sensor Sony LYT-701 50MP OIS sebagai sensor utama, dan LYT-600 50MP OIS sebagai sensor periskop 3x optical zoom hingga 120x digital zoom. System HyperImage+ diunggulkan dengan algoritma AI n-device, memberikan solusi fitur AI inovatif cukup banyak.
Harga Mulai Rp5 Jutaan
Kalau realme 13 Pro+ 5G punya dua sensor kamera Sony di belakang, versi non-Plus menggunakan LYT-600 sebagai sensor utama, ditemani 8MP ultrawide saja alias tanpa sensor telefoto. Saat meluncurkan realme 13 Pro Series 5G di India, realme sebutkan bila ke depannya semua varian Number Pro bakal tersedia dalam opsi memori 512GB.
Klaim yang menarik, mengingat di Indonesia, justru realme GT Series terbaru hanya tersedia pada opsi memori 256GB saja, jauh dari opsi di negara asal yang sampai tersedia hingga opsi 1TB. Mungkin untuk yang satu ini, mengikuti tren dan kebijakan dari masing-masing negara.
Harga realme 13 Pro Series 5G di India, mulai INR26,999 atau Rp5,2 jutaan untuk versi Pro dengan varian 8+128GB, atau INR32,999 (Rp6,4 jutaan) untuk versi Pro+ 5G 8+256GB. Kalau versi standarnya bakal masuk resmi 7 Agustus, kira-kira berapa lama lagi opsi lebih premium satu ini tersedia secara resmi?
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

