Pada akhir Agustus kemarin, setelah berpisah dari OPPO untuk menjadi merek independen, Realme secara resmi meluncurkan smartphone terbarunya Realme 2 di India. Menyusul peluncuran seri pertama yang terjual habis dalam dua menit di bulan Mei di Amazon tahun ini, Realme 2 diprediksi akan menjadi smartphone laris berikutnya.
Sky Li, Founder and CEO Global Realme mengatakan perusahaan akan fokus menyediakan smartphone di masa depan yang menawarkan kinerja cepat dan desain yang penuh gaya untuk kaum muda dengan harga terjangkau.
“Realme akan menjadi ‘game changer’ di pasar smartphone global yang fokus menyediakan produk dengan inovasi terbaru, kinerja yang kuat, dan desain yang stylish. Karena menargetkan pasar global, kami bercita-cita untuk memberikan momentum baru ke dalam industri smartphone global,” kata Sky Li.
Sebagai gambaran, Realme1 terjual habis dalam dua menit setelah tersedia di situs Amazon India, menjadikannya sebagai produk smartphone yang mendapatkan predikat “Best Seller”. Menurut data dari Amazon, Realme 1 telah terjual 400.000 unit dalam dua bulan, merupakan jumlah penjualan yang cukup besar untuk sebuah merek baru. Dengan menghadirkan teknologi terbaru, seperti Full-Screen dengan notch, kapasitas baterai lebih besar dan dual-camera, Realme 2 diperkirakan akan melampaui capaian sebelumnya.
Diungkapkan, desain smartphone Realme secara khusus dibuat berdasarkan inspirasi dari anak-anak muda. Hal ini karena anak muda di seluruh dunia memiliki kebiasaan dalam menggunakan smartphone dan pandangan estetika yang berbeda, tetapi tuntutan mereka nyaris serupa dalam hal kinerja dan desain. Melalui kombinasi yang optimal dari desain yang berani, inovatif dan integrasi seimbang antara software dan hardware, “designing for young people” bukan hanya sebuah pernyataan tetapi juga terbukti dalam semua produk.
Realme 2 Masuk Pasar Internasional
Ekspansi Realme ke Asia juga dikonfirmasi oleh Madhav Sheth, Chief Executive Officer Realme India. Ia mengatakan tahun ini mereka akan memperkuat posisinya ke pasar Asia dengan memperluas bisnis smartphone mereka di pasar Timur Tengah dan Asia Tenggara pada akhir tahun ini. Jika memasuki Asia Tenggara, akankah Indonesia menjadi negara berikutnya yang menjadi tujuan produk Realme? Hal ini akan segera terjawab.
Namun jika merujuk pada data IDC, dimana jumlah pengiriman smartphone ke Indonesia mencapai 30,4 juta unit pada tahun 2017, maka kemungkinan besar ponsel ini akan masuk ke Tanah Air. Karena bagaimanapun juga, Indonesia adalah salah satu yang terbesar di kawasan Asia Tenggara. Kita tunggu saja.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

