Studi Infobip: 90 Persen Brand Gunakan Layanan Aplikasi Pesan Instan

4 Min Read

Jakarta, Gizmologi – Siapa yang menyangka bahwa brand lebih memanfaatkan aplikasi pesan instan untuk keperluan penjualan dan layanannya? Padahal aplikasi e-commerce dan sosial media terlihat memiliki kekuatan yang luas untuk bisa digunakan oleh brand.

Laporan terbaru dari Infobip mengungkapkan bagaimana conversational customer experiences dan perkembangan AI Generatif memiliki dampak jangka panjang terhadap interaksi antara brand dan penggunanya. Dari laporannya juga terungkap bahwa penggunaan SMS (Short Message Service) meningkat dibanding sosial media.

Penggunaan aplikasi pesan instan atau SMS ini nampaknya menjadi salah satu cara agar brand bisa lebih berinteraksi dengan konsumen. Infobip telah menganalisa lebih dari 473 milyar interaksi digital antara bisnis dan konsumennya pada 2023 dan data tersebut menunjukkan pentingnya brand berinteraksi secara personal kepada pelanggannya untuk menjadi pilihan utama.

Baca Juga: Infobip Dorong Conversational AI Jadi Solusi Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

WhatsApp jadi Aplikasi Pesan Instan pilihan para Brand

Infobip mencatat peningkatan sebesar 137 persen pada penggunaan pesan melalui SMS (Short Message Service), 73 persen melalui media sosial, dan 63 persen melalui aplikasi pesan dibandingkan 2022. Semua data tersebut mencerminkan perilaku konsumen yang memilih untuk menggunakan platform aplikasi pesan instan terkini yang sesuai dengan preferensinya dibandingkan dengan platform tradisional seperti email atau telepon.

Penerapan conversational experiences juga semakin sering digunakan oleh bisnis untuk keperluan penjualan hingga bantuan layanan pelanggan, misalnya mulai dari dukungan bantuan manusia, chatbot, atau kombinasi keduanya. Hal tersebut harus dilakukan efektif dan efisien di platform aplikasi pesan instan.

Sebanyak 90 persen brand menggunakan layanan aplikasi pesan instan untuk beroperasi dan WhatsApp tetap menjadi pilihan utama. Meski demikian, brand mulai membagi saluran komunikasinya melalui berbagai aplikasi pesan instan sesuai dengan fokus daerah penjualannya.

Infobip mencatat peningkatan sebesar 541 persen untuk Messenger, 146 persen untuk Viber, dan 284 persen untuk Line. Saat ini, brand juga menggunakan conversational AI untuk menyediakan layanan yang dapat dipersonalisasi bagi konsumennya.

Selain itu conversational marketing juga menjadi landasan bagi brand dalam berinteraksi dengan konsumennya melalui saluran komunikasi yang seringkali digunakan oleh konsumen. Hal tersebut terlihat pada peningkatan sebesar 29 persen terhadap penggunaan aplikasi pesan instan untuk bisnis di 2023 dibandingkan tahun sebelumnya.

WhatsApp mengalami pertumbuhan pengguna sebesar 421 persen di Asia Pasifik. Selain itu, penggunaan aplikasi pesan instan lainnya juga meningkat sebanyak 146 persen di Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA), dan 18 kali lipat di Amerika Utara. Oleh karena itu, RCS (Rich Communication Services) Business Messaging merupakan solusi dalam mengakomodir pertumbuhan tersebut melalui conversational marketing.

Tingkat pertumbuhan adopsi conversational experience juga berbeda pada setiap region di seluruh dunia. Seperti di Afrika, penggunaan conversational channel meningkat di media sosial hingga 2,5 kali lipat, lalu di Asia Pasifik, WhatsApp memiliki pertumbuhan sebesar 4 kali lipat.

Pertumbuhan juga terjadi di Amerika Latin, terdapat penggunaan Viber bertumbuh hingga 2,5 kali lipat, Timur Tengah dan Afrika alami pertumbuhan pesat pada conversational channels, terutama pada interaksi suara dan video meningkat dua kali lipat dan Amerika Utara, RCS bertumbuh secara signifikan hingga 50 kali lipat.

Data Infobip di 2023 menunjukkan bahwa SMS tetap merupakan saluran penting bagi komunikasi bisnis, namun penggunaannya kini lebih sebagai pelengkap aplikasi pesan instan lainnya. Secara keseluruhan, 25 persen bisnis menggunakan kombinasi SMS dan WhatsApp. Terlebih, bagi bisnis yang menggunakan lebih dua saluran komunikasi, SMS merupakan salah satu opsi di 63 persen dari contoh kasus tersebut.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version