Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Teknologi AI Talk to Books dari Google Bikin Kita Bisa Ngobrol dengan Buku

0 224

Kecerdasan buatan terus berkembang ke berbagai lini, salah satunya merambah dunia bahasa dan pustaka. Selama ini kita mengandalkan kata kunci untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan, namun Google merilis eksperimen yang lebih cerdas dari itu. Melalui Talk to Books Google, kita bisa mencari sesutai tidak hanya bergantung pada kata kunci, namun juga mengajarkan bagaimana percakapan alamiah bisa terjadi.

Ketika kita mengetik suatu pertanyaan, Google mulai mencari jawaban dari koleksi katalog 10 ribu judul yang akan memberikan kalimat yang terbaca seperti bahasa alamiah.

Jawaban pertanyaan kita dapat berupa kutipan atau bagian dari buku tertentu, tulis techradar.com.

Sebagai contoh, jika kita bertanya: “Bagaimana rasanya jatuh cinta itu?” lalu sistem Talk to Books Google akan mengeluarkan jawaban: “Perasaan yang indah, mengalir yang sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata. Perasaan menakjubkan, hampir seperti membuatmu keluar dari badanmu sendiri”.

Jawaban menggunakan Talk to Books Google di atas tidak mengandung kata kunci dan malah terbaca sebagai tanggapan yang masuk akal dan pas. Tidak semua jawab terlihat masuk akal tetapi Talk to Books Google mendemonstrasikan bagaimana sejauh ini proses bahasa alamiah bisa terealisasi.

Selain contoh di atas, Google meluncurkan permainan kata berpasangan berkait, Semantries, dengan menggunakan Talk to Books Google juga. Penjelasannya sebagai berikut: Semantris Arcade memberi kita satu daftar kata-kata dan kotak teks yang kosong. Salah satu kata dari daftar tersebut digarisbawahi, dan jadi tugas kita untuk membantu Talk to Books Google dalam mengidentifikasikan kata itu melalui beberapa petunjuk yang ada.

Misalkan, di dalam daftar itu ada kata-kata “sepakbola’, “makan siang”, “wajah”, “tanaman”, beku” dan “bir”. Jika kata “wajah” digarisbawahi, kita bisa mengetik kata “hidung”. Kata ini lebih berdekatan dengan “wajah” dibandingkan dengan kata lain di dalam daftar sehingga, teknologi dari Google ini bisa menebak jawaban yang tepat. Tidak selalu terlihat gampang dilakukan sebab sistem bisa membuat koneksi yang tidak terduga, terutama jika ada kata baru yang muncul di atas daftar.

Ada pula game bernama Semantris Blocks yang mengajak kita menebak kata dengan jitu untuk “menghancurkan” blok. Dalam game ini, kita diberi dinding penuh dengan blok, beberapa di antaranya berlabelkan kata-kata. Beri satu petunjuk terkait kata itu dan jika Talks to Books Google mengiyakan, blok akan hancur.

Baca juga: Google Trends 2017: Inilah Penelusuran Terpopuler di Indonesia Sepanjang 2017

“Kita bisa memperoleh tanggapan yang menyenangkan yang ingin dibagi dengan orang-orang di sekitar kita atau memberi saran agar eksperimen ini lebih baik lagi,” kata Google mengenai games ini sebelum memperingatkan bahwa “akan ada jawaban mengejutkan atau membingungkan atau yang bisa membuat kita merasa aneh mendengarnya.”

Simulasi game Semantris. Foto oleh 9to5google.com

Games tersebut tampak seperti bermain teka-teki silang memanfaatkan teknologi AI. Tetapi sementara teka-teki silang kita menebak kata, games itu ada yang meminta kita memunculkan kata petunjuk untuk menolong Talk to Books Google menebaknya. Tertarik mencobanya, Gizmolovers?