alexa
Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Pertama di Dunia, IBM Berhasil Ciptakan Teknologi Chip 2 Nanometer!

IBM baru saja mengumumkan terobosan mereka dalam usaha menciptakan desain semikonduktor yang lebih efisien. Perusahaan tersebut melakukan pencapaian pertama di dunia untuk teknologi desain chip 2 nm (2 nanometer). Pencapaian yang akan memberi banyak perubahan pada perkembangan desain perangkat komputasi di masa mendatang.

Menurut IBM, chip 2 nm tersebut mampu memberi progres signifikan dalam performa dan penggunaan energi pada sebuah perangkat. Chip tersebut diproyeksikan mampu memberi peningkatan performa hingga 45% serta efisiensi energi hingga 75%. Diukur berdasarkan penggunaan rata-rata dari model 7nm chip yang banyak dipakai saat ini.

“Inovasi IBM mencerminkan bahwa chip 2 nm sangat penting bagi industri IT dan semiconductor secara keseluruhan. Produk ini merupakan bentuk pendekatan IBM terhadap tantangan teknologi dan menunjukan bagaimana terobosan dapat dihasilkan dari investasi dan pendekatan ekosistem R&D yang berkelanjutan,” ujar Dario Gil, SVP and Director of IBM Research.

Baca juga: Di Balik Pengembangan Kamera Microlens OPPO Find X3 Pro

Potensi Besar dari Kehadiran Chip 2 nm

chip 2 nm
Foto rilisan IBM memperlihatkan chip 2 nm wafer berisi ratusan chip kecil di dalamnya.

Dalam perangkat komputasi IT maupun perangkat elektronik, chip memegang peranan penting sebagai inti kerjanya. Kita dapat melihat efek keberadaannya melalui perangkat komputasi PC, peralatan rumah tangga, perangkat komunikasi seperti smartphone, sistem transportasi, dan berbagai infrastruktur penting.

Pengembangan chip semikonduktor yang dilakukan IBM, dan juga perusahaan lain, membawa perangkat-perangkat tersebut bekerja lebih efisien. Selain itu, dengan chip yang lebih kecil, dapat menghasilkan dimensi perangkat yang juga lebih kecil. Sehingga membuat potensi pengembangan alat juga lebih terbuka luas.

Beberapa potensi yang dapat tercapai dari kehadiran chip 2 nm dari IBM, antara lain:

  • Meningkatkan daya tahan baterai smartphone hingga 4 kali lipat. Dengan demikian pengguna hanya perlu mengisi ulang baterai setiap empat kali sehari, dari rerata tiap hari pengisian yang kini dilakukan.
  • Memotong polusi karbon dari operasional data center yang dikenal sebagai footprint. Footprint data center merupakan istilah untuk gas buang CO2e dari bekerjanya data center. Dengan prosesor berbasis chip 2 nm, maka diharapkan polusi yang muncul bisa direduksi sedemikian rupa, hasil dari kinerja yang lebih efisien.
  • Meningkatkan kecepatan fungsi laptop. Tentu saja peningkatan tersebut didapat dari efisiensi kerja prosesor yang jauh lebih baik dengan chip baru.
  • Deteksi objek lebih cepat. chip 2 nm membuka peluang perangkat pintar yang membutuhkan kamera / sensor deteksi dapat bekerja lebih cepat mengobservasi objek di sekitarnya. Misalnya pada mobil otomatis, yang dapat mengemudi sendiri.

IBM sendiri berharap bahwa chip 2 nm buatan mereka ini sudah dapat diaplikasikan pada perangkat produk rekanan paling tidak pada 2024 mendatang. Memang proses pengaplikasian dan adopsi perangkat akan butuh waktu dan biaya yang tidak sedikit agar dapat diterima di masyarakat. Tapi sangat layak untuk ditunggu.

Tinggalkan komen