Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Indosat Ooredoo Rampungkan Penataan Ulang Pita Frekuensi Radio 2.1 Ghz Kluster Terakhir

0 839

Indosat Ooredoo telah menyelesaikan penataan ulang pita frekuensi radio 2.1 GHz kluster terakhir lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan oleh pemerintah. Kluster Jakarta-1 dan Jawa Tengah-3 menjadi kluster terakhir yang rampung minggu lalu, demikian menurut rilis pers yang Gizmologi terima.

Penyelesaian proses penataan ulang pita frekuensi radio 2.1 GHz ini sebagai bagian dari Indosat Ooredoo dalam upaya meningkatkan penetrasi broadband dan mendukung visi Ekonomi Digital Indonesia 2020.

Indosat Ooredoo merampungkan proyek penataan ulang frekuensi ini lebih cepat dari jadwal awal dari Kementerian Komunikasi dan Informasi pada 1 Maret 2018. Proses penataan ulang sendiri telah dimulai pada 21 November 2017.

Indosat Ooredoo berkomitmen untuk mempercepat proses penataan ulang pita frekuensi radio 2.1 GHz sebagai bagian dari komitmen kami untuk memenuhi kewajiban regulasi, mensukseskan program pemerintah serta mempercepat pemanfaatan pita frekuensi radio bagi masyarakat dan pelanggan, mengingat  pita frekuensi radio ini sumber daya terbatas yang harus dioptimalkan pemanfaatannya,” demikian disampaikan Dejan Kastelic, Chief Technology and Information Officer Indosat Ooredoo.

Menurutnya, penataan ulang frekuensi ini akan memberikan manfaat bagi bangsa secara keseluruhan, tidak hanya memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pelanggan selular, namun juga memberikan dampak sosial ekonomi yang besar. “Penataan ulang pita frekuensi akan menstimulasi penetrasi broadband di Indonesia, yang akan berdampak pada peningkatan GDP nasional, kesejahteraan masyarakat yang lebih baik karena memberikan mereka akses informasi dan akses pasar melalui teknologi. Inilah inti dari bagaimana sektor telekomunikasi bisa meningkatkan sosial ekonomi sebuah sebuah negara,” tambahnya.

Baca juga: Jalan Panjang untuk Mewujudkan Sistem Pendidikan Digital

Percepatan proyek ini juga akan mempercepat proses penataan ulang pita frekuensi secara nasional dan akan membantu para operator untuk dapat meningkatkan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggannya. Proyek penataan ulang pita frekuensi ini terbagi menjadi 24 kluster secara nasional dan dilaksanakan secara bertahap oleh operator dengan target selesai pada 25 April 2018.

Bagi Indosat Ooredoo, kegiatan penataan ulang pita frekuensi ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan mendukung program prioritas pemerintah dalam penetrasi broadband di Indonesia. Provider ini telah menyusun strateginya di tahun 2018 untuk kembali fokus pada bisnis utama perusahaan dengan mengembangkan dan memperluas jaringannya, termasuk kegiatan penataan pita frekuensi yang dilakukan saat ini.

Dengan selesainya kegiatan penataan ulang pita frekuensi ini, perusahaan ini telah membantu mewujudkan visi Indonesia untuk menjadi Negara Ekonomi Digital Terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020. Pertumbuhan tahunan bisnis online yang mencapai 50% akan mendatangkan penghasian lebih dari US$130 miliar dan sektor telekomunikasi merupakan tulang punggung dari industri ini.