Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Ericsson Rampungkan Platform 5G untuk Operator

Manusia zaman now kian beragam kebutuhan dalam mengakses internet. Koneksi ngebut pun jadi dambaan yang sebentar lagi terwujud melalui teknologi 5G. Tak hanya vendor smartphone yang habis-habisan berinovasi dalam 5G, perusahaan teknologi ternyata sudah lebih dahulu merampungkan platform 5G untuk operator.

Ericsson baru saja merilis berbagai produk penyedia solusi dengan platform 5G untuk operator dalam pameran “Do Zone 2018” Ericsson Indonesia pada 17 April 2018 di Jakarta. Eksebisi ini membawa inovasi perangkat berbasis platform 5G untuk operator yang telah terlebih dahulu ditampilkan pada Mobile World Congress 2018 di Barcelona, Spanyol, Maret lalu.

Ericsson pertama kali memperkenalkan platform 5G pada Februari 2017 kemudian melengkapinya dengan beberapa tambahan September di tahun yang sama. Platform 5G tersebut berisikan port 5G inti, radio dan transportasi bersama dengan OSS/BSS, layanan jaringan dan keamanan.

Sedangkan platform 5G untuk operator yang dipamerkan di Jakarta pada pekan ini berupa perangkat lunak komersial 5G Radio Access Network atau RAN berdasarkan standar 3GPP 5G New Radio atau NR pertama yang baru saja disepakati. Tak ketinggalan ada kategori baru produk radio Street Macro bagi operator agar bisa tumbuh di kota dengan akses radio terbatas.

Platform 5 G untuk operator dari Ericsson ada pula yang berupa 5G Core System dengan dukungan atas 5G NR dan peningkatan kinerja solusi Cloud terdistribusi. Ericsson juga mengembangkan penawaran Distributed Cloud yang menggabungkan teknologi telekomunikasi dan cloud terbaik demi jaringan sebagai platform cloud terbuka bagi semua beban kerja, termasuk aplikasi telekomunikasi, konsumen dan perusahaan.

Platform 5G untuk operator mencakup kategori baru untuk produk radio di perkotaan, yang disebut Street Macro – satu lapis antara Macro Cell dan Micro Cell. Produk radio ini hemat tempat sebab bisa diletakkan pada bagian tertentu pada gedung tetapi tetap mempunyai kemampuan yang cukup untuk menjaga efisiensi dan cakupan jaringan.

Vice President of Network Solutions Ericsson Indonesia, Ronni Nurmal, memberikan penjelasan konsep model city kepada Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail MT
Related Posts
1 daripada 4

Produk berbasis platform 5 G untuk operator tersebut akan mulai tersedia pada kuartal keempat pada tahun ini. Jika sudah digunakan, operator dapat dengan mudah mengaktifkan jaringan 5G mereka lalu mengambil langkah pertama untuk mulai menggunakan teknologi 5G secara komersial.

Selain koneksi yang ultra cepat, pemanfaatan produk berbasis platform 5G untuk operator dapat mengakomodir kebutuhan akan lalu lintas data yang terus naik. Dapat pula mengakomodir akses ke berbagai konten multimedia, seperti streaming video 4K/8K dan virtual/augmented reality.

Selain menawarkan kecepatan dibanding teknologi 4G, penggunaan produk berbasis platform 5G untuk operator dapat menekan biaya hingga 10 kali lebih rendah per gigabyte dibandingkan teknologi 4G saat ini.

“Gabungan perluasan portofolio radio kami dan dukungan 5G untuk radio yang telah digunakan di lapangan, akan mendukung evolusi mulus dari 4G menuju 5G untuk operator Indonesia,” kata Jerry Soper, Presiden Direktur PT Ericsson Indonesia.

“Dengan platform 5G kami, mereka akan mendapatkan jaringan yang lebih efisien serta peluang untuk menciptakan pendapatan baru dari contoh kasus konsumen dan industri yang muncul,” imbuhnya.

Konsumen di tanah air memang sangat menantikan penerapan teknologi 5G ini. Hal ini dibuktikan dari hasil studi Ericsson Consumer Lab yang berjudul “Towards a 5G consumer future; Six Calls to Action from consumers for operators to rethink mobile broadband”.

Studi tersebut menyebut 84% pengguna smartphone di Indonesia tertarik menggunakan layanan 5G, dan 54% di antaranya bahkan bersedia membayar. Hasil lainnya mengatakan  66% pengguna ponsel pintar di Indonesia menyatakan bahwa mereka akan menggunakan 5G dalam dua tahun sejak diluncurkan.

Baca juga: Ericsson: Pelanggan 4G LTE di Indonesia Akan Mendominasi di Tahun 2022