alexa

Armor Layer dan Armor Skin Akan Jadi Fitur Perangkat Next-Gen Samsung

Samsung baru saja mendaftarkan “diksi baru” ke kantor properti intelektual EU (European Union) untuk digunakan pada perangkat elektronik mereka di masa mendatang. Diksi yang dimaksud ialah “Armor” yang sepertinya akan dijadikan fitur teknologi baru pada perangkat next-gen mereka. Lebih lengkapnya mereka mendaftarkannya dalam frasa, Samsung Armor Layer dan Armor Skin.

Hal itu terlihat dari nomor trademark yang dikeluarkan EU pada 30 April 2021 lalu, untuk dua fitur milik Samsung. Dalam keterangan di lembar trademark tertulis juga frame smartphone dan smartwatch, yang sepertinya akan jadi perangkat yang menerima teknologi ini. Apalagi fitur teknologi militer memang sudah lazim disematkan pada perangkat smartphone flagshiped mereka seperti pada Galaxy S20.

Atau bisa juga fitur teknologi tersebut justru menjadi perangkat OEM (Original Equipment Manufacturer). Sehingga konsumen akan melihatnya pada brand perusahaan lain yang menjalin kerjasama dengan Samsung. Menyusul Armor Frame, yang trademark-nya juga sudah dimiliki oleh Samsung.

samsung galaxy z flip 3 armor layer 1024x725 1samsung armor

Baca juga:  Samsung Galaxy Book Pro Series Dirilis, Unggulkan Layar AMOLED & 5G

Samsung Armor Hadir Untuk Galaxy Fold

samsung armor
Galaxy Fold berpotensi menerima teknologi Samsung Armor agar kualitas produknya meningkat.

Setelah dipastikan mengantungi trademark dua jenis armor terbaru. Artinya Samsung akan memiliki tiga macam fitur teknologi armor yakni armor frame, armor layer, serta armor skin. Sangat mungkin ketiganya digabungkan dalam sebuah perangkat terbaru nantinya. Dan yang paling potensial untuk menerimanya ada pada Galaxy Fold.

Galaxy Fold merupakan terobosan unik dari sebuah smartphone. Dimana layar utama di dalamnya dapat dilipat seperti sebuah dompet. Akan tetapi banyak konsumen mengeluhkan masalah di bidang lipatan layar maupun frame smartphone tersebut. Maka keberadaan Samsung armor, yang entah akan seperti apa manifestasinya nanti, sangat relevan diterapkan di seri smartphone lipat tersebut.

Selain smartphone, perangkat smartwatch juga sangat mungkin dijejalkan teknologi ini. Keberadaan jam digital yang punya durabilitas tinggi akan memberi selling point lebih baik bagi pemasaran produk tersebut. Galaxy Watch dengan “armor” memadai tentu terasa lebih paten dan menarik. Kita nantikan saja sampai Samsung mengumumkannya di akhir tahun ini atau mungkin tahun 2022 nanti saat produknya sudah siap pakai.

Tinggalkan komen