Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Vivo Perkenalkan Teknologi Sensor 3D, Bisa Deteksi Benda dari Jarak 30 Meter

0 167

Teknologi sensor 3D Time of Flight atau TOF bukan barang baru di dunia gadget. Apple Inc sudah pernah diberitakan sedang mengerjakan fitur seperti ini. Kini, Vivo baru saja mengumumkan telah mempunyai teknologi serupa dalam ajang Mobile World Congress di Shanghai, Tiongkok. Lalu apa istimewanya?

Dalam keterangannya, Vivo mengatakan teknologi sensor 3D TOF ini sudah dapat memetakan benda dari jarak sejauh 30 meter berkat 300 ribu sensor yang dipergunakan untuk mendukung kemampuan ini.

Jumlah ini 10 kali lebih banyak dari yang dipakai pada sistem sinar terstruktur seperti pada TrueDepth Camera bikinan Apple.

Selain lebih unggul dari segi lebih jauhnya jarak yang bisa ditangkap oleh teknologi sensor 3D ini, Vivo menyebut fitur ini juga lebih mungil dan lebih luwes yang memungkinkannya lebih gampang dimasukkan ke dalam smartphone.

Ilustrasi kerja TrueDepth Camera. Foto oleh cultofmac.com

“Dari debut teknologi penindai sidik jari tertanam di display tahun lalu, peluncuran bezel-less yang sesungguhnya melalui Vivo NEX hingga teknologi sensor 3D TOF, kami terus melangkah dan berevolusi menuju masa depan cerdas dengan membuka cara baru bagi AI/kecerdasan buatan agar membantu konsumen. Dengan memadukan teknologi sensor 3D TOF dan AI, kami akan terus menjelajahi peluang baru,” kata Alex Feng, Wakil Presiden Senior Vivo.

Baca juga: Menyambut Debut VIVO NEX S dengan Ultra FullView Display

Teknologi sensor 3D TOF ini dapat mengenali obyek dari jarak jauh dengan cara menggunakan denyut cahaya terpancar dan mengukur waktu mulai dari cahaya terpancar tersebut memantul lalu kembali ke sensor. Teknologi ini nantinya bisa dimanfaatkan pada “pengenalan wajah, gerak tubuh dan gerakan, fotografi 3 dimensi dan Augmented Reality atau AR.

Vivo melihat teknologi sensor 3D ini tak akan berhenti untuk mengenali wajah melainkan bisa membuka peluang untuk hiburan baru. Inovasi ini telah diuji dan akan bisa memenuhi standar industri yang dibutuhkan agar bisa diintegrasikan pada aplikasi yang sudah ada sekarang ini.

Pada November 2017, muncul kabar bahwa Apple Inc. tengah menggarap sistem Time of Flight miliknya untuk penindai kamera 3D belakangnya yang diharapkan bisa dipakai untuk model iPhone pada 2019, tulis phonearena.com.