Jakarta, Gizmologi – Tim Nasional (Timnas) Esports Indonesia cabang Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Women berhasil menorehkan prestasi di kancah internasional setelah meraih gelar juara pada ajang Cyberathlete Women’s Invitational (CWI) 2026 yang berlangsung di Singapura. Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi skuad yang menjalani debutnya bersama tim nasional.
Menariknya, Timnas MLBB Women Indonesia pada turnamen ini diperkuat oleh roster ONIC Pertiwi. Di bawah arahan pelatih Rizky Andika, tim yang berisi Hafsyah Maifa, Muthia Syakira, Vaninda Elivia, Milenia Agustina, dan Devina Olivia mampu tampil konsisten sepanjang kompetisi menghadapi sejumlah tim kuat dari kawasan Asia.
Capaian tersebut menambah daftar prestasi esports Indonesia di level internasional, khususnya pada sektor esports perempuan yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan cukup signifikan. Meski demikian, tantangan untuk menjaga konsistensi prestasi tentu masih menjadi pekerjaan rumah mengingat persaingan di skena MLBB Women juga semakin kompetitif dari tahun ke tahun.
Baca Juga: Esports World Cup 2026 Resmi Pindah ke Paris, Tinggalkan Riyadh untuk Pertama Kalinya
Kalahkan Filipina dalam Final yang Ketat
Perjalanan Indonesia menuju gelar juara ditutup dengan kemenangan atas Filipina di partai final. Pertandingan berlangsung sengit hingga tiga gim sebelum akhirnya Indonesia mengamankan kemenangan dengan skor 2-1. Hasil tersebut sekaligus menjadi bukti kesiapan tim dalam menghadapi tekanan di laga penentuan.
Sepanjang turnamen, skuad Indonesia menunjukkan permainan yang relatif solid. Faktor komunikasi tim, kedisiplinan dalam menjalankan strategi, serta mental bertanding menjadi beberapa aspek yang disebut berperan penting dalam keberhasilan mereka meraih gelar juara.
Meski turnamen ini belum memiliki eksposur sebesar kompetisi MLBB Women tingkat dunia lainnya, kemenangan atas Filipina tetap menjadi hasil yang patut diperhitungkan. Filipina sendiri dikenal sebagai salah satu negara dengan ekosistem Mobile Legends yang kuat di Asia Tenggara.
Jadi Bukti Perkembangan Esports Perempuan Indonesia
Ketua Harian PB ESI, Bambang Sunarwibowo, menilai keberhasilan ini menunjukkan hasil positif dari program pembinaan dan regenerasi atlet esports perempuan yang selama ini dijalankan. Menurutnya, prestasi tersebut dapat membuka lebih banyak peluang bagi perempuan Indonesia untuk berkarier secara profesional di industri esports.
PB ESI juga menyebut gelar juara CWI 2026 sebagai bagian dari komitmen jangka panjang dalam membangun ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan. Organisasi tersebut menargetkan lahirnya lebih banyak talenta yang mampu bersaing di berbagai kompetisi global pada masa mendatang.
Di sisi lain, satu gelar internasional tentu belum cukup untuk mengukur kekuatan sebuah ekosistem secara menyeluruh. Namun kemenangan ini setidaknya menjadi sinyal positif bahwa Indonesia masih memiliki potensi besar untuk terus bersaing dan mempertahankan posisinya sebagai salah satu kekuatan esports perempuan di kawasan Asia.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

