Jadi penawaran yang paling premium sebelum kehadiran versi Ultra, Xiaomi 12 Pro membawa sejumlah fitur flagship premium dengan harga yang juga tidak kalah premium. Secara desain, kurang lebih sama persis dengan Xiaomi 12 varian standar. Namun dimensinya lebih besar, sehingga bakal lebih pas bagi konsumen yang mencari perangkat dengan layar besar.
Layar Xiaomi 12 Pro lebih spesial karena sudah gunakan panel LTPO AMOLED yang efisien daya, sekaligus beresolusi QHD+ dan bisa tampilkan 1 milyar warna. Sementara pada bodi belakangnya, disematkan tiga sensor kamera yang masing-masing beresolusi 50MP. Yakni sensor Sony IMX707 yang berlaku sebagai sensor utama, ultra wide-angle, dan telefoto 2x optical zoom. Sensor utama bisa rekam video sampai resolusi 8K, dan punya mode malam khusus.
Sementara pada sektor baterai, kecepatan pengisian dayanya hampir dua kali lipat dari versi standar. Membawa kapasitas baterai 4,600 mAh, Xiaomi 12 Pro dibekali teknologi 120W fast charging yang membuat proses pengisian dayanya bisa berlangsung dari nol sampai penuh dalam kurun waktu kurang lebih 20 menit saja. Plus bisa mengisi daya secara nirkabel hingga 50W, tentunya memerlukan charger khusus. Sayangnya, belum didukung dengan sertifikasi IP rating.
Spesifikasi lainnya bisa dibilang kurang lebih sama, di mana Xiaomi 12 Pro dibekali chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 1, kapasitas RAM 12GB (+3GB), serta penyimpanan internal seluas 256GB. Sudah menjalankan MIUI 13 berbasis Android 12, Xiaomi janjikan setidaknya tiga kali pembaruan OS ke depannya.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
