Review Xiaomi Redmi Note 13 Pro+ 5G: Pertama dengan Layar Lengkung, Redmi Paling Mewah

13 Min Read
8.8
Review Redmi Note 13 Pro+ 5G
Beli di Tokopedia

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Xiaomi Indonesia tancap gas di awal 2024 dengan menghadirkan lima varian lengkap lini mid-rangenya. Dari kelimanya, Xiaomi Redmi Note 13 Pro+ 5G jadi opsi yang paling mewah. Membawa sejumlah fitur flagship mulai dari aspek desain, kamera, sampai ketahanannya. Tentunya tetap dengan banderol harga terjangkau.

Ada banyak fitur “pertama di Redmi” yang dibawa ke Redmi Note 13 Pro+ 5G. Pertama dengan layar curved, sampai sertifikasi IP68. Smartphone ini jadi semakin pas untuk para penggemar Xiaomi atau yang biasa disebut Xiaomi Fans, bisa mendapatkan fitur flagship dalam harga lebih murah. Namun begitu, tidak signifikan lebih murah dari Xiaomi 13T yang sudah hadir lebih dulu.

Sensor 200MP memang berkualitas, namun juga bukan yang paling superior, walaupun sangat menyenangkan ketika digunakan. Apakah smartphone terbaru Xiaomi satu ini pas menjadi pilihan terbaik Gizmo friends? Berikut review Xiaomi Redmi Note 13 Pro+ 5G selengkapnya.

Desain

Ada cukup banyak poin menarik pada aspek tampilan Redmi Note 13 Pro+ 5G, mengombinasikan tampilan yang premium sekaligus lebih kuat dari sebelumnya. Berbeda dengan opsi warna Aurora Purple yang membawa kombinasi beragam warna sekaligus di bodi belakang, opsi Midnight Black terlihat lebih sederhana, namun tetap berkelas.

Modul kamera belakang Redmi Note 13 Pro+ 5G timbul secara individu, dengan lampu LED memanjang di sisi kanannya. Dengan warna hitam two-tone, lengkungan di sisi kiri dan kanan bagian depan dan belakang membuat smartphone ini terasa lebih tipis dan nyaman dalam genggaman. Memiliki ketebalan kurang dari 9mm, dengan bobot kisaran 200 gram.

Gunakan material kaca depan belakang, sisi depan dibuat lebih spesial karena sudah berlapis Gorilla Glass Victus. Dan untuk pertama kalinya pada seri Redmi, Redmi Note 13 Pro+ 5G sudah tersertifikasi IP68. Membuatnya setara flagship, karena tahan dari debu dan air. Tak sampai di situ, Xiaomi juga memperkuat sejumlah komponen hardware-nya.

Dikutip dari situs resminya, bagian PCB dipertebal, sementara di bagian sudut perangkat diberikan lapisan tambahan yang bisa meredam getaran—berfungsi untuk mengurangi risiko penyok atau pecah saat terjatuh. Meski nyaman digenggam, penggunaan material kaca glossy membuat Redmi Note 13 Pro+ 5G terlihat mudah kotor. Kamu bisa memanfaatkan soft case yang sudah tersedia dalam paket penjualannya.

Layar

Selain jadi yang pertama di seri Redmi dengan layar lengkung, kualitas panelnya pun superior, bahkan melampaui sejumlah opsi flagship terjangkau. Layar Redmi Note 13 Pro+ 5G berukuran 6,67 inci, beresolusi 1.5K dengan panel AMOLED yang mendukung 68 milyar warna alias kedalaman 12-bit. Mendukung refresh rate adaptif hingga 120Hz, dan touch sampling rate maksimum 2160Hz.

Warna yang dihasilkan benar-benar memanjakan mata, dan tingkat kecerahan maksimum 1800 nits memastikan penggunaan Redmi Note 13 Pro+ 5G yang nyaman di luar ruangan. Desain lengkungnya juga cukup subtle, tidak mengganggu saat sedang digenggam satu tangan, dengan empat sisi bezel yang dibuat sama tipis.

Standar HDR10+ dan Dolby Vision sampai tiga sertifikasi dari TUV Rheinland hadir untuk memastikan agar konten yang ditampilkan dari layar Redmi Note 13 Pro+ 5G terlihat lebih vivid dan tidak membuat mata lelah. Dipasangkan bersama in-display fingerprint sensor yang responsif dan bisa berfungsi sebagai pendeteksi detak jantung,.

Sedikit poin yang menurut saya menjadi kelemahan, ada pada fitur always-on display. Sesuai namanya, fitur ini seharusnya bisa diaktifkan seterusnya ketika smartphone sedang dalam mode siaga. Sayangnya pada Redmi Note 13 Pro+ 5G, opsinya hanya mengaktifkan AOD dalam waktu maksimum 10 detik saja.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version