Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Qualcomm Siap Gelontorkan US$100 Juta untuk Danai Startup AI

Berbicara tentang kecerdasan buatan, Qualcomm tidak main-main. Produsen chip ini membuktikannya dengan komitmen senilai US$100 juta untuk startup AI. Investasi Qualcomm tersebut akan diberikan ke startup  AI yang dalam tahap awal mengembangkan teknologi artificial intelligence atau AI atau yang kita kenal sebagai kecerdasan buatan.

Secara terperinci, investasi Qualcomm tersebut akan menyasar ke startup yang tengah mencari cara melakukan pemrosesan data intensif pada gawai, seperti ponsel cerdas dan kamera sekuritas, ketimbang memprosesnya via sistem awal dari jarak jauh.

“Jika anda melihat smartphone saat ini, ia merupakan salah satu platform AI terbesar,” kata Quinn Li, kepala Qualcomm Ventures, dalam sebuah wawancara. “Kami ingin membuat AI platform yang bisa ada dimana-mana,” tambahnya.

Investasi Qualcomm ini hanya satu dari beberapa perusahaan yang sudah terlebih dahulu menaruh banyak modal dalam kecerdasan buatan. Perusahaan, seperti Google, telah lama berfokus pada teknologi tersebut. Pada Juni 2018, Samsung Electronics mengatakan anak usahanya, Samsung NEXT yang berada di Silicon Valley, telah merilis pendanaan untuk investasi pada startup baru yang mendedikasikan pekerjaan mereka “untuk menyelesaikan masalah terkait kecerdasan buatan sekaligus hal yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk merampungkan masalah terkait ilmu pengetahuan komputer.”

Kecerdasan buatan mempunyai potensi mengubah cara kita menggunakan teknologi dan bahkan menikmati hidup. Siapa pun yang membawa ponsel cerdas modern berarti menggunakan kecerdasan buatan melalui Siri buatan Apple atau Google Assistant.

Sementara itu, Alexa buatan Amazon telah menjadi populer di kalangan pengguna smart speaker atau perangkat rumah cerdas. Tahun lalu, Samsung ikut meramaikan segmen ini dengan asisten digitalnya, Bixby, yang berfungsi mengendalikan smartphone seri Galaxy, TV atau kulkas pemakainya.

Related Posts
1 daripada 35

Baca juga: Tambah Daya Gempur, Qualcomm Lesatkan Tiga Chipset Snapdragon Sekaligus

Teknologi Alibaba AI Copywriter
Teknologi Alibaba AI Copywriter

Sebagai pembuat prosesor untuk perangkat genggam terbesar di dunia, Qualcomm berharap dapat memperoleh visi masa depan kecerdasan buatan dan apa yang dibutuhkan dari prosesor yang ia buat. Qualcomm dan banyak firma yang menggarap industri semikonduktor selama ini menaruh perhatian terhadap chip berbasis kecerdasan buatan baru yang secara cepat dapat memproses informasi dan mengembalikan hasil pemrosesannya ke pengguna.

Sebelumnya, investasi Qualcomm juga diberikan kepada AnyVision, sebuah startup AI yang mengembangkan teknologi pengenalan badan dan wajah “dimana keduanya sangat akurat serta memitigasi perihal privasi melalui pemakaian kecerdasan buatan di dalam perangkat.”

Menurut Li, AnyVision mempunyai “pendekatan yang unik terhadap kecerdasan buatan, terutama seputar pengenalan wajah.” Teknologi yang dibuat oleh firma ini bekerja secara baik “dalam skenario kehidupan nyata dimana pengguna kemungkinan tidak memperoleh tangkapan wajah dengan sempurna.”

Perusahaan investasi yang tergabung dalam Qualcomm Ventures sendiri mencakup Ring dan Xiaomi.