Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Tercepat di Dunia, Kamera TCUP Tangkap 10 Triliun Frame Per Detik

Kamera TCUP sanggup membuat waktu terasa terhenti. Disebut sebagai kamera tercepat di dunia, kamera ini bisa menangkap hingga 10 triliun frame dalam satu detik saja. Fenomena hingga cahaya gesit pun bisa tetap diabadikan oleh kamera ini dalam kondisi super slow motion.

Kamera TCUP (compressed ultrafast photography) atau fotografi ultracepat yang dikompresi dikembangkan oleh Jinyang Liang, seorang profesor dan ahli gambar ultracepat pada INRS, salah satu bagian dari Universite de Quebec di Kanada. Ia Bersama rekan sejawatnya, salah satunya bernama Lihong Wang, membuat kamera TCUP ini. Dengan kemampuan ini, kamera TCUP bisa menggandakan jumlah frame kamera cepat sebelumnya, yakni 5 triliun per detik pada kamera FRAME 2017 buatan University of Lund, Swedia. Kemampuan kamera TCUP ini juga jauh melampaui buatan Massachusetts Institute of Technology/MIT pada 2011 yang menangkap 1 triliun frame per detik, demikian tulis petapixel.com.

Baca juga: Leica M10-P: Kamera dengan Shutter Senyap, Berlayar Sentuh Pertama

Dengan 10 triliun frame per detik, TCUP bisa menghentikan waktu agar bisa melihat dan mempelajari beberapa benda yang secara tradisional terlalu cepat untuk ditangkap secara kasat mata, seperti nadi laser.

Related Posts
1 daripada 2
TCUP berfokus menangkap nadi laser ukuran ultra kecil yang nantinya bermanfaat bagi ilmu pengetahuan dan keperluan medis. Foto oleh interestingengineering.com

Kamera TCUP membuat konsep baru dalam jepretan pertamanya dengan menangkap “fokus sementara setiap nadi laser berukuran femtosecond (satu kuadriliuner per detik) secara real time,” kata INRS. TCUP menangkap 25 frame dengan jarak 400 femtosecond sehingga bisa mengungkap bentuk dari cahaya nadi, intensitas hingga sudut kecenderungannya.

“Hal tersebut merupakan prestasi bagi kami sendiri,” kata Jinyang Liang, “tetapi kami telah melihat adanya kemungkinan bisa menambah kecepatan hingga satu kuadriliuner (1015) frame per detik,” tambah Jinyang Liang.

Kecepatan tersebut bisa membuat penggunanya dapat menangkap hal-hal yang selama ini masih menjadi rahasia hasil dari interaksi sinar dan unsur.

TCUP bisa mendukung terciptanya generasi mikroskop terbaru untuk kebutuhan biomedis, bahan pembelajaran bagi ilmu pengetahuan dan aplikasi lainnya. Kamera ini mewakili perubahan yang penting dimana bisa memungkinkan pengguna menganalisa interaksi antara cahaya dan benda pada resolusi sementara yang tidak sejajar.