Gizmologi
The Bilingual Tech Media

NAS Synology Pilihan Penyimpanan Simpel Generasi Milenial

Dulu kebutuhan penyimpanan tak jadi hal penting. Ukuran file yang masih dalam hitungan kilobyte atau megabyte tak membuat pengguna mencari hard disk eksternal. Tetapi kini, hard disk eksternal dan cloud jadi kebutuhan utama untuk menyimpan file musik atau video yang sangat memakan memori. Network Attached Storage atau NAS Synology bisa jadi pilihan meringkas memori dari berbagai device secara sederhana, aman dan berkapasitas super besar.

Ragam keperluan manusia zaman now yang senantiasa terhubung dengan internet menjadikan bisnis penyimpanan file kian marak. Selain masalah kapasitas yang terkadang terbatas, menggunakan public cloud pun menimbulkan kecemasan soal keamanan data. Isu yang terakhir ini jadi ramai diperbincangkan paska bocornya 87 juta pengguna data pribadi Facebook. NAS Synology menawarkan penyimpanan yang terintegritas dan fitur andalan baru-baru ini.

NAS merupakan server penyimpanan data komputer yang terhubung dengan jaringan komputer sehingga bisa menyediakan akses data ke sejumlah pengguna. NAS sendiri dikenal populer sebab menyajikan file baik melalui hardware, software hingga konfigurasi.

Setelah lama jadi mitra surveilans, sekuriti dan storage bagi pengusaha kelas kecil dan menengah, perusahaan serta institusi pemerintah, NAS Synology tengah memperlebar usaha di kalangan konsumen individual.

Victor Wang, Sales Account Manager Synology Incorporated, mengatakan di Jakarta pada 23 April 2018, pihaknya melihat potensi yang besar dari populasi Indonesia yang lebih dari 260 juta.

“Banyak penduduk Indonesia yang merupakan generasi muda yang lebih bersedia menerima  kehadiran teknologi,” kata Victor.

Ia menambahkan banyaknya proyek infrastruktur pemerintah yang membutuhkan produk surveilans jadi faktor lain Indonesia pasar yang menarik.

Pertumbuhan bisnis NAS Synology di Indonesia, kata Victor, cukup mengesankan dengan mencatat pertumbuhan tahunan 40% lebih dari 2013 hingga 2017.

Hingga saat ini, pengguna NAS Synology banyak dari kalangan entitas, pengusaha skala menengah dan kecil dan perkantoran swasta. Sementara konsumen akhir masih belum banyak yang memanfaatkan teknologi NAS Synology untuk kebutuhan sehari-hari.

Beberapa jenis produk NAS Synology yang bisa dicoba bagi konsumen mencakup router yang bisa menghubungkan internet ke beragam perangkat, mulai dari komputer, laptop hingga desktop. Ada pula ragam jenis penawaran untuk backup data yang bisa digunakan di rumah, seperti Synology DS218j, NAS dengan 2-bay kuat dengan transmisi data cepat namun irit daya yang memang dirancang bagi pengguna rumahan.

Sebagaimana terlihat di gambar di bawah, produk ini bisa menampung hingga dua hard disk.

Salah satu contoh produk Synology yang dapat mengintegrasikan beberapa hard disk

Jika sudah membuka ‘daleman’ produk teknologi NAS ini maka pengguna dapat membuat folder sesuai keinginan lalu membaginya ke sesama pengguna produk NAS Synology. Isi NAS dapat menampung hard drive, hardware hingga aplikasi.

Tingginya pemakaian smartphone di Indonesia, khususnya media sosial, membuat Synology meluncurkan fitur Moments yang bisa didapatkan di dalam produk ini. Selain mempermudah mengorganisir foto, fitur Moments telah dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan yang dapat mendeteksi wajah, lokasi dan obyek.

Selain fitur Moments, Beata Chu, Marketing Specialist Synology Incorporated, mengatakan download station jadi fitur lain yang populer di Indonesia sebab pengguna tak perlu menyalakan komputer sembari mengunduh video. Jika video sudah diunduh, fitur Video Station dapat membuat pengguna berbagi video ke yang lain.

Baca juga: Mempercepat Peningkatan Kualitas Pendidikan Indonesia Melalui Donasi Flash Disk

Bagi Gizmo lovers yang tertarik dapat terlebih dahulu menggunakan NAS secara gratis selama 30 hari.

 

 

%d blogger menyukai ini: