Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Hemat Air Bersih, Peneliti Kembangkan Robot Pencari Kebocoran Pipa

Seorang lulusan doktor dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) telah berhasil membuat robot pencari kebocoran pipa air yang bisa membantu mengurangi jumlah air bersih yang terbuang sia-sia karena kebocoran yang terlambat diketahui operator.

Data dari Asosiasi Masyarakat Insinyur Sipil AS menyebut setiap hari sekitar 20% air bersih yang dihasilkan di seluruh dunia terbuang percuma gara-gara pipa yang bocor. Jumlah ini setara dengan 6 miliar galon air bersih per hari di AS saja.

Masalah ini diperparah dengan teknologi deteksi kebocoran pipa air saat ini, yang membuat kebocoran terlambat diketahui atau tidak menemukan kebocoran pipa air setelah bagian yang bocor menciptakan lubang dan ledakan pipa.

Yong Wu, seorang lulusan program doktor pada MIT, baru saja membuat robot pencari kebocoran pipa, yang menyabet penghargaan James Dyson 2018. Penghargaan ini sendiri merujuk pada kompetisi desain penemuan teranyar. You Wu membuat robot pencari kebocoran pipa yang bernama Lighhouse. Robot berharga murah ini dirancang untuk bisa menelusuri pipa air mencari kebocoran sebelum menjadi perkara besar.

Teknisi cukup memasukkan Lighthouse ke dalam pipa air menggunakan hidran yang sudah ada. Lalu robot pencari kebocoran pipa ini akan mencari sendiri melalui pipa yang ada, melakukan navigasi pada siku pipa lalu mencari kebocoran akibat tekanan pengisapan dari kebocoran. Kemudian robot ini mengukur kekuatan pengisapan dan merekam lokasinya secara terperinci.

Related Posts
1 daripada 4
Mendeteksi kebocoran dari dalam pipa sendiri. Foto oleh spectrum.mit.edu

Teknisi kemudian bisa mendapatkan kembali robot pencari kebocoran pipa ini saat ia ikut tersiram keluar dari pipa melalui hidran. Tanpa perlu kabel, teknisi bisa mengunduh peta kebocoran hasil dari investigasi si robot pencari kebocoran pipa ini.

Baca juga: Dicari! Robot Ukuran Serangga untuk Ikut Olimpiade SHRIMP Badan Riset AS

“Memenangkan James Dyson Award merupakan pengenalan luar biasa atas upaya saya selama enam tahun mencari solusi masalah hilangnya air bersih di dunia melalui mesin dan desain,” ungkap Wu kepada Digital Trends.

“Musim panas ini saya membangun perusahaan saya, Watch Tower Robotics, dengan teknologi yang dihasilkan melalui proyek ini. Penghargaan James Dyson membuat perusahaan saya dikenal pada saat yang tepat. Ini bisa menghubungkan kami dengan calon konsumen, anggota tim, mitra dan peneliti. Lebih jauh lagi, ini bisa mendidik masyakarat bahwa kehilangan air bersih 20% merupakan masalah yang nyata dan umum, dan kini kita mempunyai teknologi untuk mengatasinya secara efektif,” kata Wu.

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.