Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Jaga Kualitas Smart Home, TUV Rheinland Kembangkan Platform Smart Testing

Smart home kini menjadi tren baru sebagai bentuk tempat tinggal modern di kota besar. Rumah masa kini memiliki perangkat yang serba terhubung ke internet. Tren ini menggerakkan TUV Rheinland mengembangkan Smart Testing, sebuah platform bagi para pemasok sistem smart home agar bisa menjamin kualitas produk-produknya.

Platform Smart Testing besutan TUV Rheinland ini mengintegrasikan dan menguji seluruh perangkat, protokol, interface, sistem, serta user interfaces yang diperlukan. Sebagai informasi, TUV Rheiland adalah penyedia jasa pengujian independen terkemuka yang berbasis di Jerman yang sudah berusia hampir 150 tahun.

Menurut Volker Adamske, Lead Consultant, Digital Solution & Services Division, TUV Rheinland, yang membuat Smart Home “canggih” adalah kemampuannya untuk berkomunikasi secara lancar dengan sejumlah perangkat lain pada ekosistem domestik, dan seringkali dengan Internet.

“Bagi para vendor smart home, hal ini berarti, produk-produk mereka harus mudah tersambung dengan Internet dan dioperasikan agar sukses di pasaran. Para pengguna ingin menekan tombol ON, dan perangkat tersebut harus segera terintegrasi dengan Smart Home serta pekerjaannya,” ujar Volker Adamske.

Baca juga: Xiaomi Pasarkan Smart Sensor untuk Rumah Pintar di Indonesia

Sementara itu Gunter Martin, Chief Technology Officer, Center of Excellence (CoE) IoT Privacy, TUV Rheinland, menambahkan, sejumlah perangkat Smart Home harus saling bekerja sama dan berbicara dalam bahasa yang sama. Hal ini sebaiknya segera diterapkan demi menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi para pengguna. Tak kalah penting, perlindungan dan keamanan data menjadi fokus dalam pengembangan produk. “Bagi kalangan konsumen, data pribadi perlu dan selalu terlindungi dalam seluruh aplikasi smart home,” kata Gunter Martin.

Ilustrasi Smart Home (Foto: Pixabay/Gerd Altmann)

Penggunaan Smart Testing di Laboratorium

Keberhasilan layanan smart home bergantung pada jaringan produk, layanan, dan data secara komprehensif lewat open interfaces (APIs) serta cloud. Berbagai smart systems yang kian rumit menghadirkan sejumlah tantangan bagi kalangan produsen. Sebab smart home systems terkait dengan proses yang selalu berubah-ubah.

Berbagai komponen baru ditambahkan, dan komponen yang ada terus dimutakhirkan. Setiap perubahan dalam ekosistem bisa mengakibatkan disrupsi terhadap keseluruhan sistem. Bahkan, jika sebuah perangkat bekerja dengan stabil hingga saat ini dan tak ada perubahan yang terjadi, kesenjangan keamanan atau kerusakan lain bisa tiba-tiba muncul karena ekosistem berubah.

Sebagai bagian dari Smart Testing yang dijalankanTUV Rheinland, berbagai produk yang diuji akan selalu digunakan di laboratorium. Laboratorium ini mengotomatisasikan dan senantiasa menyimulasikan penggunaan produk di dunia nyata. Serupa dengan penggunaan praktis, produk terkait diintegrasikan ke sebuah ekosistem yang mencakup beberapa perangkat serta aplikasi yang berbeda di Internet.

“Lewat pengalaman kami dalam Smart Testing dan berdasarkan konsep Smart Testing tersebut, kami bisa mengecek apakah sejumlah aplikasi IoT bisa berfungsi dengan mudah, aman, serta melampaui seluruh aspek interoperabilitas,” pungkas Volker.