ZoomMate, Platform Kerja Berbasis AI yang Mampu Berfungsi Sebagai Rekan Kerja Cerdas

5 Min Read

Jakarta, Gizmologi – Setidaknya sejak masa pandemi beberapa tahun silam, nama Zoom menjadi sangat populer berkat kemampuannya untuk tetap menghubungkan banyak orang secara virtual. Kini agar tetap mampu berikan layanan yang relevan, Zoom Communications, Inc. baru saja meluncurkan ZoomMate. Disebut sebagai rekan kerja AI pertama yang mampu membantu pengguna untuk meningkatkan produktivitas secara lebih efektif—bahkan dibandingkan agen AI konvensional yang sudah ada.

Berbeda dari agen AI yang umumnya diakses secara terpisah, ZoomMate bisa membantu penggunanya untuk atasi berbagai kendala yang kerap ditemui ketika harus menggunakan lebih dari satu perangkat atau platform berbeda, yang kemudian membuat alur kerja tidak terintegrasi. Fitur ini hadir dengan kemampuan agar dapat terhubung secara langsung dengan sejumlah platform kerja populer, agar mampu hasilkan materi maupun informasi yang dibutuhkan sesuai konteks.

Russell Dicker, Chief Product Officer Zoom mengatakan bila hingga saat ini platform Zoom masih tetap mendominasi sistem kerja masyarakat, termasuk saat sebuah keputusan kerja harus dibuat. “ZoomMate dibangun berdasarkan pemahaman ini. Sebelum, selama, dan setelah rapat, ZoomMate membantu mengubah keputusan menjadi langkah nyata yang bisa dijalankan di berbagai platform kerja yang digunakan,” tambahnya lewat sebuah rilis yang diterima Gizmologi (3/6).

Baca juga: Zoom Workplace Tawarkan Solusi AI untuk Transformasi Dunia Kerja

Utamakan Integrasi Multi Platform Demi Informasi Lebih Akurat

Memanfaatkan AI, ZoomMate membantu pengguna hingga tim dalam mengubah inormasi menjadi hasil kerja secara praktis dan tepat. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, rekan kerja AI ZoomMate terbaru ini dapat membantu baik ketika perlu menghadirkan informasi ke dalam setiap percakapan, mengoordinasikan langkah selanjutnya, hingga mengubah rapat dan informasi perusahaan menjadi penyelesaian pekerjaan.

Memanfaatkan agentic search, ZoomMate akan membantu pengguna mencari informasi baik dari dalam platform Zoom, hingga internet dan berbagai platform pihak ketiga, untuk kemudian menghasilkan data paling relevan demi kebutuhan seperti permintaan terkait bisnis. Kemampuannya untuk langsung terhubung dengan berbagai sumber data seperti ServiceNow, Salesforce, hingga Workday memungkinkan ZoomMate untuk menampilkan informasi terkait proyek hingga bisnis, termasuk mengindeks sistem perusahaan yang terintegrasi.

Tidak sampai di situ, informasi dari Zoom Meetings hingga platform kolaborasi lain dari Google dan Microsoft juga bisa diintegrasikan, agar alur kerja lebih terintegrasi tanpa harus berpindah aplikasi. Terkait keamanan data, ZoomMate akan menampilkan hasil pencarian yang sudah didasarkan pada data perusahaan yang terhubung, serta tetap mematuhi kendali akses yang sudah ditentukan izinnya sebelumnya.

Berkat integrasi yang mendalam, ZoomMate juga mampu menggabungkan alur kerja berbasis AI dan agen cerdas, demi memungkinkan koordinasi dan pelaksaan pekerjaan secara otomatis di berbagai sistem. Beberapa contohnya seperti memantau proyek yang tengah berjalan termasuk mengidentifikasi langkah selanjutnya berdasarkan hasil rapat, hingga mengeksekusi tugas secara otomatis agar pekerjaan tetap berjalan lancar berkat agen AI. Hingga mengoordinasikan eksekusi tugas secara real-time di berbagai rapat, aplikasi, dan platform untuk mengubah pekerjaan rutin menjadi alur kerja berstruktur agar bisa dijalankan secara berulang.

ZoomMate Hadir Sebagai Fitur Berbayar, Ketersediaan Masih Terbatas

Cara lainnya yang bisa dilakukan oleh ZoomMate, termasuk menyelesaikan pekerjaan setelah berhasil menganalisa hasil rapat atau informasi serupa. Hasil rapat bisa terwujud dalam dokumen presentasi, spreadsheet, hingga rencana proyek yang akurat berdasarkan informasi perusahaan. Dengan begitu, tim dapat bekerja secara lebih efisien, dari tahap diskusi ke tahap eksekusi.

Dari banyaknya fungsi yang dimiliki oleh ZoomMate, fitur AI terbaru ini tentu pas bagi banyak jenis penggguna, mulai dari pekerja profesional, tim penjualan, hingga tim human resource sekalipun. Kemampuannya hadir sebagai cerminan visi perusahaan yang lebih luas, sebagai sistem kerja berbasis percakapan yang mengubah kolaborasi menjadi hasil nyata.

Saat ini, fitur ZoomMate tengah digulirkan secara bertahap sebagai fitur berbayar. Biaya berlangganan ZoomMate dibanderol mulai USD20 (atau sekitar Rp360 ribuan) per bulannya, dan baru tersedia bagi sejumlah pelanggan di Amerika Utara. Sementara untuk wilayah lain seperti EMEA dan Asia Pasifik, baru bisa menikmatinya secara bertahap sepanjang tahun ini.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version