Sekitar bulan Mei lalu, Microsoft sempat merilis teaser sebuah laptop pertamanya yang dirancang jauh lebih serius, untuk memberikan kemampuan para kreator hingga profesional lainnya dalam menghasilkan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya. Dan melalui sebuah acara perilisan khusus (7/10), Microsoft akhirnya mengungkap penuh Surface Laptop Ultra, baik secara spesifikasi hingga harganya yang tentu premium.
Secara eksklusif berkolaborasi dengan NVIDIA, Microsoft tidak hanya mengungkap spesifikasi dan harga Surface Laptop Ultra saja, tetapi juga memperkenalkan Surface RTX Spark Dev Box sebagai pelengkap—dirancang untuk para pengembang hingga insinyur AI untuk memberikan performa lebih tinggi lagi dalam setup kerjanya. Kedua perangkat dibangun lewat arsitektur NVIDIA RTX Spark Superchip khusus.
Surface Laptop Ultra menjadi opsi baru bagi konsumen yang menginginkan sebuah perangkat dengan sistem operasi Windows rancangan terbaik dari Microsoft. Tentunya untuk pengguna yang lebih kasual, akan lebih disarankan memilih sejumlah opsi produk lainnya yang juga sudah diperbarui tahun ini. Sebut saja Microsoft Surface Pro dan Surface Laptop dengan cip Qualcomm terbaru, demi efisiensi maksimal serta performa yang sudah cukup kencang untuk penggunaan harian.
Baca juga: Akun X Microsoft Diretas, Sempat Promosikan Token Kripto
Dirancang Eksklusif, Bodi Surface Laptop Ultra Tetap Dibuat Tipis
Membawa embel-embel “ultra”, tidak salah bila spesifikasi Microsoft Surface Laptop Ultra benar-benar dirancang maksimal, termasuk performa komputasi AI-nya. Brett Ostrum, Corporate VP, Surface mengatakan bila laptop Microsoft terkencang satu ini dibangun dengan kemitraan mendalam bersama NVIDIA, agar perangkat bisa benar-benar memaksimalkan kinerja hardware dengan sistem operasi Windows.
“Kami merancang perangkat yang sepenuhnya baru di sekitar platform tersebut sejak awal. Di mana insinyur mekanis, listrik, termal, akustik, material, dan desainer industri semua bekerja sama sejak awal untuk sepenuhnya memaksimalkan potensi RTX Spark. Hasilnya adalah laptop Surface paling kuat kami yang pernah ada, dirancang untuk beban kerja kreatif, teknis, hingga AI yang paling menuntut sekalipun.”
Ini dimulai dengan kemitraan yang mendalam untuk mengoptimalkan Windows guna memanfaatkan sepenuhnya RTX Spark™ Superchip dari NVIDIA. Kemudian, kami merancang perangkat yang sepenuhnya baru di sekitar platform tersebut dari awal. Insinyur mekanis, listrik, termal, akustik, material, dan desainer industri bekerja sama sejak awal untuk sepenuhnya mengekspresikan potensi RTX Spark.
Hasilnya adalah Surface Laptop paling kuat kami yang pernah ada, yang dirancang untuk beban kerja kreatif, teknis, dan AI yang menuntut. Pada aspek performa Surface Laptop Ultra ditenagai CPU NVIDIA Grace hingga 20 inti, sementara GPU NVIDIA Blackwell RTX yang diusungnya bisa membawa sampai lebih dari 6100 inti. Dipasangkan bersama opsi RAM (unified) hingga kapasitas 128GB demi multitasking paling lancar.
Kombinasi hardware tersebut bisa membuat Surface Laptop Ultra menjalankan model AI dengan parameter hingga 120B secara lokal, sementara performa AI-nya bisa mencapai hingga 1 petaflop. Bagian ini penting agar sistem kerja bisa dilakukan lebih banyak secara lokal, sehingga tidak bergantung banyak pada pemrosesan cloud.
Agar performa bisa berjalan maksimal terus menerus, Microsoft juga merancang arsitektur termal dengan kapasitas hingga 2,5 kali lebih besar dibandingkan semua lini perangkat Surface yang sudah pernah ada. Semua dikemas ke dalam bodi berbobot mencapai 2 kilogram, dengan ketebalan yang tidak sampai 18mm. Tentu tidak dapat disamakan dengan laptop portabel layaknya MacBook Air, mengingat komponen hardware yang disematkan juga jauh lebih “serius”.
Diklaim Lebih Kencang dari MacBook Pro M5
Menariknya, Microsoft berani sebutkan bila performa Surface Laptop Ultra bisa tetap 99% maksimal meski sedang tidak dicolok ke sumber listrik—sesuatu yang sebelumnya menjadi salah satu keunggulan laptop Apple dengan cip rancangan sendiri. Bahkan Microsoft juga berani membandingkan performa Surface Laptop Ultra vs MacBook Pro M5, yang disebut bisa berikan performa video generation 6,2 kali lebih kencang, hingga image creation 4,3 kali lebih instan.
Selain aspek penting yang sudah disebutkan di atas, Surface Laptop Ultra juga membawa layar 15 inci PixelSense Ultra yang mendukung input sentuh, serta bisa menyala cerah hingga 2000 nits. Penyimpanan laptop ini juga dapat ditingkatkan secara mandiri oleh penggunanya, dan bisa mendukung kapasitas sampai 2TB.
Harga Surface Laptop Ultra dibanderol mulai USD2599, atau sekitar Rp46 jutaan. Tentu angka tersebut bisa naik secara signifikan bila poin spesifikasi dikustomisasi untuk performa yang lebih maksimal. Sementara itu, Apple dirumorkan siap meluncurkan lini MacBook Pro terbaru dalam beberapa pekan ke depan, sehingga mari kita nantikan mana yang lebih unggul.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

