Rapidus & Cadence Kolaborasi Kembangkan AI untuk Percepat Desain Chip Canggih

3 Min Read

Jakarta, Gizmologi – Perusahaan semikonduktor asal Jepang, Rapidus Corporation, mengumumkan kerja sama dengan Cadence untuk mengembangkan teknologi AI berbasis agen (agentic AI) dalam proses desain chip canggih. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan efisiensi pengembangan system-on-chip (SoC) sekaligus memangkas waktu penyelesaian desain yang semakin kompleks di era kecerdasan buatan.

Melalui kerja sama ini, Rapidus akan mengintegrasikan platform desain berbasis AI miliknya, Rapidus Agentic AI Design Solution (Raads), dengan Cadence InnoStack AI Super Agent. Integrasi tersebut diharapkan mampu mengotomatisasi berbagai tahapan desain chip, mulai dari eksplorasi arsitektur hingga proses implementasi dan validasi akhir.

Kebutuhan terhadap chip berperforma tinggi terus meningkat seiring pesatnya perkembangan AI, komputasi awan, hingga perangkat pintar generasi berikutnya. Namun di sisi lain, kompleksitas desain semikonduktor juga semakin tinggi. Karena itu, sejumlah perusahaan teknologi mulai memanfaatkan AI untuk membantu proses pengembangan agar lebih cepat dan efisien dibanding pendekatan konvensional.

Baca Juga: NVIDIA Luncurkan Trading Card ala Pokémon, Gamer Dijamin Suka!

Target Pangkas Waktu Desain hingga Dua Kali Lipat

Dalam pengumumannya, Rapidus menyebut kolaborasi ini menargetkan percepatan waktu penyelesaian desain atau turnaround time (TAT) hingga dua kali lebih cepat dibanding alur kerja tradisional. Untuk mendukung target tersebut, Rapidus juga memperkenalkan dua alat baru dalam ekosistem Raads, yakni Raads Navigator dan Raads Indicator.

Kedua solusi tersebut dirancang untuk membantu insinyur mengidentifikasi masalah desain, meningkatkan kontrol kualitas, serta mengoptimalkan proses pengambilan keputusan selama pengembangan chip. Dengan dukungan AI berbasis agen, berbagai tugas yang sebelumnya dilakukan secara manual dapat diotomatisasi sehingga mengurangi beban kerja tim desain.

Persaingan AI di Industri Semikonduktor Makin Ketat

CEO Cadence, Anirudh Devgan, menilai desain SoC modern tidak lagi cukup mengandalkan AI untuk menyelesaikan tugas individual. Menurutnya, generasi berikutnya membutuhkan agen AI yang mampu mengoordinasikan berbagai alur kerja secara menyeluruh dalam satu ekosistem desain.

Meski menjanjikan peningkatan produktivitas, penerapan AI dalam desain chip juga menghadirkan tantangan tersendiri. Industri masih perlu membuktikan sejauh mana teknologi tersebut dapat menghasilkan desain yang akurat dan konsisten pada skala produksi massal. Namun jika implementasinya berjalan sesuai rencana, kolaborasi Rapidus dan Cadence dapat menjadi salah satu contoh bagaimana AI mulai mengambil peran yang lebih besar dalam pengembangan semikonduktor generasi berikutnya.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version