Jakarta, Gizmologi – Kalau dalam beberapa bulan terakhir tren menggunakan smartphone jadul terasa naik, tren yang bisa dibilang serupa juga terlihat pada kalangan health enthusiast atau mereka yang lebih memerhatikan kesehatan. Bukan, bukan lantas pakai smartwatch jadul, namun memilih fitness tracker yang lebih sederhana. Dan Google baru saja merilis Fitbit Air sebagai pesaing Whoop band, sama-sama hadir tanpa layar.
Ya, sekilas seolah terasa sebagai kemunduran, kembali pada era smartband Xiaomi pertama yang hadir tanpa layar sama sekali, hanya ada lampu LED saja. Namun dirilisnya Google Fitbit Air tanpa layar memang memiliki tujuan tersendiri. Yakni agar bisa hadir dalam dimensi lebih kompak, lebih nyaman digunakan sepanjang hari termasuk saat tidur, dan membuat penggunanya terbebas dari notifikasi tidak perlu.
Dalam rilis resminya, Andy Abramson, Head of Product untuk Google Health juga turut sebutkan bila saat ini banyak orang menganggap perangkat wearables yang tersedia terlalu besar, rumit, maupun mahal. “Di sinilah Fitbit Air hadir—perangkat ini sederhana, terjangkau, dan cukup nyaman untuk dikenakan 24/7. Dirancang untuk membuka potensi penuh Google Health Coach, menghadirkan wawasan dan rekomendasi kesehatan pribadi kepada semua orang.”
Baca juga: Google Perbarui Tampilan Gemini di iOS, Lebih Interaktif Tapi Belum Merata
Dirancang Simpel, Tetap Berikan Pelacakan Kesehatan Maksimal
Sebelum membahas apa saja fitur kesehatan yang bisa dihadirkan, mari kita membahas spesifikasi Google Fitbit Air terlebih dahulu. Dimensinya terlihat kompak, dengan bobot kisaran 12 gram saja, sudah termasuk loop alias gelangnya yang tersedia dalam tiga opsi berbeda. Performance Loop Band tampil dengan warna vibrant dan dirancang fleksibel serta breathable, sementara Active Band hadir untuk mereka yang berolahraga lebih intensif karena dibuat tahan keringat dan basah.
Terakhir, Elevated Modern Band dirancang untuk membuat Fitbit Air terlihat lebih fashionable sebagai aksesori pelengkap gaya penggunanya. Di dalam modulnya yang ramping dan mudah dilepas pasang, Google sematkan semua sensor yang dibutuhkan untuk pelacakan kesehatan holistik. Mulai dari sensor denyut jantung optikal, akselerometer, giroskop, sensor inframerah, hingga temperatur.
Semua sensor tersebut memungkinkan Fitbit Air untuk melakukan pendeteksian denyut jantung komplit termasuk ketika sedang tidak stabil (hingga HRV), dan juga mampu mendeteksi aktivitas olahraga otomatis, mengingat tidak layar atau tombol khusus untuk memulainya. Pemberitahuan hanya akan diteruskan ke pengguna lewat efek getar saja, dan Fitbit Air dapat digunakan sembari berenang, dirancang tahan sampai kedalaman 50 meter.
Google janjikan daya tahan baterai Fitbit Air hingga 7 hari. Memanfaatkan charger magnetik, mengisi daya dari nol sampai penuh memerlukan waktu 90 menit, namun 5 menit saja diklaim sudah cukup untuk seharian penuh. Menariknya, perangkat ini hadir dengan pengalaman software yang ditingkatkan oleh Google, menggunakan aplikasi Google Health.
Google Fitbit Air Dirancang Kompatibel dengan iPhone
Ya, tidak menggunakan aplikasi bernama Fitbit, Google mencoba untuk membuat pengalaman software-nya lebih simpel atau terintegrasi—dengan begitu, hanya memerlukan satu aplikasi untuk pengguna Fitbit Air dan Pixel Watch sekaligus. Di mana pengguna bisa bergantian kapan pun dan aplikasi secara otomatis mengambil informasi secara tepat dari masing-masing perangkat secara seamless.
Fitbit Air memang bisa digunakan tanpa kewajiban untuk menambah biaya langganan tertentu. Namun begitu, Google sediakan paket langganan baru, yakni Google Health Premium, yang sudah termasuk ke dalam paket Google AI Pro maupun Ultra. Di dalamnya, terdapat Google Health Coach yang bisa membantu penggunanya melacak progress olahraga lebih proaktif, sampai memberikan panduan khusus yang direkomendasikan secara personal.
Walaupun aplikasinya kini menggunakan nama Google, tetap dirancang kompatibel baik untuk pengguna smartphone Android maupun iPhone. Saat ini, Google Fitbit Air telah dijual secara pre-order pada sejumlah negara tertentu. Dan harga Fitbit Air dibanderol USD99,99 atau sekitar Rp1,7 jutaan, sudah termasuk dengan paket trial 3 bulan Google Health Premium.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

