Apple secara resmi memulai penjualan iPhone 18 Pro Series, flagship terbaru yang beberapa waktu lalu diluncurkan bersamaan dengan smartphone lipat perdananya, iPhone Duo. Walaupun iPhone Duo memiliki daya tarik tersendiri lewat desain baru, varian Pro tetap memikat dengan keunggulan yang dibawa. Termasuk aspek performa iPhone 18 Pro yang meningkat signifikan, lebih pas untuk kreator maupun penggunaan lebih intensif.
Ya, secara tampilan, iPhone 18 Pro Series memang masih terlihat identik seperti generasi sebelumnya—wajar saja, mengingat Apple baru saja merombak ulang desain iPhone 17 Pro, di mana kini sepenuhnya menggunakan material aluminium unibodi. Sebagai pembeda, hadir empat opsi warna baru yang juga dibedakan dengan permukaan kaca belakangnya, kini dibuat tidak begitu kontras dengan material aluminium pada bodi.
Selain kamera yang ditingkatkan mulai dari kemampuan pengambilan video sampai variable aperture, peningkatan performa iPhone 18 Pro juga menjadi salah satu sorotan utama. Tidak hanya membuatnya mampu jalankan game terberat, namun juga berpengaruh terhadap kemampuan AI, sampai memberikan efisiensi daya yang juga lebih maksimal.
Baca juga: iPadOS 27 Bikin iPad Jadul Lebih Kencang, Kompatibel Untuk Tablet Rilisan 2020
Cip A20 Pro Bawa Neural Engine Jauh Lebih Superior
Menjadi inti dari performa iPhone 18 Pro, adalah cip 2 nanometer terbaru dan pertama dari Apple untuk lini smartphonenya, yakni A20 Pro. Dibandingkan seri A19 Pro, cip satu ini membawa bandwidth memori 50% lebih tinggi, membawa arsitektur CPU, GPU, hingga Neural Engine yang baru. Plus, sistem pendingin yang juga berperan besar dalam memberikan performa terbaik.
Apple sebutkan bila cip A20 Pro mampu mengantarkan performa iPhone 18 Pro signifikan lebih tinggi, yakni hingga 20% pada CPU dan hingga 40% pada GPU. Kini setiap inti pada keenam inti CPU didukung oleh neural accelerator terintegrasi, yang juga diklaim lebih cepat dibandingkan cip lainnya. Dan bagian penting lainnya yang ikut ditingkatkan, adalah Neural Engine yang kini digandakan, memberikan total hingga 32 inti.
Neural Engine yang memiliki performa dua kali lebih kencang ini dinilai penting, karena mampu mempercepat pemrosesan AI dan machine learning secara langsung di perangkat, alias berjalan secara lokal atau on-device. Apple sebutkan bila ini merupakan salah satu keandalan performa iPhone 18 Pro, di mana tak semua pemrosesan AI memerlukan server Private Cloud Compute, alias dapat diproses secara langsung di dalam perangkat.
Disebutkan juga bila Apple memiliki alasan tersendiri untuk mengusung dua Neural Engine 16 inti, alih-alih memperbesar satu Neural Engine. Di mana selain lebih efisien daya, juga lebih sesuai dengan keperluan pemrosesan AI saat ini, termasuk algoritma kamera baru yang juga memungkinkan hadirnya sejumlah fitur baru saat menangkap gambar maupun merekam video.
Sistem Pendingin Baru Juga Kontribusi Besar Performa iPhone 18 Pro
Selain dari sisi chipset, pelengkap lainnya seperti sistem termal juga penting dalam memberikan performa iPhone 18 Pro lebih maksimal. Kali ini, Apple merancang sistem pendingin berbasis ruang uap alias vapor chamber berukuran hingga tiga kali lebih luas dibandingkan pada iPhone 17 Pro. Hal tersebut juga dimungkinkan berkat integrasi vapor chamber secara langsung ke bagian sasis tengah perangkat, sehingga lebih efektif mendinginkan kinerja chipset.
Selain itu, terinspirasi dari bagaimana mereka merancang cip khusus lini laptopnya, Apple juga menempatkan blok silikon di sebelah memori, menjauhkan memori dari jalur termal cip yang kemudian memungkinkan cip menempel langsung ke vapor chamber. Dipadukan dengan material baru, performa iPhone 18 Pro bisa tetap maksimal 40% lebih lama dibandingkan generasi iPhone sebelumnya.
Artinya, Gizmo friends bisa melakukan tugas berat lebih lancar tanpa ada risiko throttling terlalu cepat, seperti main game dengan visual kompleks lebih lama, atau skenario lain seperti penggunaan kamera di luar ruangan yang terkadang membuat smartphone cepat panas dan layar mudah meredup. Dan berkat efisiensi cip baru, Apple juga bisa menghadirkan daya tahan baterai paling lama dalam sejarah iPhone, hingga 43 jam pemutaran video pada iPhone 18 Pro Max.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

