Cath Bowie, nenek asal Skotlandia berusia 78 tahun, tercatat di Guinness World Records sebagai streamer Fortnite perempuan tertua di platform Twitch.
Bowie, yang dikenal dengan nama grumpygran1948 di Twitch, merayakan ulang tahunnya yang ke-78 pada 1 September lalu. Momen tersebut sekaligus menjadi penanda perjalanan panjangnya bersama Fortnite, game battle royale besutan Epic Games yang telah ia mainkan selama hampir sembilan tahun.
Baca Juga: OpenAI Akui 53 Foto Pengguna ChatGPT Bocor ke Situs Hosting
Ketertarikannya dengan Fortnite bermula pada 2017, ketika dia melihat sang cucu main game tersebut. Setahun kemudian, ia membuat akun sendiri dan mulai terjun ke dunia streaming.
Sang cucu awalnya skeptis dengan keputusan Cath untuk menjadi streamer. Dalam wawancaranya dengan Guinness World Records, dia mengaku sang cucu sempat meragukan ada yang akan tertarik menonton seorang nenek bermain game.
“Sebagai anak muda, dia tidak percaya neneknya akan melakukan hal seperti itu dan mengatakan tidak akan ada yang menonton saya,” ujar Bowie, sebagaimana dilansir Dotesports, Senin (28/9/2026).
Keraguan tersebut ternyata tidak terbukti. Selama bertahun-tahun, Bowie berhasil membangun komunitas yang cukup besar di Twitch dengan lebih dari 24 ribu pengikut. Ia juga masih rutin melakukan siaran langsung Fortnite selama berjam-jam.
Cath Bowie Jatuh Hati dengan Fortnite
Meski sempat mencoba berbagai game lain, Bowie mengaku belum menemukan pengalaman yang bisa menandingi keseruannya saat bermain Fortnite.
“Hampir sembilan tahun kemudian, saya masih memainkannya dan masih sangat menyukainya. Meskipun usia saya terus bertambah, saya tidak pernah menjadikan umur sebagai penghalang,” kata Cath Bowie.
Ia bahkan mengaku lebih sering menyebut dirinya sebagai “Fortniter” dibanding gamer. Menurutnya, Fortnite tetap menjadi game yang paling mampu memberikan antusiasme dan keseruan dibanding judul lain yang pernah dicobanya.
Menariknya, kemenangan bukan menjadi motivasi utama Bowie setiap kali masuk ke dalam pertandingan. Ia lebih memilih menetapkan target pribadi dan menantang dirinya sendiri sambil berinteraksi dengan komunitas yang mengikuti siarannya.
Asal Mula Akun Grumpygran1948
Nama pengguna grumpygran1948 yang melekat padanya juga memiliki cerita tersendiri. Nama tersebut merupakan ide dari cucunya yang menganggapnya lucu karena Bowie dikenal sebagai sosok yang jauh dari kesan pemarah.
Kepribadiannya yang positif, selera humor, serta tawa khas yang sering muncul saat siaran menjadi salah satu alasan mengapa komunitasnya terus berkembang. Rekor Guinness yang kini diraihnya menjadi pencapaian terbaru dalam perjalanan panjangnya sebagai streamer Fortnite.
Pencapaian Cath Bowie juga masuk dalam Guinness World Records Gamer’s Edition 2027. Ia mengaku pernah menganggap pencapaian tersebut sebagai mimpi yang sulit diraih.
Bowie juga menyampaikan apresiasinya kepada keluarga dan teman-teman yang ditemuinya melalui dunia game. Dukungan mereka disebut menjadi salah satu alasan dirinya terus aktif bermain dan melakukan streaming hingga sekarang.
Kepada gamer yang lebih senior, pesannya cukup sederhana. “Jangan pernah membiarkan usia menghentikan Anda. Jika saya bisa melakukannya, Anda juga bisa,” ujarnya.
Kisah Cath Bowie menunjukkan, komunitas dan kecintaan terhadap sebuah game bisa bertahan jauh lebih lama dibanding tren yang datang dan pergi. Hampir sembilan tahun setelah pertama kali mencoba Fortnite, ia masih aktif bermain, membangun komunitas, dan kini mencatatkan namanya dalam Guinness World Records.
Fortnite Kembali ke Google Play Setelah 5 Tahun
Fortnite akhirnya resmi kembali ke Google Play secara global setelah absen lebih dari lima tahun. Comeback ini bertepatan dengan peluncuran musim terbaru bertajuk Fortnite Showdown, sekaligus menandai berakhirnya konflik panjang antara Epic Games dan Google.
Sebelumnya, Fortnite dihapus dari Google Play dan App Store pada Agustus 2020 setelah Epic mencoba memasukkan sistem pembayaran sendiri di luar platform resmi. Langkah ini langsung memicu konflik hukum besar dengan Apple dan Google, yang pada saat itu masih mengunci sistem pembayaran di dalam ekosistem masing-masing.
Kini, setelah berbagai putusan hukum dan perubahan kebijakan, Fortnite tidak hanya kembali, tetapi juga membawa dampak yang lebih luas bagi industri aplikasi secara keseluruhan.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
