Mod Multiplayer The Last of Us Part 2 Dihentikan Sony Jelang Rilis

3 Min Read

Harapan penggemar The Last of Us untuk kembali menikmati mode multiplayer harus tertunda lagi. Mod multiplayer buatan penggemar untuk The Last of Us Part 2 dilaporkan dihentikan hanya beberapa minggu sebelum jadwal rilisnya. Sony Interactive Entertainment disebut telah mengirimkan surat kepada pembuat mod, Speclizer, yang meminta proyek tersebut tidak dipublikasikan.

Speclizer mulai mengembangkan mod tidak resmi untuk versi PC sejak Januari lalu. Proyek tersebut bahkan sudah mendekati tahap akhir dengan sejumlah fitur seperti matchmaking, sistem loadout, perks, dan beberapa map. Sebuah demo gameplay berdurasi 25 menit juga sempat dirilis pada Juni, sementara Speclizer rutin membagikan perkembangan proyek melalui media sosial.

Kabar penghentian ini dikonfirmasi Speclizer melalui X. Ia menyebut mod tersebut sebenarnya direncanakan meluncur bulan ini dan mengaku sangat kecewa karena proyek yang sudah dikerjakan berbulan-bulan akhirnya tidak bisa dirasakan pemain. Meski begitu, alasan hukum spesifik yang menjadi dasar permintaan Sony belum diketahui secara publik.

Baca Juga: Physint Hideo Kojima Ditinggal PlayStation, Xbox Langsung Ambil Alih

Terinspirasi dari Factions

Mod tersebut pada dasarnya berusaha menghidupkan kembali konsep Factions, mode multiplayer yang tersedia di The Last of Us pertama tetapi tidak hadir di Part 2. Dengan memanfaatkan aset dan fondasi game yang tersedia di PC, proyek Speclizer mencoba menghadirkan pengalaman multiplayer yang selama ini diharapkan sebagian penggemar.

Namun, keberadaan komponen Patreon dalam proyek tersebut kemungkinan menjadi salah satu faktor yang membuatnya lebih sulit dipertahankan. Belum ada konfirmasi bahwa monetisasi menjadi alasan utama Sony meminta proyek dihentikan, sehingga hubungan antara keduanya masih sebatas dugaan.

Nasib Multiplayer The Last of Us

Penghentian mod ini menjadi semakin mengecewakan karena bukan pertama kalinya proyek multiplayer The Last of Us berhenti sebelum bisa dinikmati secara luas. Naughty Dog sebelumnya juga membatalkan The Last of Us Online pada 2023 setelah pengembangannya berlangsung cukup lama.

Proyek internal tersebut dilaporkan sudah mencapai tahap pengembangan yang cukup jauh, tetapi Naughty Dog akhirnya memilih menghentikannya agar dapat kembali berfokus pada game single-player. Kini, proyek fan-made yang mencoba mengisi kekosongan tersebut juga harus berhenti. Bagi penggemar yang masih menantikan pengalaman multiplayer The Last of Us, situasinya pun kembali ke titik awal.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version