Acer FA200 SSD PCIe 4.0 untuk Bidik Gamer & Kreator Konten

4 Min Read

Jakarta, Gizmologi – Acer lewat BIWIN mencoba masuk lebih agresif dengan Acer FA200, SSD PCIe 4.0 yang diposisikan untuk gamer dan kreator konten. Nah, FA200 ini memang hadir dengan klaim performa tinggi, desain satu sisi yang lebih universal, serta kompatibilitas luas termasuk untuk desktop, laptop, hingga konsol PS5. Di tengah banyaknya SSD PCIe 4.0 yang sudah beredar, Acer tampaknya ingin menawarkan solusi yang lebih stabil dan tetap terjangkau untuk pengguna mainstream.

Secara konsep, FA200 menyasar pengguna yang membutuhkan peningkatan kecepatan loading game dan responsivitas aplikasi. Namun di sisi lain, persaingan di kelas PCIe 4.0 cukup ketat karena banyak produsen lain yang menawarkan spesifikasi serupa, bahkan dengan harga agresif. Tantangan Acer adalah memastikan performanya benar-benar konsisten, terutama untuk kebutuhan kreator yang mengerjakan file berukuran besar.

Di atas kertas, FA200 menawarkan kecepatan baca hingga 7200 MB/s. Angka yang masuk kategori tinggi untuk PCIe 4.0, meski bukan yang tercepat di pasaran. Tetap saja, kombinasi fitur tambahan seperti teknologi HMB dan cache SLC bisa memberi keunggulan dalam stabilitas performa jangka panjang.

Baca Juga: GALAX Gunakan Video Iklan Berbasis AI untuk Pamerkan GPU HOF Seri RTX 50

Fokus pada Performa dan Efisiensi Termal

Acer FA200 menggunakan kontroler PCIe Gen 4 x4 NVMe 2.0 terbaru, yang diklaim mampu meningkatkan responsivitas sistem secara keseluruhan. Dalam penggunaan nyata, ini bisa berarti waktu loading yang lebih cepat, terutama untuk game AAA maupun aplikasi berat seperti editing video atau rendering 3D. Untuk gamer, peningkatan ini tentu terasa saat berpindah antar-map atau menjalankan game berbasis asset besar. Meski begitu, performa tinggi ini perlu diuji lebih jauh untuk memastikan bahwa kecepatan tidak turun drastis saat SSD berada dalam beban berat.

Acer FA200 juga menyertakan mekanisme thermal throttle dan manajemen daya untuk mengontrol suhu. Dengan bantalan grafen sebagai pendingin pasif, perangkat ini dirancang tetap stabil tanpa memerlukan heatsink besar. Di level penggunaan biasa, solusi ini kemungkinan cukup efektif, tetapi pengguna yang ingin memaksimalkan performa jangka panjang mungkin tetap membutuhkan tambahan sistem pendinginan — terutama di perangkat yang punya aliran udara terbatas.

Fitur Tambahan untuk Produktivitas dan Keamanan

Selain performa mentah, Acer FA200 membawa fitur Host Memory Buffer (HMB) dan cache SLC. Fitur ini membantu mempercepat proses booting, transfer data, dan pemuatan aplikasi. Untuk kreator, adanya kelancaran workflow menjadi daya tarik tersendiri, terutama saat menangani file berukuran besar. Namun, keterbatasan desain tanpa DRAM full-size mungkin membuat sebagian pengguna profesional mempertanyakan konsistensinya pada workload ekstrem.

Sebagai bonus, Acer juga menyertakan software Acronis True Image versi khusus. Ini memudahkan proses migrasi data dan backup, yang menjadi nilai tambah untuk pengguna umum. Di saat banyak SSD kompetitor tidak menyertakan software pendukung, langkah Acer ini cukup menarik.

Dengan kombinasi performa tinggi, desain tipis satu sisi, dan fitur lengkap, Acer FA200 menjadi alternatif kompetitif bagi pengguna yang ingin upgrade SSD tanpa harga premium. Namun, seberapa baik performanya dibanding SSD PCIe 4.0 unggulan lainnya, tetap perlu pembuktian lewat pengujian nyata.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version