Alibaba Cloud dapat Gartner® Magic Quadrant™ Selama Dua Tahun Berturut-turut

3 Min Read
(Sumber: Data Center Dynamics)

Jakarta, Gizmologi – Baru-baru ini Alibaba Cloud dinobatkan Gartner® Magic QuadrantTM untuk penyedia layanan pengembang Cloud AI miliknya. Bahkan gelar ini diberikan selama dua tahun berturut-turut untuk Cloud AI Developer Services (CAIDS).

Menurut laporan Gartner Critical Capabilities for Cloud AI Developer Services, Alibaba Cloud dievaluasi berdasarkan kriteria inklusi seperti “Nature Language Generation / Text to Speech”, “Translation”, dan “Image Generation”.

Gartner mendefinisikan Cloud AI Developer Services (CAIDS) sebagai layanan yang di-hosting dicloud atau dalam container yang memungkinkan software developer yang bukan ahli data science (ilmu data) untuk menggunakan model kecerdasan buatan (AI) melalui API, kit pengembangan perangkat lunak (SDK), atau aplikasi.

Kemampuan utama meliputi pembelajaran mesin otomatis (autoML), persiapan data otomatis, rekayasa fitur, pembuatan model otomatis, dan manajemen model. Kemampuan pelengkap opsional dan penting mencakup layanan bahasa dan visi seperti analisis sentimen dan pembuatan gambar.

Alibaba Cloud menawarkan layanan yang sangat dapat dikustomisasi yang memungkinkan akses ke aplikasi AI yang lebih canggih. Platform ModelScope sumber terbuka (open-source) Alibaba menyediakan model AI yang mencakup berbagai bidang, termasuk visi komputer, pemrosesan bahasa alami, dan pemrosesan audio. Ini juga telah dilatih untuk tugas tertentu.

Baca Juga: Alibaba Cloud Rilis Qwen-7B Model AI yang Punya 7 Miliar Parameter

Alibaba Cloud Gartner® Magic Quadrant™

Sebagai komunitas sumber terbuka, ModelScope memungkinkan universitas dan perusahaan kecil untuk menggunakan AI dengan mudah untuk penelitian dan bisnis mereka masing-masing. Sejak diluncurkan pada tahun 2022, dengan lebih dari 2 juta pengguna aktif, ModelScope telah menyediakan 1.000 model dengan lebih dari 36 juta unduhan model hingga saat ini.

Lebih jauh lagi di bidang ini, Alibaba Cloud baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka membuka sumber Model Bahasa Besar (LLM) dengan 7 miliar parameter, Qwen-7B dan Qwen-7B-Chat miliknya, melalui komunitas model AI ModelScope, dan platform AI kolaboratif, Hugging Face.

“Kode model, bobot model, dan dokumentasi akan dapat diakses secara bebas oleh akademisi, peneliti, dan perusahaan komersial di seluruh dunia.”

Untuk mengembangkan model AI tertentu, perusahaan menciptakan platform Pembelajaran Mesin untuk AI (PAI), yang memberikan kinerja tinggi dan kemampuan yang mudah terukur untuk digunakan dalam berbagai skenario industri.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version