Jakarta, Gizmologi – Setelah Apple sukses menghadirkan rangkaian laptop Mac dengan cip rancangan sendiri dalam efisiensi jauh lebih maksimal, pasar laptop/tablet Windows dalam beberapa tahun telah mencoba mengejar ketertinggalan. Begitu pula dari sisi produsen chipset, seperti Qualcomm yang baru saja meluncurkan cip Snapdragon X2 Plus pada gelaran CES 2026 yang diselenggarakan pekan lalu.
Seperti yang kita tahu, cip Snapdragon X Series hadir sebagai alternatif untuk mentenagai laptop dan perangkat lain dengan sistem operasi Windows, dalam efisiensi daya jauh lebih maksimal. Kalau September lalu sudah hadir varian X2 Elite hingga Elite Extreme untuk produk lini flagship, Snapdragon X2 Plus menjadi suksesor dari seri Plus generasi sebelumnya, untuk opsi produk yang lebih terjangkau sepanjang 2026.
Qualcomm sendiri sebelumnya mengklaim bila cip Arm terbaik generasi keduanya, mampu meningkatkan performa dan efisiensi daya sekaligus. Bahkan memungkinkan produsen laptop atau sejenisnya untuk hadirkan perangkat dengan “multi-day battery life”, sebuah klaim yang cukup berani dan di atas klaim dari yang pernah Apple berani sebutkan. Lantas bagaimana dengan cip Snapdragon X2 Plus terbaru satu ini?
Baca juga: Qualcomm Siapkan Snapdragon X2 untuk Laptop Android
Lebih Kencang Sekaligus 43% Lebih Hemat Daya
Dalam rilis resminya, Qualcomm sebutkan bila cip Snapdragon X2 Plus dirancang untuk produk-produk yang siap menemani para profesional hingga kreator, maupun pengguna lainnya yang membutuhkan performa dan daya tahan baterai maksimal, termasuk mendukung kinerja AI. Bersama Microsoft, siap untuk hadirkan lebih banyak opsi perangkat berstandar Copilot+ PC mulai semester pertama tahun ini.
Untuk performa yang lebih kencang, Snapdragon X2 Plus hadir dengan CPU Qualcomm Oryon generasi ketiga, disebut memiliki peningkatan performa hingga 35% pada single-core dibandingkan generasi sebelumnya. Tidak hanya itu, dayanya dibuat 43% lebih rendah, memungkinkan perangkat bisa digunakan lebih lama menggunakan daya baterai.
Snapdragon X2 Plus hadir dalam dua varian, yakni dengan CPU 6-core dan 10-core, masing-masing dengan frekuensi maksimal sampai 4GHz. Sementara untuk varian 10-core, disertai GPU Qualcomm Adreno hingga 1,7GHz. Untuk menghadirkan standar Copilot+, cip Hexagon NPU pada Snapdragon X2 Plus sudah membawa standar hingga 80 TOPS.
Kemampuan pemrosesan AI tingkat tinggi memungkinkan perangkat dengan cip Snapdragon X2 Plus mampu lakukan pemrosesan multitasking (berjalan di latar) hingga AI agentik lebih lancar. Qualcomm juga sebutkan performa yang bakal tetap konsisten, meski perangkat digunakan tanpa colok charger.
Cip Snapdragon X2 Plus Siap Hadir di Lebih Banyak Jenis Perangkat
Snapdragon X2 Plus juga mendukung kapasitas RAM hingga 128GB dengan standar LPDDR5x. GPU yang disematkan juga sudah cukup kuat untuk mentenagai hingga tiga monitor eksternal sekaligus dalam resolusi 4K. Dan cip satu ini mendukung beragam jenis perangkat, termasuk dalam bentuk mini PC.
Demi mendukung konektivitas, Snapdragon X2 Plus juga sudah mendukung standar Wi-Fi 7, dukungan jaringan 5G, hingga Bluetooth 5.4. Dan untuk kebutuhan keamanan terutama bagi organisasi, juga mendukung teknologi Snapdragon Guardian. Memudahkan pelacakan perangkat, hingga kebutuhan seperti mengunci dan hapus data dari jarak jauh.
Kedar Kondap, Senior VP & GM untuk Computing & Gaming di Qualcomm Technologies, Inc. mengatakan bila profesional dan kreator modern kini ingin berkreasi lebih banyak, mendorong batas-batas AI generatif serta performa harian. “Snapdragon X2 Plus menghadirkan daya, efisiensi, dan kecerdasan untuk melampaui ambisi mereka, menjadikan setiap pengalaman lebih responsif dan personal.”
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

