Jakarta, Gizmologi – Astra Financial melalui layanan perbankan digital Bank Saqu (Bank Jasa Jakarta, bekerja sama dengan Endeavor Indonesia mengumumkan peluncuran program mentoring yaitu Bank Saqu Solopreneur Academy. Program Bank Saqu Solopreneur Academy siap menghadirkan materi komprehensif yang akan membekali pengetahuan, keterampilan, dan jaringan yang dibutuhkan agar solopreneur semakin produktif dan sukses.
Menurut Angela Lew Dermawan, Chief Business Digital Officer PT Bank Jasa Jakarta, peluncuran Bank Saqu Solopreneur Academy merupakan wujud upaya Bank Saqu dalam menyediakan layanan keuangan yang mendukung solopreneur untuk meraih kesuksesan finansial.
Baca juga: Inilah Bank Digital Kolaborasi Astra dan WeLab: Bank Saqu
“Sebagai teman seperjuangan solopreneur, Bank Saqu tidak hanya menyediakan layanan keuangan yang dirancang khusus untuk kebutuhan mereka, tetapi juga berbagai dukungan yang juga meningkatkan produktivitas dan kompetensi mereka. Kami berharap Solopreneur Academy dapat membantu para solopreneur Indonesia mencapai potensi serta menjadi versi terbaik diri mereka sendiri,” ujar Angela saat memperkenalkan program Bank Saqu Solopreneur Academy di Jakarta (24/4).
Sementara itu Devina Hartono, Direktur Eksekutif Endeavor Indonesia menambahkan, pihaknya antusias berkolaborasi dengan Bank Saqu untuk menghadirkan Bank Saqu Solopreneur Academy. Karena selama ini, salah satu kendala utama para solopreneur maupun para startup pemula untuk bisa tumbuh adalah minimnya dukungan jejaring yang efektif dan menemukan mentor yang efektif.
“Oleh karena itu, kurikulum program ini dirancang berdasarkan pengalaman Endeavor Indonesia dalam mendukung ekosistem startup. Dengan mentorship yang intensif lewat dukungan pembinaan solopreneur dengan tenaga mentor dari jejaring yang dimiliki Endeavor, kami berharap program ini dapat meningkatkan kompetensi para solopreneur Indonesia lebih lanjut,” imbuhnya.
Sebagai informasi, Endeavor adalah organisasi nirlaba yang mendukung wirausahawan di Indonesia dan 43 negara lain.
1 dari 3 Orang Indonesia Berpotensi Jadi Solopreneur
Di Indonesia, solopreneur memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan ekonomi Indonesia. Berdasarkan data dari Segara Institute, satu dari tiga orang Indonesia berpotensi menjadi solopreneur pada tahun 2030. Oleh karena itu, Bank Saqu Solopreneur Academy tidak hanya menawarkan produk keuangan, tetapi berfungsi sebagai pusat pendidikan dan pendampingan untuk membantu solopreneur meraih kesuksesan finansial.
Sebagai informasi, nasabah Bank Saqu saat ini sudah lebih dari 43% berusia antara 20-30 tahun dengan demografi yang yang berdomisili di wilayah Jabodetabek, Bandung dan Surabaya. Bank Saqu menyasar generasi muda, terutama para solopreneur di Indonesia, mencakup pemilik usaha kecil, pekerja lepas, dan karyawan tetap dengan pekerjaan tambahan. Segmen ini secara proaktif mencari cara untuk bertumbuh, menabung lebih banyak, berinvestasi lebih banyak, atau bahkan mengambil pinjaman untuk upaya produktif, guna mencapai lebih banyak hal positif di masa depan.
Angela menambahkan, pihaknya sangat bersemangat menyambut angkatan pertama yang luar biasa ke dalam Bank Saqu Solopreneur Academy dan berkolaborasi dengan Endeavor Indonesia untuk membangun generasi solopreneur Indonesia yang tangguh. “Bersama-sama, kami yakin dapat mendorong perkembangan dan kesuksesan solopreneur Indonesia,” imbuh Angela.
Program Bank Saqu Solopreneur Academy
Bank Saqu Solopreneur Academy menawarkan program komprehensif yang dirancang untuk memberdayakan solopreneur Indonesia dan membantu mereka meraih potensi terbaik. Program ini terdiri dari beberapa tahapan yang meliputi:
Solopreneur Academy Roadshow (April – Mei 2024): Menjangkau komunitas solopreneur di seluruh Indonesia untuk menjadi calon peserta Solopreneur Academy.
Seleksi dan Pengumuman Peserta (Mei-Juni 2024): Proses seleksi untuk menjaring peserta Solopreneur Academy .
Bimbingan dan Pelatihan (Juli-Oktober 2024): Program bimbingan intensif untuk mengembangkan keterampilan bisnis, keuangan, dan pemasaran peserta terpilih.
Presentasi Akhir dan Demo Day (November 2024): Peserta memamerkan pencapaian dan mempromosikan bisnis mereka kepada juri dan pakar industri.
Selama masa mentorship, Bank Saqu Solopreneur Academy akan memberikan kurikulum komprehensif kepada peserta terpilih yang dirancang untuk meningkatkan ketajaman bisnis, literasi keuangan, dan keahlian pemasaran mereka. Beberapa program yang dihadirkan, di antaranya adalah:
Pertama, Bimbingan personal. Peserta akan dipasangkan dengan mentor berpengalaman yang akan menawarkan bimbingan dan dukungan yang disesuaikan sepanjang program. Mentor yang berpartisipasi antara lain adalah Tubagus Syailendra, CEO startup peternakan ayam Chickin; Yukka Harlanda, CEO produsen sepatu Brodo; dan Linda Anggrea, CEO fesyen muslim Buttonscarves.
Lokakarya Pengembangan Keterampilan: Serangkaian lokakarya akan mencakup topik-topik penting seperti membangun jaringan yang efektif, pengelolaan keuangan, dan personal branding.
Kedua, Peluang jaringan. Peserta akan mendapatkan akses ke jaringan sesama solopreneur, pakar industri, dan calon investor.
Setelah menyelesaikan sesi pelatihan dan mentoring intensif, finalis Solopreneur Academy akan melakukan presentasi akhir dan tahap penjurian. Tiga finalis teratas akan menerima hadiah uang tunai dan kesempatan menjadi duta Bank Saqu.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

